
Keisha jogging bersama Rin dan Yura. Sejak kejadian tadi, Keisha yang tadinya heboh, kini diam seribu bahasa. Bahkan Rin dan Yura tidak berani dekat-dekat dengannya.
"Duuh.., apa dia patah hati,ya? Yura sedih deh jadinya..." kata Yura.
"Lu gak tau aja, Yura. Dia itu tipe-tipe Fighter. Gak akan menyerah segampang itu..," kata Rin
"dan kadang suka menghalalkan segala cara juga...," lanjut Rin dalam hati.
"mendingan kita tunggu dia menyapa kita dulu..," kata Rin lagi.
"baiklah." kata Yura.
"oh,iya Yura. Ngomong-ngomong lu gak weekend bareng Ori?" tanya Rin.
"eeh?? kok tiba-tiba ngomongin Ori, hihi...," kata Rin malu.
"yah.., kayaknya hubungan kalian makin baik, deh." kata Rin.
"ehehe..., iya.., nanti, sih ada rencana nonton bareng. Ada detective Conan the movie soalnya di bioskop, hehe...," kata Yura.
"Ooh...,"
"Rin juga gak habisin waktu sama Iskandar?"
Deg !
"iih.., ngapain sih lu ngomongin dia??" kata Rin.
"hehe.., kalian,kan pasangan tunangan. Pasti lebih so sweet lagi deh."
"justru gue eneg liat muka Iskandar."
"Ngapain lu berdua ngomongin gue??" kata seseorang di belakang mereka. Rin dan Yura menengok ke belakang bersamaan,
"woy, Iskandar, jangan godain cewe Mulu lu !!" kata Idho yang tiba-tiba lewat,
"eeh???" kata Yura bingung.
"Gak nyangka, malah ketemu di sini, Yura." kata Ori yang tiba-tiba muncul.
"kok..., mereka semua ada di sini??" batin Rin.
"Iskandar, kita upgrade lombanya, gimana kalo sambil gendong tunangan lu !!" kata Idho yang langsung menggendong Rin di atas punggungnya,
"Idho !! Idho !! gila lu !!!" kata Rin sambil memukul-mukul pundak Idho.
"sayangnya, gue emang gila ! Gue duluan Yee....," kata Idho ngibrit.
"hadeeh..., Ori, gue pinjem Yura, ya...," kata Iskandar lalu mengangkat Yura ke atas punggungnya,
"eh, kok Yura??" kata Yura kaget.
"meluncur !!" kata Iskandar segera berlari.
"Ori !!!" teriak Yura.
Rhama yang ada di belakang mereka tadi berlari mendekati Ori yang diam saja
"gak lu kejar?" tanya Rhama.
"digendong bentar doang." kata Ori cuek.
"gak takut ditikung lu?" tanya Rhama.
Deg !
"Kenapa juga Iskandar nikung gue ?" tanya Ori lagi lalu mulai jogging lagi.
*
__ADS_1
"Idho !! turunin gue !!" berontak Rin.
"Rin, jangan heboh, nanti lu jatoh !!" kata Idho. Rin langsung reflek memeluk Idho.
"lah, jadi enak gue dipeluk sama lu, hehe..,"
BLETAK!!
Rin langsung menempeleng belakang kepala Idho,
"sakit **** !!" kata Idho.
"lagian elu seenaaknya !! Ngapain juga gendong-gendong gue, hah???!!!" tanya Rin.
"ehehe.., sengaja.., Biar Papah Iska jealous..., eh?"
"mampus gue. Bisa abis gue sama Iskandar. ckck..., emang dasar gue, ya Mulut ember...," batin Idho panik.
"sembarangan lu. Iskandar sama gue itu gak saling suka!" kata Rin.
"ooh..,oh..., bukannya kalian tunangan, ya? kan harusnya saling suka?"
"duuh.., gak kayak dibuat-buat atau nyembunyiin sesuatu,kan??" batin Idho.
"banyak bacot lu__, oh iya Keisha !!" kata Rin baru ingat kalau dia ke sini juga dengan Keisha.
"hah? Ratu Keisha, The most beautiful girl ever?" tanya Idho lalu melambatkan larinya.
"iya.., gue bareng dia ke sini!" kata Rin.
"tapi kok gue gak lihat dia?"
"udah, cepet balikin gue ke tempat tadi !!!" kata Rin.
"siap, Bosque !! pegangan yang erat,yaa...," kata Idho lalu memperkencang larinya.
*
"uugh.., apa sih yang ada di otak lu, Idho??" kata Rin.
"segala sesuatu yang ada di luar nalar." jawab Idho iseng.
"ugh...," keluh Rin.
"Idho!!" tiba-tiba Iskandar datang masih dengan menggendong Yura.
Mata Rin terbelalak,
"kok bisa-bisanya Iskandar gendong Yura?? terus Ori gimana?" batin Rin.
Yura lalu turun dari punggung Iskandar,
"awas loh, Iskandar, kali ini aku maafin kamu, tapi kalo gini lagi, aku bakalan marah sama kamu !!" kata Yura sambil melipat tangannya.
"kok mereka malah kelihatan kayak pasangan, sih???" batin Rin sambil menggigit bawah bibirnya.
"Yura, ayo kita cari Keisha...," kata Rin.
"eeh.., Rin kamu gak jealous,kan??" kata Yura lalu berdiri di samping Yura.
mendengar itu Iskandar langsung melihat ke arah Rin,
"apa yang akan keluar dari mulutnya? Meskipun gak mungkin, tapi kenapa gue berharap...," batin Iskandar.
"jealous buat apa, sih? Pokoknya gue kesel. Gue mau pulang !!" kata Rin.
"yaudah. Maaf,ya kalo aku bikin kamu kesel. sekarang ayo kita cari Keisha." kata Yura.
"iya,iya..," kata Rin lalu meninggalkan dua laki-laki itu.
__ADS_1
Diam-diam Idho mendekati Iskandar yang kecewa dengan jawaban Rin,
"woy.., dia kesel loh. kesel..., kesel tanda cemburu...," kata Idho mengompori.
"sini lu, sini !!!" kata Iskandar berusaha menjitak Idho tapi Idho berhasil kabur,
"gue mau ikut senam sama Bella dan Odi, dadah bye-bye !!" kata Idho sambil berlari.
*
"Keisha !!" kata Rin dan Yura bersamaan sampai akhirnya menemui Keisha yang sedang duduk di bangku di atas trotoar sambil meneguk minuman dingin.
Keisha hanya melirik mereka dingin lalu kembali sibuk dengan minumannya. Yura segera duduk di samping Keisha,
"kamu gak apa-apa,kan?" tanya Yura. Meskipun awalnya Yura agak terganggu dengan keberadaan Keisha, namun ketika Keisha memasang wajah marah seperti ini, itu juga membuat Yura khawatir.
"Rin !" kata Keisha tiba-tiba.
"i,iya?"
"cari info tentang kedekatan Juan dan Emalia." kata Keisha.
"haduh.., giliran gue, deh kalo begini." batin Rin.
"dan Yura...," kata Keisha.
"i,iya !" kata Yura.
"kalo lu temen gue..., lu juga harus bantuin gue." kata Keisha lagi.
"ba,bantuin apa?" tanya Yura.
"kita tunggu dulu info dari Rin...," kata Keisha dengan senyum jahatnya.
GLEK !
Rin dan Yura menelan ludah bersamaan.
*
Iskandar memainkan benang wol bersama Apple, kucing berbulu coklat miliknya. Biasanya di akhir Minggu kegiatannya hanyalah berduel dengan Idho dan bermain-main dengan kucing-kucing kesayangannya itu.
"ehm !" tegur Ori yang tiba-tiba datang sambil menggendong Kupung. Iskandar menoleh, langsung terlukis senyum di wajahnya,
"haloo Kupung...," sapanya ramah.
Ori lalu duduk di samping Iskandar dan membiarkan Apple dan Kupung berduel memperebutkan benang wol tadi.
"yang punya gak disambut?" sindir Ori.
"ahaha.., iya,iya.., Hallo Ori..," kata Iskandar.
"Gue ke sini kali ini bukan cuman mau nganter Kupung ketemu temen-temennya...," kata Ori tiba-tiba.
"hah?" kata Iskandar yang agak kaget dengan kata-kata Ori. Tidak biasanya Ori seperti ini padanya.
"Gue mau ngasih lu peringatan." kata Ori lagi.
Iskandar mengerjapkan matanya, "Pe, peringatan?" tanya Iskandar lalu mengernyitkan dahinya.
"iya! tentang kejadian pagi ini di car free day...," kata Ori lalu melipat tangannya.
"apa tentang Yura?" batin Iskandar.
"gue gak suka kalo lu deket-deket sama Yura !!" kata Ori.
"APA??!!" kata Iskandar kaget.
Ori lalu menatap Iskandar tajam,
__ADS_1
"kenapa reaksi lu kayak gitu?" tanya Ori.