Singa VS Kucing

Singa VS Kucing
Bagian 68


__ADS_3

*flashback on*


Yura baru saja mau berangkat ke sekolah, namun tiba-tiba di depan rumahnya sudah ada seorang laki-laki yang menunggunya dengan motor sportnya.


"Dion...," kata Yura yang langsung bisa mengenali laki-laki itu.


"hai, Yura.., berangkat bareng, yuk !" ajak Dion.


"hah? bareng lagi? kan kemarin udah...,"


"yah, kenapa sekarang gak lagi. lumayan, tumpangan gratis...," kata Dion.


"uhm.., bo, boleh, deh..," kata Yura.


"Yes ! santai aja Yura, kita,kan dihukum bareng-bareng...," kata Dion sambil memberikan Yura helm.


"i,iya.., mohon bantuannya,ya..," kata Yura lalu naik ke atas motor Dion.


*


Yura baru saja menyelesaikan kelas pendidikan moralnya. Ia langsung pergi ke Kelasnya. Rupanya di sana sudah ada Ori yang sedang asyik main game online di ponselnya.


"ORIIII !!!" kata Yura heboh. Ia sangat senang karena pagi-pagi begini sudah bisa bertemu dengan Ori.


"masih inget lu sama gue?" tanya Ori jutek. Yura langsung bisa merasakan kemarahan Ori dari kalimatnya.


"O,Ori.., Ori kenapa?" tanya Yura sambil duduk di bangkunya.


"masih peduli sama gue ?" tanya Ori lagi.


"Ori..., Ori yang jelas, dong.., Yura gak ngerti kalo Ori begini...," kata Yura.


Ori lalu melempar ponselnya ke atas meja,


"jangan sok gak ngerti, deh lu !!!" bentak Ori.


"gue kira.., gue kira lu beneran suka sama gue Yura.., tapi ternyata lu cuman mainin gue doang !!!" kata Ori kesal.


"apa? mainin Ori? Enggak, Yura beneran suka sama Ori__,"


"terus apa??? Oke, satu kali atau dua kali, gue masih bisa sabar..., tapi lu udah berkali-kali lebih milih dia daripada gue !!! Lu deket-deket sama dia tanpa ada rasa canggung sedikitpun !!!" bentak Ori membuat Yura memejamkan matanya.


"padahal..., padahal pagi ini gue mau jemput elu, tapi apa??? lu malah pergi sama dia !!!!" bentak Ori lagi membuat mata Yura berkaca-kaca. Ori sempat terhenti marahnya melihat wajah Yura yang hampir menangis.


Ori mengambil napas panjang,


"kayaknya gue butuh instrospeksi diri...," kata Ori.


"terus?" kata Yura yang berusaha menahan tangisnya.

__ADS_1


"mendingan.., kita diem-dieman dulu...," kata Ori.


*flashback off*


Keisha mengibas-ngibaskan kedua tangannya,


"sumpah demi apa...., itu udah pasti dia jealous,kan...," kata Keisha heboh.


"tapi sumpah tuh anak, cupu banget !!! ya lawanlah cowok itu, bilang kalau Yura itu milik gue.., susah amet !!" kata Rin panas.


"tapi, salah Yura juga.., mulai sekarang Yura gak akan deket-deket sama Dion lagi !!" kata Yura bertekad.


"iya.., tuh anak malah keterusan deketin kamu, padahal kita cuman mau manfaatin dia sejenak, eh malah abis itu kita ketawan dan kena hukuman..," kata Keisha.


"bersyukur lu kena hukuman, setidaknya gak jatuh ke lubang gelap yang lebih dalam...," kata Rin.


"idiih.., puitis amat bahasa lu, Rin..," kata Keisha.


"ih, lu mah Kei.., orang lagi sedih malah bercanda...," protes Rin.


"semoga aja besok kemarahan Ori sudah mereda...," kata Yura.


"iya.., mending besok kamu bareng aku aja anak gedung Utara permanen..," kata Keisha.


"iih.., anak gedung Utara aja, lu banggain..," sindir Rin.


"duh., udah-udah...," kata Yura menengahi.


"tenang, Yura.., pasti Ori akan mereda amarahanya.., Oh,iya.., gue bisa minta Iskandar buat Ori mau maafin elu..., pasti Ori mau dengerin Iskandar..," kata Rin lalu mengambil ponselnya.


"kayaknya ada yang makin lengket, nih...," ledek Keisha.


"iih.., Kei.., berisik lu !!" kata Rin kesal.


*


Tangan Idho dikunci oleh Odi dan lehernya dihimpit oleh lengan Juan,


"cepetan kasih tau, gak ??!!!" ancam Juan.


"Sorry my brother, tapi rasa penasaran Odi lebih penting daripada persahabatan kita...," kata Odi.


"ya ampun..., gimana gue mau kasih tau kalo kalian memperlakukan gue kayak gini...," kata Idho berusaha melepaskan himpitan lengan Juan.


"Woy.., Woy..., kalian ngapain, Sih?" tanya Iskandar yang baru datang.


"terjadi sesuatu sama Ori dan kayaknya Idho tau, cuman dia gak mau kasih tau...," kata Juan.


"hah? Ori?" tanya Iskandar lalu matanya langsung mencari keberadaan Ori yang sedang bermain basket sendiri. Ori yang normal pasti lebih memilih main game online dibanding bola basket. Iskandar sudah tahu kalau sesuatu terjadi padanya. Matanya lalu beralih pada Idho dan tiba-tiba muncul ide di kepalanya,

__ADS_1


"Dho, kalo lu bisa lepas dari mereka, gue anggap lu menang di taruhan ke dua ratus delapan puluh sembilan kita...,"


"wah..., parah! Sengaja,kan lu karena tau gue gak semudah itu bisa lepas...," kata Idho.


"yah.., kalo lu bisa lepas dari mereka pasti lu bisa ngalahin gue...," kata Iskandar dengan senyum liciknya.


"ah.., parah lu Iskandar !!!" kata Idho.


"Ori !! Lu ikut anak-anak, gak?" teriak Iskandar.


Ori yang mau melempar bola ke ring akhirnya tidak jadi, ia menoleh begitu mendengar suara Iskandar,


"ikut kemana?" tanya Ori.


"refreshing...," kata Iskandar.


Ori tersenyum,


"boleh..," katanya lalu segera mengambil tas dan jaketnya,


"woy.., lepasin, tuh Idho, kita interogasi Ori di rumahnya...," kata Iskandar.


Juan dan Odi langsung melepaskan Idho.


"ketemu kupung, ya ??" kata Odi dan Juan heboh lalu mengekor di belakang Iskandar.


"woah.., gila..., terus, gue ditinggal gitu? wooy.., gue juga mau temu kangen sama Kupung !!..," kata Idho mengejar mereka semua.


*


"nomor yang anda panggil sedang sibuk atau berada di luar jangkauan. Silahkan coba beberapa saat lagi..,"


Rin langsung mematikan teleponnya. Ponsel Iskandar benar-benar mati. Tidak bisa dihubungi.


"sebenarnya dia kemana, sih??" tanya Rin kesal.


"palingan juga ngumpul sama anak-anak terus lupa ngecas hape...," kata Keisha santai.


"enggak.., Iskandar itu orang yang tertib. Gak mungkin dia melakukan kecerobohan seperti itu." kata Rin lalu mencoba menelpon Iskandar lagi.


"ya ampun.., tiba-tiba kenapa lu jadi kelihatan agresif, sih sama Iskandar?" komentar Keisha.


"shhuut.., diem.., diangkat, nih..," kata Rin yang mengabaikan perkataan Keisha.


"Hallo?" kata Rin.


"Hallo mamah Rin.., ada apa nelpon papah Iska??" suara ceria khas yang sangat Rin kenal. Wajah Rin langsung bete.


"Idho.., kok lu yang angkat, sih???"

__ADS_1


__ADS_2