
aku merasa terharu melihat kedua mertua ku bersyukur dan bahagia atas kesembuhan ku.
"iya pak Alhamdulillah , Idris di kasih kesempatan ini untuk sembuh dan berjalan kembali" kata ku.
"Alhamdulillah" kata beliau berdua.
"oh iya nak ,apa nak idris datang ke sini sendiri,Jamila dan nadira tidak ikut " tanya bapak pada ku
dan baru saja aku mau menjawab ibu sudah menjawab pertanyaan bapak.
"paling Jamila kerja pak nggak sempat kalau datang ke sini" jawab ibu.
"kalau Nadira pasti sekolah ya nak" lanjut ibu ..
"iya Bu" jawab ku mungkin ibu sudah menebak kedatangan ku ke rumah beliau.
"ya sudah ayo pak kita bersih bersih dulu" ajak ibu pada bapak .
"ya ayok Bu ,bapak sama ibu ke dalam dulu ya nak" kata bapak pamit untuk bersih bersih.
"iya pa,k Bu silahkan" kata ku mempersilahkan.
"nak Idris ke kamar saja istirahat di kamar,nanti saja kalau ngobrol ngobrol" kata ibu sebelum masuk ke dapur untuk menyimpan alat alat yang dari ladang.
__ADS_1
"iya Bu" mungkin ibu sudah bisa menebak kedatangan ku ke sini karena beliau sudah tau semuanya.
waktu begitu cepat ,sekarang sudah menunjukkan pukul 4 sore.,kemungkinan aku tidak bisa pulang sekarang karena tidak memungkinkan ,aku juga belum bicara dengan orang tua jamila.
jadi aku putuskan menelfon mbak saja.
Tut...Tut...Tut...sambungan telefon ku me hubungi nomor mbak.tapi tidak di angkat ,memang biasanya kalau jam segini biasanya mbak sedang menemani nadira mandi karena putri ku sudah bisa mandi sendiri cuma dia penakut kalau tidak ada orang di ruangan itu dia tidak berani.
Tut...Tut...Tut...dan sambungan yang ke dua baru lah mbak mengangkat telfon dari ku.
"assalamu'alaikum,ada apa pak ,maaf tadi mbak sedang menemani Nadira ganti baju" suara mbak di seberang sana. dan benar dugaan ku ternyata.
"wa'alaikumsalam ," jawab ku.
toh Nadira juga terbiasa dulu kalau akhirnya tidak pulang pasti dia akan ikut ke rumah mbak .
"iya pak tidak apa apa ,mbak bisa ,tapi itu juga terserah adik maunya gimana ,bapak bicara sama adik saja" jawab mbak.
"oh iya kalau gitu, berikan pada Nadira teleponnya" kata ku.
dan ke dengar suara cempreng putri ku.
"halo yah ,," sapa putri ku .
__ADS_1
"halo anak ayah, sudah mandi ," tanya ku .
"sudah dong yah" jawab putri ku.
"ada apa yah kata mbak ayah mau ngomong sama Dira" tanya putri ku.
"oh ini dhek, kan ayah ini masih ada urusan ,tidak bisa pulang, jadi adhik sama mbak dulu yah ,terserah adik mau di rumah atau ikut mbak ke rumahnya nggak papa ayah bolehin" kata ku pada Putri ku.
"beneran yah Dira boleh ikut mbak ke rumahnya ,hore asyik, kalau gitu Dira ikut mbak aja ,lagian di rumah ayah nggak ada,'" kata putri ku.
"ya udah kalau gitu ,tapi jangan ngerepotin mbak ya,kasian Mbak dan juga jangan bertengkar ya sama anak mbak" pesan ku pada Putri ku.
"ya udukjihiyah kalau gitu kasih ke mbak telfonnya " lanjut ku.
"iya halo pak" suara mbak.
" Nadira maunya ikut sama mbak katanya mau tidur di rumah mbak" kata ku.
" ya sudah kalau gitu ,sekalian saya pamit pulang ya pak karena sudah sore takut hujan," kata mbak pamit.
"iya sudah nanti saya transfer uang jajan Nadira, kalau gitu saya tutup ya telfonnya" kata ku.
"iya pak " jawab mbak, dan aku pun memutus sambungan telfon ku.
__ADS_1