
ternyata itu adalah Jamila dan yang terdengar gaduh gaduh itu ,ternyata dia sedang bersama seorang pria .
dia tidak menyadari kalau aku sedang berdiri di depan pintu kamar ku , kulihat mereka sedang bercumbu mesra layaknya seorang suami istri.
sungguh sangat menjijikan kelakuan mereka ,dan lebih parahnya lagi itu di lakukan di ruang tamu .
apa sebenarnya yang ada di pikiran Jamila,apakah keberadaan ku di sini sudah tak dianggap.
aku merasa dia sudah tak menghargai ku lagi.
selama ini aku masih sabar dan menerima semua perlakuannya ,tapi untuk yang ini aku sudah muak dengan kelakuannya.
dan biar kan aku yang akan memilih takdir ku ini.
biar lah akan ku tunjukkan pada Jamila bahwa aku mampu hidup dengan damai dan tentram bersama putri ku,tanpa adanya dia .
karena memang kali ku sudah dinyatakan sembuh oleh dokter ,biarlah akan ku perlihatkan padanya,aku ingin tau bagai mana reaksinya setelah melihat kesembuhan ku.
aku berjalan dengan cepat menuju ke arah mereka berdua.
setelah sampai aku berucap.
__ADS_1
"dasar biadab kalian berdua, " dan secara otomatis menghentikan kegiatan mereka yang menjijikkan bagi ku,karena status mereka yang bukanlah suami istri.
dan Jamila pun terkejut dengan keberadaan ku.,dan kulihat matanya melotot melihat diri ku sudah bisa berjalan tanpa adanya kursi roda.
dengan cepat mereka berdua membenarkan pakaian mereka.
"sungguh keterlaluan kamu mil ,ini rumah kita ,bukan tempat penginapan, tapi kamu dengan begitu teganya membawa laki laki lain ke rumah ini dan berbuat hal yang menjijikkan" kata ku.
"ada apa memang ,ini kan rumah bukan cuma milik kamu ,ini juga rumah ku, aku juga punya hak di sini karena kamu membeli rumah ini untuk hadiah pernikahan kita" jawabnya angkuh pada ku.
"tapi apakah kamu pernah berfikir, di sini ada Nadira putri mu sendiri bagai mana kalau dia melihat kelakuan bunda ya yang seperti pelacur" aku berkata dengan kilatan amarah ,aku sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan Jamila ,selama ini aku selalu mengalah padanya ,tapi untuk saat ini sudah cukup bagi ku ,kalau pun kami sudah tidak berjodoh mungkin sudah menjadi takdir ku ,aku akan menerimanya.
"aku tidak peduli" jawabnya enteng.
kemungkinan pria itu tau kalau Jamila berstatus istri orang.
karena ku lihat dia menurut pada Jamila .
"ok baby" jawab pria itu sambil mencium pipi Jamila.
"astagfirullah" kata ku dalam hati .
__ADS_1
dan kemudian pria itu pergi,tapi belum sampai pria itu di luar pintu Jamila berkata .
"nanti aku hubungi yah" kata Jamila dan suaranya di buat manja,sungguh menjijikan sekali.
dan pria itu hanya melambaikan tangannya.
"oh jadi kamu sudah tak peduli lagi dengan perasaan ku dan nadira baik lah kalau begitu,, sekarang mau mu apa coba " aku pun sudah tidak tahan lagi .
"kamu mau tanya apa mau ku ,baik lah ,aku ingin kita BERCERAI itu saja" jawabnya.
"sebenarnya ,dari dulu aku sudah muak dengan mu " lanjutnya bahkan dia sudah tak mau menyebut nama ku.
"jadi biarkanlah aku hidup bebas" tambahnya lagi.
ku biar kan dia bicara sampai selesai .
baru saja aku akan bicara dia melanjutkan bicara lagi.
"dan satu lagi rumah ini jadi milik ku dan Nadira kamu bawah saja aku tak peduli" katanya.
memang dulu aku membeli rumah ini sebagai hadiah pernikahan buatnya,dan aku juga ingin hidup mandiri setelah menikah.
__ADS_1
"baik" kata ku.
"kalau itu yang kamu mau,lebih baik kita hidup sendiri sendiri,karena aku juga sudah muak dengan semua tingkah laku mu selama ini,dan kalau untuk urusan Nadira kamu tidak perlu khawatir selama aku masih bernafas aku tidak akan membiarkan dia di asuh oleh orang lain dan itu juga termasuk kamu camkan itu" kata ku lagi ,aku juga menegaskan padanya aku tidak akan menyerahkan Nadira kepadanya.