Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
108


__ADS_3

setelah ganti baju aku memutuskan keluar kamar untuk makan karena cacing cacing di perut ku sudah meronta ronta minta di kasih makan.


sampai di meja makan aku tak melihat keberadaan istri ku dan juga putri ku,tapi makanan sudah tersedia di meja makan.


tanpa menunggu aku pun mengisi piring ku dengan nasi dan juga teman temannya,lalu aku menyantapnya.


aku pun heran sampai aku selesai makan istri ku tidak juga nongol,.


aku pun memutuskan untuk mencari mereka berdua,ku lihat di depan tak ada ,mungkin ada di kamar putri ku pikir ku dan aku pun memutuskan untuk melihat di kamar putri ku.


aku membuka pintu kamar dan aku melihat sebuah pemandangan yang menyejukkan hati karena istri ku tertidur dengan memeluk putri ku,mungkin dia kelelahan beberapa hari ini ,karena ikut mengurusi urusan ku,kasihan sekali kata ku sambil mengecup keningnya.


karena aku juga lelah aku memutuskan untuk mengangkat istri ku untuk pindah ke kamar,pelan pelan aku mengangkatnya takut dia terbangun dan mungkin tak bisa tidur lagi.


dan saat sampai di kamar aku membaringkan dia lalu aku ikut merebahkan diri ku di samping nya ,lalu aku memeluk istri ku entah aku lelah atau memang sudah nyaman dengan kebiasaan ku aku pun tertidur dengan sendirinya.


❄️


❄️

__ADS_1


aku terbangun hari sudah menjelang sore dan aku melihat kesamping , istri ku masih terlelap tidur di dekapan ku.


aku pun tambah erat memeluknya dan dia menggeliat tapi tetap tidak bangun,karena gemas aku pun menghujani dia Dengan ciuman di pipinya tapi tak membuat dia membuka matanya.


iseng iseng aku mengecup bibirnya tetap tidak ada respon ,ini tidur apa pingsan monolog ku dalam hati karena aku penasaran ,aku pun memperdalam ciuman ku ,iseng iseng ku gigit bibir bawahnya dan dia pun membuka mulutnya tapi tetap matanya terpejam mungkin dia sedang mimpi indah pikir ku.


karena bibirnya terbuka aku tak menyia nyiakan kesempatan .ku masukkan lidah ku untuk menelusuri yang ada di dalamnya ,ya walau pun tak ada balasan dari ciuman ku yang dalam ini.


tapi sedetik kemudian aku tersenyum karena dia membalas ciuman ku ya walau pun masih kaku karena dia sedang tertidur.


aku terus menyesap bibirnya bergantian atas bawah karena sungguh manis aku tak bisa berhenti ,mungkin ini efek aku gagal malam pertama karena insiden tamu tak di undang .


dengan serigai aku berpindah ke leher jenjangnya.


ah..leguhnya dan dia sedikit sedikit membuka matanya mungkin dia terganggu karena ulah tangan ku yang tanpa fi suruh pun sudah bertengger di dua bukit lembah istri ku.


aku terus mengecup lehernya dan meninggalkan tanda merah di situ.


ah...mas leguhnya menatap ku dengan mata sayu.

__ADS_1


"kok nggak bilang sama mas kalau sudah sholat" kata ku sambil menatap dalam matanya.


dan ku lihat wajahnya merah padam menahan malu.


"maaf" katanya.


aku pun jadi merasa bersalah karena menanyakan yang seharusnya tidak ku tanya kan.


"boleh" kata ku ambigu sambil menyentuh bukit kembar yang entah mulai kapan sudah terpampang jelas di depan ku ,karena aku tak ingat sudah mbuka kancing baju istri ku.


dan istri ku menganggukkan kepalanya tanda dia memperbolehkan aku menyentuhnya.


karena saking senangnya aku langsung memangutut bibir istri ku mungkin ini akan jadi candu buat ku karena benar benar manis rasanya.


kami saling membelit dan dia meremas rambut ku.


aku melepas pangutan ku karena ku lihat istri ku kehabisan pasokan oksigen .


bibir ku menelusuri lehernya dan di selah kegiatan ku aku tersenyum karena berhasil membuat maha karya di sana.

__ADS_1


__ADS_2