
pagi ini aku berangkat agak siangan ke rumah makan ku,karena aku masih ada keperluan di sekolah Nadira.
aku berangkat bersama putri ku,mbak sara aku suruh bersih bersih rumah karena mungkin nanti setelah dari sekolah rencananya aku mau mengajak nadira.
"nanti sepulang sekolah ikut ayah ya" seru ku pada Nadira.
"ikut ke mana yah" tanya putri ku.
"ke rumah kita yang dulu" kata ku.
"yey jadi Dira mau di ajak ke rumah yang lama yah"kata nya senang,.
setelah sampai di tepat parkir Nadira ke luar dari mobil dan aku memarkirkan mobil ku.
dan saat keluar dari mobil aku melihat putri ku tercengang melihat ke arah pintu gerbang sekolah.
dan betapa kagetnya aku setelah melihat apa yang di lihat putri ku.
kulihat di situ Jamila sedang ada di depan pintu gerbang sekolah Nadira.
"mau ngapain dia ke sini" pikir ku.
aku pun menggandeng Nadira menuju gerbang sekolah karena memang parkiran mobilnya jauh.
Jamila sepertinya tidak tau keberadaan ku di sana.
"ada keperluan apa kamu ke sini" kata ku mengagetkannya.
"mas Idris" jawab Jamila gugup sekaligus kaget melihat ku.
__ADS_1
"aku tanya sekali lagi mau apa kau ada di sini"kata ku dengan nada membentak.
"aku ke sini mau bertemu Nadira,dia juga putri ku jadi aku juga berhak menemuinya" jawabnya enteng.dan aku pun tertawa mendengan penuturannya.
"apa kamu bilang,coba sekali lagi kamu berkata" jawab ku .
"bukannya kamu sendiri yang mutuskan tali itu ,apa kamu lupa" jawab ku ,sambil tertawa mengejeknya.
"sudah lah nggak penting bertemu dengan mu" lanjut ku.
"ayo nak" kata ku pada Nadira dan aku pun menuntun Nadira ke dalam sekolah meninggalkan jamila yang tak bisa membalas perkataan ku.
setelah rapat di sekolah Nadira aku mengajak putri ku jalan jalan karena sudah lama sekali aku tidak pernah mengajaknya jalan jalan terakhir waktu adik ku datang berkunjung ke rumah ku kalau tidak salah
"yah katanya Dira mau di ajak ke rumah yang lama," tanya putri ku.
dan ku lihat jam tangan ku sudah menunjukkan pukul 3 sore ,kalau aku ke sana kasian Nadira seharian ini kecapean jalan jalan.
'ya udah deh kalau gitu, tapi ayah janji ya nggak boleh bohong" kata putri ku.
"iya iya ayah janji ,suer "kata ku sambil menunjukkan dua jari ku.
"ya udah ini sudah Sora ayo kita pulang " kata ku mengajak Nadira pulang.
"ayo yah" jawab putri ku.
satu bulan pun berlalu sejak kejadian di mana Jamila menemui Nadira di sekolahnya, aku jadi lebih was- was ,jadi aku selalu menyuruh mbak sara menjaga Nadira.
waktu Nadira masuk aku menyuruh mbak sara menunggu sampai Nadira pulang sekolah .
__ADS_1
tapi kata mbak sara setelah Jamila ketemu dengan ku waktu itu ke esoknya harinya tidak ada tanda tanda Jamila muncul sampai sebulan ini.
aku pun merasa lega,bukannya aku tidak bolehin Jamila bertemu Nadira ,tapi memang Nadira yang tidak mau bertemu dengan bundanya.
dan dalam sebulan ini aku dan Ais merasa lebih dekat, aku merasa lebih nyaman ngobrol dengannya ,.
aku sering chat dengannya.dan dia sering menawari ku mencoba masakannya.karena aku membebaskan karyawan ku memasak sendiri jika bosan dengan menu yang ada di rumah makan ku.
jujur aku suka sekali masakannya, aku seperti ada yang memperhatikan.
dan aku juga sering minta Ais memasakkan juga untuk nadira,karena dia penasaran masakan Ais yang sering aku ceritakan padanya.
dan Nadira juga sama dengan ku dia juga suka sekali dengan masakan ais ,walau Nadira juga masih belum mengenal Ais karena aku belum sempat membawa Nadira ke rumah makan ku.
karena Nadira libur sekolahnya karena sudah kenaikan kelas kemarin.
dan alhamdulilah putri ku naik ke kelas 2.
hari ini aku berjanji mengajaknya pergi ke rumah lama ku.
"sudah siap nak" Tanya ku pada Nadira.
"sudah yah ,aku sudah tidak sabar bertemu dengan Tante ais" jawabnya,.
"ya udah ayo berangkat" kata ku mengajaknya.
dan belum sempat kami berdua melangkahkan kaki bunyi suara bel pintu berbunyi.
dan kebetulan mbak sara sedang minta libur,katanya dia mau bertamasya bersama keluarganya mumpung libur sekolah.
__ADS_1
aku pun beranjak untuk membukakan pintu,dan setelah ku buka,ternyata.