Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
42


__ADS_3

"kalau ibu tidak mau menerima uang dari Idris,saya akan merasa bersalah ," kata ku lagi.


"Idris akan merasa tenang ,kalau ibu sudah menerima uang dari idris,walau ia u mau pulang Idris tidak kepikiran." lanjut ku .


"terima kasih nak ,walau anak ibu sudah mengecewakan mu tapi kamu mau berbesar hati selalu memaafkannya ,dan masih mau membiayai keluarganya, ibu bangga pada mu" kata beliau.


"kalau gitu ibu sekalian mau pamit ,ibu mau pulang " pamitnya pada ku.


"iya Bu hati hati ,ibu sudah pamitan sama Jamila" tanya ku pada beliau.


"tak usah nak, ibu mau pamitan sama Nadira saja" jawab beliau.mungkin beliau masih tidak ingin bertemu dengan jamila.


"oh kalau gitu aku pesankan ojek on line ,biar ibu tidak jauh jauh jalannya " tawar ku.


"iya nak boleh ,sekali lagi ibu terima kasih ya, kalau gitu ibu mau pergi ke kamar Nadira dulu ya" kata beliau .


"ya Bu " kata ku sambil memesan layanan ojek on line di hp ku, dan beliau pun beranjak menuju kamar nadira.


❄️


❄️


ku lihat tukang ojek on line itu sudah sampai di depan rumah ku dan aku pun menghampirinya.


"sebentar ya pak ,ku panggilkan dulu ibu mertua saya" kata ku ramah pada tukang ojek itu.


"iya pak ,oh jadi bukan bapak yang pesan" jawab nya .

__ADS_1


"iya pak ,soalnya ibu saya mau pulang ke kampungnya, jadi nanti turunin di terminal bus ya pak, dan sekalian berapa ongkosnya" kata ku lagi.


"oh jadi ini nanti turunnya di terminal, sebentar ya pak ,aku lihat jaraknya lewat aplikasi," jawab tukang ojek itu.


"oh iya silahkan pak, sekalian saya mau panggil ibu mertua saya" kata ku .


" iya ,silahkan pak"bapak ojek itu menjawab.dan aku pun beranjak untuk manggil ibu mertua ku.


tok ....tok...


ku ketuk pintu kamar putri ku ,karena di situ ada ibu mertua ku.


"iya" beliau menyahut.


dan beliau pun membuka pintu kamar putri ku.


"iya Bu sudah" jawab ku.


"ya sudah kalau gitu"Dan beliau kembali masuk ke kamar Nadira.


"nenek pulang dulu ya ,nenek janji kalau Nadira sudah liburan nanti Dira nenek jemput ya ,nanti liburan di rumah nenek" kata beliau memberi pengertian pada putriku .


"janji ya nek" kata putri ku sambil mengarah kan jari kelingkingnya pada neneknya.


setelah itu beliau keluar dan pamit pada ku.


"jadi berapa pak ongkosnya" tanya ku pada tukang ojek.

__ADS_1


iya mas ,ini kalau ke terminal bus 35 ribu" jawab tukang ojek.


"ini" aku menyodorkan uang 50 ribu pada tukang ojek itu.


"jangan nak, biar ibu saja yang bayar" ibu mertua ku menolak akan bayarkan.


"biar saja Bu ini saja ,nanti uang ibu bisa buat beli makanan di bus"kata ku pada beliau .


"ya udah kalau gitu sekali lagi ibu terima kasih ya" kata beliau sebelum pergi.


"ini kembaliannya mas ,'" kata tukang ojek sambil memberikan kembalian kepada ku


"tidak usah pak ,buat bapak aja beli makanan" kata ku.


"ya Allah ,terima kasih mas , semoga mas di berikan rejeki dan kesembuhan,amin" kata tukang ojek itu, mungkin dia melihat kondisi ku yang tidak bisa berjalan sehingga dia mendoakan kesembuhan ku.


"Amin ,hati hati Bu" balas ku.


dan mereka pun beranjak pergi dari pekarangan rumah ku.


setelah kepergian mereka aku pun beranjak masuk ke dalam rumah,kulihat Jamila sudah rapi saja ",mau kemana dia " pikirku ,baru saja aku mau tanya padanya dia sudah melenggang pergi melewati ku.


POV(JAMILA).


mungkin hari ini adalah hari sial ku,tiba tiba ibu ku datang berkunjung ke rumah ku entah ada apa .


beliau datang dengan marah marah mengingatkan ku karena aku tidak mengurus anak dan suami ku dengan baik.dan karena itu pula ibu ku jadi tau kalau aku suka marah marah sama mas Idris dan lebih parahnya,ibu jadi tau kalau aku sering jalan dengan pria lain .sungguh sial .

__ADS_1


__ADS_2