
keesokan harinya aku berangkat pagi pagi menuju ke rumah makan ku.
rumah ku yang sekarang cukup dekat dengan rumah makan ku membutuhkan waktu 25 menit sudah sampai.
dan aku sampai di sana belum buka karena aku sampai masih pukul setengah 7,tadi aku berangkat Nadira juga belum berangkat sekolah.
tapi para pegawai ku walaupun masih pagi sudah siap siap dan bersih bersih.
"Pagi kak" sapa sindy dia salah satu karyawan ku yang juga tinggal di situ karena dia anak rantau,.
"pagi ,kak Doni sudah datang?" tanya ku,karena yang tinggal di situ aku khususkan yang wanita,kalau yang karyawan cowok aku sewakan rumah di sebelahnya khusus bagi yang cowok .
tapi Doni Alhamdulillah,semenjak dia membantu aku mengelola rumah makan ku dia sudah bisa beli rumah sendiri walaupun masih nyicil ,itu sudah bisa membuat ibunya bahagia.
"belum kayaknya kak" jawab sindy.
"ya udah kalau gitu saya ke dalam dulu ya" kata ku pada sindy.
"iya kak" katanya.
aku pun pergi ke dalam ke ruangan yang biasanya aku tempati.
baru aku duduk terdengar suara Doni datang dan berbincang dengan sindy ,mungkin dia menanyakan ku karena melihat mobil ku.
dia pun langsung masuk ke ruangan ku.
"pagi bos, tumben pagi pagi sudah datang" cerocosnya sambil duduk di depan ku.dan ku tanggapi cuma dengan senyuman kecil.
"mimpi apa semalam " lanjutnya.
"ngaco kamu ngapain tanya tanya soal mimpi segala" kata ku.
__ADS_1
"lho kan nggak biasanya bos datang pagi buta seperti ini, mangkanya aku bilang seperti itu" katanya.
"ya aku cuma pengen aja" jawab ku.
"ya udah deh, aku ke belakang dulu ya mau cek anak anak" katanya.
"iya" jawab ku.
"oh iya aku hampir lupa, kalau ada wanita bernama Aisya cariin aku ,bawah ke sini ya" lanjut ku ,aku sampai terlupa kalau tujuan ku ke sini pagi pagi untuk menemui Aisya.
"cie ...cie ...jadi itu alasannya,pantesan" katanya meledek ku sambil menarik turunkan alisnya.
"aku jadi penasaran wanita seperti apa yah , yang bernama Aisya itu" lanjutkan lagi.sambil tertawa cekikikan.sepertu biasanya .
"katanya mau ke dapur ,sana pergi" usir ku padanya.
"iya iya bos, sensi amat" kata nya,.
waktu sudah menunjukkan pukul 10 pagi dan ini waktunya membuka rumah makan .
tok...tok...tok ..
suara ketukan pintu di ruang kerja ku.
" masuk " kata ku.dan pintu terbuka masuklah karyawan ku yang bernama Denys.
"ada apa Denys " tanya ku.
"itu kak ,di depan ada seorang wanita katanya di suruh kakak datang kesini ,namanya Aisya" kata Denys pada ku .
"oh iya suruh masuk" kata ku .
__ADS_1
"baik kak, saya permisi" kata denys pamit.
"iya" jawab ku dan dia pun keluar dari ruangan ku.
tok...tok....tok ..
terdengar lagi ketukan pintu.
"ya masuk " kata ku dari dalam dan pintu pun terbuka.
"ini kak orangnya sudah saya persilahkan masuk" kata Denys .
"oh iya terima kasih" jawab ku.
"silahkan " kata Denys mempersilahkan Aisya masuk.
"iya terima kasih kak" jawab Aisya pada Denys.
"selamat siang kak ," sapa Aisya kepada ku.
"iya selamat siang, ,ayo silahkan duduk" kata ku mempersilahkan duduk.
"terima kasih kak, maaf ya kak Aisya telat soalnya Aisya tidak hapal daerah sini" kata Aisya meminta maaf karena telat.
"ya tidak apa-apa,saya kira kamu nggak jadi datang kemari" kata ku.
"tidak kak,tidak ,sebenarnya saya sudah mau datang tepat waktu tapi tadi di perjalanan ada kendala sedikit, maaf ya Kak saya cerita dulu biar kakak tidak salah faham" kata Aisya.
"tidak apa apa saya percaya sama kamu" kata ku,.
"tidak Kak saya harus jelaskan"katanya mungkin dia takut aku tidak mau menerima ya karena datang telat.
__ADS_1
"ya udah jelaskan kakak dengar" kata ku
"sebenarnya tadi" katanya.tapi terpotong dengan kedatangan Doni yang langsung nyelonong tidak ketuk pintu dulu.