
ternyata benar dugaan ku ,aku sampai di rumah bapak sudah sangat malam,waktu menunjukkan sudah pukul 10 malam.
aku Sampai di rumah bapak langsung aku parkir kan mobil ku di depan rumah bapak ,untung depan rumah bapak luas ,maklum orang kampung terasnya luas luas karena untuk mengeringkan gabah.
ku lihat Ais sudah dari tadi tidur,karena memang aku suruh tidur takut lelah karena perjalan kita memang sangat jauh.
untung bapak belum tidur ,jadi aku tidak usah susah payah membangunkan orang rumah.
"assalamu'alaikum " kata ku sambil mencium tangan bapak.
"wa'alaikumsalam" jawab bapak.
"berangkat jam berapa kok sampai malam baru sampai sini" lanjut tanya bapak.
"mana istri mu" tanya bapak lagi.
"iya pak tadi berangkat dari sana jam 4 sore, istri ku ketiduran di mobil" kata ku.
"ya sudah ,jangan kamu bangunkan ,angkat saja kasian mungkin capek" kata bapak.
"iya" jawab ku sambil masuk membawa barang Ais.
"sudah itu taruh situ aja biar bapak bantu, angkat istri mu kasian nanti pegal pegal badannya terlalu lama tidur di mobil" kata bapak dan aku pun menurut menaruh barang barang itu di ruang tamu dan menuju ke mobil untuk mengangkat Ais.
aku pun mengangkat Ais pelan pelan agar dia tidak terbangun.dan setelah itu aku merebahkannya di kamar ku,kamar masa kecil ku.
aku keluar kamar berniat mau mengunci mobil ku tapi ternyata sudah di lakukan oleh bapak.
"Nadira tidur sama siapa pak" tanya ku pada bapak yang berada di depan televisi.
__ADS_1
"Dira tidur sama tantenya " kata bapak.
"nggak ada aku apa Dira nggak rewel" tanya ku ,karena Nadira sudah terbiasa hidup berdua dengan ku aku takut dia merepotkan adik ku dan suaminya.
"nggak, dia pintar katanya senang punya bunda lagi" kata bapak.
"syukurlah" kata ku.
'kalau kamu lapar ,masih ada makanan" tawar bapak.
"nggak ,aku tadi sempat mampir untuk malam sama ais" jawab ku.
"ya sudah sudah malam kami istirahat" kata bapak.
"iya pak ,aku ke kamar " kata ku pamit untuk tidur ,karena memang mata ini sudah lelah ingin segera di pejamkan.
aku pun merebahkan diri ku di samping Ais,dan sejurus kemudian aku sudah terlelap tidur sambil memeluk istri ku.
♥️
♥️
waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi hari ,ku lihat Ais masih betah berada dalam pelukan ku,.
aku pun melepas pelukan Ais dengan pelan pelan takut membangunkannya ,mungkin dia kecapean karena perjalanan kemarin.
tapi baru satu langkah aku berjalan,Ais sudah ikut bangun.
"Lo mas kok aku sudah ada di kamar, ini jam berapa?" tanya nya,sambil bingung.
__ADS_1
"ini sudah jam 4 subuh" kata ku.
"hah, berarti ini sudah ada di rumah bapak mas?" tanyanya lagi dan aku menjawab hanya dengan anggukan kepala.
"bisa bisanya aku tidur sampai nggak sadar , kenapa nyaman sekali" gumamnya pelan tapi masih bisa ku dengar.
" nyaman kan tidur di pelukan mas" goda ku.
" ih ,pantesan, nyaman sekali" gumamnya pelan.
aku pun berlalu masuk ke kamar mandi karena adzan subuh sudah berkumandang di masjid.
setelah selesai aku keluar ku lihat Ais sibuk merapikan tempat tidur.
"mas bajunya sudah aku siapkan" kata Ais sambil terus merapikan tempat tidur.
"iya terima kasih" kata ku sambil sambil memakai sarung ku.
"mas pergi masjid dulu ya" pamit ku.
"iya mas, Ais juga mau ke kamar mandi" katanya.
dia masuk ke kamar mandi aku keluar untuk pergi ke masjid.
di depan sudah ada bapak beliau juga sudah siap untuk pergi ke masjid.
lalu aku dan bapak pergi ke masjid bersama.
pulang dari masjid aku melihat istri ku sudah ada di dapur sibuk mempersiapkan sarapan dengan bik asih ,wanita yang membantu adik ku mengurus rumah.
__ADS_1