Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
46


__ADS_3

"tidak mbak, cuma sementara aku belum dapat rumah aku mau cari kontrakan. dulu nanti mbak datang ke kontrakan 3 kali saja dalam seminggu, gitu mbak nanti kalau saya sudah dapat rumah yang cocok mbak kembali kerja seperti semula" terang ku panjang lebar.


"oh gitu pak jadi mbak tidak di pecat gitu" jawabnya.


"iya mbak " kata ku sambil tersenyum padanya.


"kalau gitu terima kasih pak "


"iya mbak jadi nanti mbak beres i pakaian dan mainan Nadira ya, jangan ada yang tersisa"kata ku .


"siap pak, apa hari ini juga bapak pergi dari sini" tanya mbak pada ku .


"iya mbak ,kalau sudah selesai beres beres saya langsung pergi dari rumah ini, nanti alamat kontrakannya saya kirim pesan ke nomor mbak ya" kata ku lagi.


"iya pak,jadi setelah adik pulang bapak langsung pergi ,apa adik tidak apa apa tidak bertemu bundanya, sebelumnya mbak masuk mohon maaf kalau lancang" kata mbak.


" nggak papa mbak,kalau masalah Nadira nggak papa toh setiap hari Jamila tidak pernah peduli dengan anaknya.,jadi saya akan jelaskan nanti kalau sudah sampai di tempat tinggal saya yang baru," jelas ku ,kan memang benar Jamila memang tidak pernah peduli pada putrinya.


"yah sudah ini gaji mbak bulan ini, tadi Pumpung ambil uang di ATM jadi sekalian" aku menyodorkan amplop berisi uang gaji mbak selama satu bulan,biasanya gaji mbak selalu aku transfer tapi tadi sekalian ambil uang untuk sewa kontrak kan.


"aduh terima kasih pak, saya terima" kata mbak sambil tersenyum.


"oh iya ini sudah hampir siang ,mbak mau beres beres baju adik dulu pak" pamit mbak pada ku.

__ADS_1


"iya mbak silahkan" jawab ku.


aku pun juga pergi ke kamar untuk menyelesaikan mengemasi barang barang ku yang tadi belum selesai.


siang hari Nadira pulang dari sekolah,aku berniat mengajaknya langsung pergi ke kontrakan dulu ,karena aku sudah menemukan kontrakan yang nyaman,sambil menunggu beli rumah yang cocok.


mbak habis jemput Nadira ,dia langsung pulang karena barang barang Nadira sudah selesai di packing.


"yah kita mau pergi ke mana" kata putri ku.


aku pun tersenyum padanya ,"nanti saja ayah jelasin yah kita berangkat dulu", aku pun memasukkan barang barang kami ke dalam bagasi mobil, aku hanya membawa mobil ku saja untu motor dan yang lainnya aku tinggal kan untuk Jamila.


"iya yah bunda ikut" tanya putri ku lagi setelah sampai di dalam mobil.


dan putri ku pun mengerti dia tidak tanya lagi pada ku.


sampai di depan kontrakan aku memarkir mobil ku, aku memang sengaja mencari kontrakan yang menyediakan tempat parkir mobil.


dan aku menoleh melihat putri ku sedang tidur, pantas saja dari tadi tidak ada suara berisik ternyata dia ketiduran.


dan aku disambut orang yang punya kontrakan, karena memang kita tadi sudah janjian.


setelah memberikan kunci kontrakan ibu itu pamit pulang dan aku menurunkan barang barang ku .

__ADS_1


setelah selesai semua aku baru ingat kalau putri ku masih ada di dalam mobil,kulihat dia masih tidur nyenyak sekali.


aku berniat mengangkatnya ,tapi dia sudah bangun duluan .


"sudah sampai yah" tanyanya


"iya nak kita sudah sampai" jawab ku.


"ini rumah kita" tanyanya lagi .


"bukan nak ini kontrakan, untuk sementara kita tinggal di sini dulu ya, sambil ayah cari rumah yang cocok" jawab ku.


"iya yah"


"ya udah ayo kita masuk kedalam, ayo lihat kamar adik"kata ku.


"iya ayo yah Dira jadi tambah semangat ,mau lihat kamar Dira yang baru," kata putri ku, semangat .


"let's go " kata ku.


kita pun masuk ke dalam kamar Nadira .


"hore bagus sekali kamarnya yah ,warna pink kesukaan ku dan tempat tidurnya gambar hello Kitty yey ...yey...." putri ku bersorak kegirangan.

__ADS_1


__ADS_2