
Juan memandang Keisha. Ia masih terengah-engah karena berlari dari kelas menuju kantin sambil membawa laptopnya. Tanpa pikir panjang Juan langsung duduk di samping Keisha,
"eh..," kata Keisha yang juga salting.
"eh, gue gak seharusnya di sini, ya??" kata Juan malah kikuk.
"enggaklah, say.., kamu emang harusnya duduk di situ. yang mau menjalankan kerjasama,kan kalian berdua." kata Bella.
"ya ampun, anak ini benar-benar bisa diandalkan." batin Rin.
"kalo gitu Bella sama Rin permisi dulu,ya.., mau nyari Idho dan Odi." pamit Bella.
"lah?? lu berdua mau pergi??" tanya Juan.
"Yups, Beib...," kata Bella.
"te,terus..., Gue berarti sama Keisha doang, gitu?" tanya Juan lagi. Ia benar-benar bingung harus menghadapi Keisha bagaimana. Ini tidak seperti dia biasanya.
"ya iyalah. Kalian,kan harus konsen sama tugas remedial kalian. Kita ngapain di sini? Jangan sampe kita malah ganggu kalian....," kata Bella.
"ooh.., gitu,ya..," kata Juan diam-diam tersenyum.
"ya udah ya, Keisha semoga tugas kalian segera selesai." kata Bella lalu menggandeng tangan Rin dan pergi.
Keisha dan Juan saling memandang.
"uhmm.., jadi tugas lu kapan dikumpulinnya?" tanya Juan.
"jam sepuluh. kalo elu...,"
"tugas gue? uhmm.., tugas gue masih jam sebelas, sih..," kata Juan.
"jadi...,"
"gue bantuin lu ya. lu mau dibantuin apa?" tanya Juan.
"gue juga mau bantuin elu. Kalo soal Biologi mah kecil bagi gue...,"
"eeh? bantuin gue? Gue kesini tulus buat bantuin lu doang, kok."
"tulus bantuin gue doang?" batin Keisha.
Blush!
"uhm...., di kelas sebelas MIA A gak ada bantuan yang gratis, kalo lu mau dapet bantuan, maka harus ngasih bantuan juga." kata Keisha.
"oh.., gitu,ya. Kalo di kelas gue rata-rata anaknya kalo ngasih bantuan ya ngasih aja." kata Juan.
"ya, tapi gue,kan udah ngambil waktu lu, setidaknya lu juga harus diuntungkan,kan?" tanya Keisha.
"duduk berdua sama lu kayak gini aja udah menguntungkan bagi gue, Kei..," batin Juan.
__ADS_1
"ya udah, kalo lu maunya gitu. Tapi mendingan kita kerjain tugas lu dulu. kan dikumpulin duluan."
Keisha lalu melihat jam tangannya,
"ini masih jam delapan lima belas, kita bisa targetin selesai jam sepuluh. Gimana?"
"waah.., lu semangat banget,ya?" kata Juan.
"ya iyalah, kan dibantuin sama Juan..., omaygat!!" teriak Keisha dalam hati.
"Oke. Siapa takut?" kata Juan.
*
Bella kini menggandeng tangan Rin.
"nih anak gak bisa apa jalan sendiri?? harus banget gandeng gue??" batin Rin.
"Aku seneng banget." kata Bella tiba-tiba. Hal itu membuat Rin mengernyitkan dahinya.
"tadi Juan kayaknya seneng banget." kata Bella.
"seneng?"
"iya, udah setahun ini Juan suka sama Keisha, tapi gak berani bilang. Takut ditolak. Soalnya ini pertama kalinya dia suka sama seseorang." kata Bella lagi.
"fakta macam apa ini?? Bukannya Juan belum lama putus dari ceweknya, dan itu gak Sampai setahun yang lalu !!" batin Rin.
"uhm.., tapi dia itu gak pernah suka sama mantan-mantannya. Mantannya aja yang baper sama Juan." kata Bella.
"hah?"
"Juannya sendiri juga, sih, Hobinya gombalin cewek. Dia aja berani gombalin Hesti, cewek paling sangat di kelas, hahaha...," kata Bella.
"ah, iya, waktu di kantin dia sempat ngegombal gitu."
"tapi, tadi dia salting gitu. Bahkan gak sanggup ngegombal, hahaha..., puas lihatnya...," kata Bella.
"pasti dia juga sering digombalin..., Tunggu, Juan suka sama Keisha udah Dari setahun yang lalu. Keisha juga udah lama suka sama Juan, itu berarti sebenarnya mereka benar-benar saling suka, dong???"
"Oh,iya kamu juga gimana bisa jadi tunangan Iskandar?? Sumpah aku gak nyangka. Aku kira kamu sama Iskandar baru pedekate,"
"pedekate?"
"ehehe.., selama ini aku bilang kalian pacaran supaya kamu semangat pedekatenya, eh ternyata malah udah tunangan. Aku jadi penasaran gimana kalian deketnya, haha..," kata Bella.
"banyak yang suka sama Iska, tapi dia tuh cupu banget kalo urusan cewek, hahaha...," kata Bella lagi.
"cupu?"
"iya, cupu...," kata Bella setelah puas tertawa, "tapi sebenarnya bukan cupu. Dia itu cuman orang yang sangat tertutup. Tapi sebenarnya kalo ditanya dia gak akan nutup-nutupin juga. Cuman orangnya susah ditebak. kalo udah Deket banyak hal tak terduga yang muncul dari dia."
__ADS_1
"ah.., jadi teringat kejadian kemaren. tapi ternyata bukan gue juga yang kaget sama kelakuan dia,ya...," batin Rin.
"tapi sayangnya, gara-gara itu dia kalo dapet masalah juga suka nutup-nutupin."
"masalah??"
"yah.., dia,kan gak disukain. Mana ada sejarahnya ketua komdis disukain, banyak yang pengen ngancurin dia. Yah, untungnya dia jago berantem juga."
"berantem ???" tiba-tiba Rin ingat wajah Iskandar yang pernah babak belur.
"duuh, maaf-maaf, kamu jadi khawatir,ya??" kata Bella.
"uhm.., enggak, kok." kata Rin.
"hihi.., dia pasti malu." batin Bella.
"beruntungnya mereka..,"
"masih ada lagi ceritanya?"
"Iska bukan orang pendendam.., jadi mau diapain juga dia gak bakalan bales."
Mendengar itu Rin tertegun, "gak akan bales??"
"makanya seru juga kalo ngerjain dia, hahaha.., dia gak akan bales, paling ngedumel aja, hahaha....,"
"elu..., lu Deket banget ya sama Iskandar...," kata Rin tiba-tiba,
"eeh? kok gue bilang gitu??" batinnya.
Bella berhenti, ia mengernyitkan dahi sambil menatap Rin,
"eeh??? maaf, maaf.., kamu gak suka, ya aku Deket sama Iska. kamu cemburu,ya?? Uhm.., aku gak bakalan deket-deket dia lagi, deh. Aku gak ada perasaan apa-apa kok sama dia, beneran." kata Bella buru-buru.
"duuh, siapa juga yang cemburu???" batin Rin.
"check..., check...,"
tiba-tiba ada suara.
"kepada teman-teman yang lagi asyik remedial.., supaya kalian gak mumet ngerjain tugasnya, Gue Ridho Al-Fattah Putra Azzam alias cowo paling imut di SMA Gandaria akan memasangkan lagu untuk menghibur kalian..., lagu pertama kali ini adalah I'm The Best dari 2NE1. Selamat menikmati...,"
"itu suara Idho !!!" kata Bella.
"kalo dari suara microphonenya kayaknya bukan dari studio sekolah, deh." kata Rin.
"mungkin aja mereka di lapangan !!" kata Bella.
"bisa jadi."
"kalo gitu ayo kita ke sana !!" kata Bella lalu menarik Rin sambil berlari.
__ADS_1