Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
95


__ADS_3

ternyata.


"kamu lagi datang bulan " kata ku sambil mendongakkan kepala ku.


"apa" kata Ais dan dia pun langsung ,berdiri dan mengambil pakaiannya yang berserak di lantai lalu pergi ke kamar mandi.


aku menjambak rambut ku frustasi karena malam ini gagal untuk membuka segel.


aku pun ikut menggunakan memunguti kaos ku yang berserakan lalu aku kenakan.untung boxer ku tadi belum aku lepas ,kalau tidak bisa kecewa rudal kebanggaan ku.


beberapa menit kemudian Ais membuka pintu kamar dan masuk lagi ke kamar mandi.


aku menunggunya sambil duduk di pinggir ranjang.


Ais keluar sudah berganti pakaian dan dia juga menunduk.


"maaf ya mas, Ais mengecewakan mas" katanya merasa bersalah karena aku tak jadi bila segel.


" mas nggak apa apa sayang, jadi nggak usah merasa bersalah " kata ku menenangkan.


"kamu nggak keberatan kan kalau mas panggil sayang" kata ku.


"nggak mas" kata Ais sambil menatap ku dan tersenyum manis.


" emang berapa hari lagi mas harus tunggu" kata ku .menggoda Ais.


"ih mas, jangan bahas itu Ais malu" kata Ais .


"ngapain malu ,kan mas suami Ais" kata ku.


"biasanya sih satu Minggu" jawabnya.


"ya, berarti dalam satu Minggu ini aku harus mempersiapkan semuanya" kata ku lagi lagi menggoda Ais agar dia tidak merasa bersalah.

__ADS_1


dan dia tersenyum malu malu aku bicara seperti itu.


"ya udah sudah malam ayo tidur, pasti kamu capek" kata ku.


kami pun naik ke atas tempat tidur.


"sini" kata ku pada ais.sambil menepuk bantal di sebelah ku.


dan Ais pun tak menolak dia langsung merebahkan tubuhnya aku pun memeluknya.


karena jujur selama 3 hari ini tidur ku serasa nyenyak semenjak aku punya istri.


dan tanpa sadar kami berdua tertidur sambil berpelukan sampai subuh.


pagi hari aku menggeliat karena terdengar adzan subuh berkumandang,aku meraba raba sebelah ku ternyata kosong.


mungkin Ais sudah bangun pikir ku.


tapi setelah ku pegang gagang pintunya ternyata terkunci dari dalam berarti Ais ada di dalam kamar mandi,aku pun setia menunggunya.


Ais keluar dari kamar mandi sudah rapi habis mandi.


"sudah bangun mas, " kata Ais berada di depan ku.


aku pun tergiur dengan bibirnya yang sangat menggoda di pagi hari.dan tanpa aba aba aku langsung mengecup bibir mungilnya yang menggoda itu.


"morning kiss sayang " kata ku sambil masuk ke kamar mandir meninggalkan Ais yang mematung karena aku cium.


sekilas aku melihat dua menyentuh bibirnya.


"ih mas" kata nya setelah sadar apa yang aku lakukan.


aku pun tertawa sambil menutup pintu kamar mandi ku.

__ADS_1


ternyata indah sekali memiliki istri yang masih polos.


setelah bersih bersih aku pun melaksanakan kewajiban ku sebagai umat muslim.


setelah selesai aku keluar kamar karena memang waktu pagi hari aku selalu menyempatkan untuk olah raga biar badan fresh saat akan melakukan aktifitas seharian.


"mas mau Ais buatin kopi apa teh" kata Ais ketika melihat ku keluar dari kamar.


"air putih hangat saja" kata ku karena lebih bagus untuk kesehatan.


"nanti antar kan ke ruang fitnes di belakang ya" kata ku.


"iya mas" jawab Ais.


dan aku pun menuju keruang fitnes yang ada di belakang rumah ku.


aku pun memulai olah raga pagi ku tidak lama lama.


Ais masuk meletakkan Ais minum di meja yang ada di ruangan itu.


" mas kalau pagi biasanya sarapan apa, maaf Ais tanya takut tidak cocok dengan selera mas" katanya.


" apa pun yang istri mas masak akan mas makan " jawab ku,memang aku tak pernah pilih pilih sarapan ada roti ya sarapan roti ada nasi ya aku makan nasi karena dulu aku kan nggak beristri tapi sekarang aku tak akan pernah menuntut istri ku untu ini itu,apa pun yang di masak oleh istri ku aku akan makannya tanpa protes.


"ya udah Ais masak dulu ya mas" kata ais .


"iya ,sebentar lagi mas beres Kon" kata ku .


ku lihat di meja makan sudah terhidang makan sederhana tapi menggugah untuk di santap di pagi hari.ada sayur sip,tempe goreng bakwan jagung ,ayam goreng dan ku lihat yang sangat menggodaku dari tadi adalah sambal terasi.


putri ku juga sudah siap di meja makan dengan sudah berseragam.


aku baru mau duduk terdengar bel pintu berbunyi,entah siapa yang bertamu di pagi hari seperti ini

__ADS_1


__ADS_2