Singa VS Kucing

Singa VS Kucing
Bagian 43


__ADS_3

Hari ini adalah pertandingan basket antar kelas. Para suporter sudah siap dengan atribut mereka untuk mendukung tim dari kelasnya masing-masing. Kali ini adalah pertandingan antara kelas XI MIA A melawan kelas XI IIS B. Diam-diam Rin menyusup ke gerombolan suporter kelas XI IIS B. Matanya itu melihat Emalia menjadi salah satu suporter kelas XI IIS B.


"duuh.., kalo kelas kita menang, berarti lawannya kelasnya Juan dong...," kata Emalia.


"ya mau gimana lagi, kalo soal begini kita harus solid sama temen sekelas Li...," kata temannya.


"nama cewe yang lagi diajak ngobrol Emalia kalo gak salah Fahira..., Hem.., kayaknya mereka lumayan Deket." batin Rin.


"duuh, tapi nanti gue jadi bingung harus milih tim kita atau Juan..., dia,kan pasti masuk deh tim basket." kata Emalia lagi.


"eeh, cieee..., yang lagi fallin in love..., oh, iya, kemarin abis class meeting jadi kalian nonton?"


"wait??? nonton???"


"jadi, dong..., tapi gak seru, Juan ngajakin film perang-perangan..., tapi gak apa-apa..., aku harus bisa menerima apapun yang disukai Juan..., supaya dia bisa berpaling ke aku...,"


"hah? berpaling ke kamu? bukannya dia udah putus,ya sama ceweknya? udah lama,kan?"


"iya.., tapi kata anak kelasnya, dia itu lagi suka sama anak XI MIA A...,"


"what ??!! jangan bilang dia juga tau...,"


"siapa? lu tau orangnya, Li??"


"katanya, sih itu.., yang suka dibilang the most beautiful girl ever..., ih.., jijik, dengernya...,"


"the most beautiful girl ever? Keisha ??? nih orang...," batin Rin kesal sampai tidak bisa berkata apa-apa, ia hanya bisa mengepalkan tangannya.


"saingan kamu berat, lah..., Keisha itu, kan cantik banget. levelnya udah beda."


"tuh.., dengerin, tuh temen lu..., level lu beda sama Keisha !!!" batin Rin.


"yah.., kalo misal Juan bertepuk sebelah tangan, mah, level aku lebih tinggi lah..,"


"iya juga, sih..., saking kecantikannya tuh anak, semua cowo ditolak-tolakin. kesel juga kadang aku denger cerita anak-anak...,"


"makanya, aku mau bikin, gimana caranya supaya Juan merasa perasaannya, tuh sepihak. Biasanya orang yang patah hati itu obatnya adalah menemukan cinta yang baru, hahaha...," kata Emalia.


"uunch.., cucok deh temenkuh.., bangga, deh..,"


"lu salah !!! Keisha sama Juan itu saling suka !!! Gak sudi gue Juan jadi berpaling ke elu !!!!" teriak Rin dalam hati.


"eh, lu.., bukannya anak MIA, ya? ngapain lu di sini?" kata Abdul yang menyadari keberadaan Rin.


"eh? Gue.., gue nyari Liska...," kata Rin beralibi.


"ooh.., Liska.., dia, kan lagi ikut lomba bola tangan...,"


"oh.., gitu,ya.., kalo gitu, makasih, ya...," kata Rin lalu pergi.


"gue janji, gue bakalan ngasih si Emalia itu pelajaran !!!" batin Rin dalam hati.


*


Saat pulang...,


Entah apa yang membuatnya benar-benar marah. Mungkin karena mendengar percakapan Emalia tadi atau mungkin karena ia kalah di pertandingan cerdas cermat seputar K-Pop. Padahal baru semester ini ada lomba itu, bisa-bisanya dia kalah dari saingan terberatnya, Idho, atau mungkin karena hari ini lagi-lagi ia pulang sendiri. Entah sejak kapan ia jadi terbiasa pulang dengan seseorang.


Rin berjalan menuju gerbang sekolah dengan malas dan perasaannya yang campur aduk.

__ADS_1


"Oy...," tiba-tiba ada orang yang menyapanya.


Rin sudah sangat kenal dengan si pemilik suara berat ini. Ia tidak mau berhenti, malah mempercepat jalannya,


"Rin !!" panggilnya, membuat kaki Rin berhenti.


Orang itu alias Iskandar segera menghampirinya,


"Rin..., woy...," kini Iskandar ada di hadapannya, berusaha melihat muka Rin yang ia sembunyikan,


Rin mendongak,


"apa?" tanyanya sambil memasanga wajah bete nya


"pulang bareng, yuk...," ajak Iskandar.


"kenapa akhir-akhir ini dia suka ngajak pulang atau berangkat bareng, sih?" batin Rin.


"Rin.., ayo.., gue anterin elu...," kata Iskandar lagi.


Rin celingak-celinguk,


"emangnya lu bawa kendaraan??"


"enggak."


"ya udah, pulang aja sana sendiri !!" kata Rin cuek lalu pergi melewati Iskandar.


"Rin !!" panggil Iskandar lagi, membuat Rin berhenti.


Rin berbalik,


"Gue maunya pulang bareng elu...," kata Iskandar keras kepala, ia langsung menghampiri Rin dan menggandeng tangannya.


Blush !


deg


deg


deg


Rin memandang Iskandar yang sangat tinggi, entah kenapa, hatinya yang tadi penuh amarah, kini malah mereda ketika seorang Iskandar menggandeng tangannya. jari-jarinya ia sisipan di antara jari-jari Iskandar. Ia memegang tangan Iskandar erat.


"kenapa Rin? dia kayak punya masalah?" batin Iskandar lalu memandang Rin yang menunduk.


"haruskah gue tanya? apa ini ada hubungannya sama pertunangan yang dipercepat?" batin Iskandar.


"Rin..," kata Iskandar.


"Hm?"


"kita cuman tunangan, kok.., gak sampe nikah. kehidupan remaja lu gak akan hilang cuman gara-gara kita tunangan. Gue juga gak akan mengumbar-umbar tentang pertunangan kita supaya lu bebas melakukan apa yang lu mau." kata Iskandar berusaha menenangkan Rin.


"iya...," lirih Rin.


"ehm.., sorry, kalo gue bikin lu gak nyaman.., tapi gue kayak gini karena gue mau lebih deket sama lu. meskipun kalo sampe akhirnya kita gak nikah, gue tetep pengen jadi temen lu. Jadi, kalo lu ada masalah..., lu boleh cerita ke gue." kata Iskandar lagi.


"itu semua butuh proses...," kata Rin lagi.

__ADS_1


"ah, iya.., lu bener juga...,"


"sekarang gue cuman butuh tangan lu yang gandeng tangan gue...," ungkap Rin lagi.


"eeh?"


"anterin gue sampe rumah, ya...," pinta Rin.


Iskandar tersenyum, "iya..., sampe masuk rumah..," kata Iskandar lagi. Diam-diam ia tersenyum,


"Rin, gue harap hubungan kita bisa berkembang lebih jauh lagi...," batin Iskandar.


*


Rin mengirim rencana Emalia yang mau menikung Keisha untuk mendapatkan Juan. Mendapat itu, Keisha benar-benar marah.


Ting!


Yura-chan😘


jadi kapan rencananya mau di jalanin?


Rin🕵️🕵️


jangan sekarang. tanggung banget kali, nanti kepotong liburan


Queen Keisha👑👑


Rin bener. kita matengin aja rencanya sekarang dan lakukan di saat tahun ajaran baru nanti*


Rin menghela napas, Ia tahu bahwa apa yang sedang ia lakukan ini tidak seharusnya ia lakukan. Tetapi ia ingin benar-benar melakukannya,


Ting !


Yura-chan😘


Rin, kamu Minggu depan tunangan,kan sama Iskandar??


Queen Keisha👑👑


sumpah demi apa?? jadi lu belum tunangan sama Iskandar tapi mau?? gue kira kalian diem-diem tunangannya.


Yura-chan😘


iya, nih, tadi Iskandar baru aja ngasih undangannya ke aku, kamu gak diundanga, Kei*...,


Mata Rin melotot melihat percakapan di grup yang baru saja dibuat kemarin ini.


"Yura.., kenapa juga nyebar berita kayak ginian di grup ????"


Ting !


Queen Keisha👑👑


Rin.., lu jahat, ih..., masa gue gak diundang..., 😭😭😭*


Rin lalu terpaksa mengirim undangan acara pertunangannya ke grup chat itu. Sebenarnya sudah lama Amanda menyuruhnya mengundang beberapa temannya, tapi Rin berniat untuk tidak mengundang siapa-siapa.


Rin menghela napas lagi, ia terpaksa mengirim undangan itu ke grup chat itu.

__ADS_1


"ternyata hari yang paling tidak aku tunggu akan segera tiba...," kata Rin berbicara sendiri.


__ADS_2