Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
19


__ADS_3

dengan emosi yang meluap aku membuka selimut yang menutupi ke dua manusia menjijikkan itu, aku tidak habis pikir mengapa Jamila tega melakukan hal seperti itu di rumah sambil membawa teman temannya pula ,apa yang ada di otaknya sampai tidak menghargai perasaanku dan di rumah juga masih ada putrinya Nadira.


aku di sini merasa sudah gagal menjadi seorang suami,aku tidak bisa berbuat apa apa ketika istriku melakukan sesuatu yang menyakitiku ,bahkan menyakiti anaknya sendiri pun aku sungguh sudah tidak bisa menasehatinya.


" hey bangun,!!!kurang ajar kalian ,sungguh menjijikkan kelakuan kalian" teriakku lantang sambil menarik selimut yang membungkus ke dua manusia itu, semoga saja Nadira tidak mendengar teriakan ku, aku tidak mau sampai anakku melihat pertengkaran ku yang bisa membuat mentalnya down.


ke dua orang itu pun terbangun dan kaget karena ada aku di situ.


"sungguh keterlaluan kau melakukan perbuatan seperti ini di rumah ku, apa kau sudah tidak punya pikiran,!!" kata ku sambil menunjuk ke arah Jamila yang sibuk Makai pakaiannya, sedangkan yang lelaki juga sibuk merapikan pakaiannya.


saat pria itu mau keluar dari kamarku aku mencegahnya,ku berikan dia Bogeman tanganku karena aku sudah emosi, di sebagai suami aku sudah tidak punya harga diri,sampai istriku membawa laki laki lain ke rumah ku dan melakukan hal yang tidak senonoh.

__ADS_1


dia tidak melawan mungkin karena dia salah.


"sudah mas hentikan, kalau sampai ada apa apa nanti mas masuk penjara" Jamila baru buka mulut,dan apa katanya dia lebih membela laki laki biadab itu dari pada aku suaminya yang jelas jelas sudah di zholimi olehnya.


ku lepaskan cengkraman tanganku dari laki laki itu dan menuju ke arah Jamila, ku tampar dia,karena aku sudah gelap mata.


"kau berani beraninya membawa laki laki lain sampai tidur di rumahku!!" bentak ku padanya, dia tidak menjawab, kulihat dia memegangi pipinya yang ku tampar.


"apa katamu di jebak ,kalau di jebak mengapa teman temanmu masih ada di sini semua , sudahlah kau jangan berkilah, kau sudah ku berikan kesempatan berkali kali tapi apa ini" kata ku dengan kasar.


ku lihat sekeliling ku sudah tidak ada laki laki brengsek itu,mungkin waktu aku mendekati Jamila tadi dia mengambil kesempatan untuk kabur dari sini.

__ADS_1


aku menatap sinis pada Jamila, mau kamu apa sekarang aku sudah tidak punya kesabaran lagi untuk menghadapi semua penghianatan mu.


"aku mohon mas jangan ceraikan aku,"mohon nya padaku.


"kamu sekarang bisa bicara seperti itu , kamu tidak memikirkan perasaanku ,perasaan nadira yang kau kurung dalam kamar karena kamu malu pada temanmu,sungguh keterlaluan kamu sebagai ibu,"" seruku.


"aku tidak habis pikir dengan pikiranmu, hidupmu sudah aku cukupi semua ,termasuk keluargamu tapi apa yang kurang diriku hah,!!!"sebelum dia menjawab ku bentak dia ,selama ini aku tidak pernah hitung hitungan masalah uang padanya ataupun pada keluarganya, tapi apakah ini balasan darinya untukku yang mati Matian banting tulang demi keluarga,.


apakah sebuah penghianatan yang berkali kali aku maafkan dan aku beri kesempatan, apakah aku terlalu lemah sehingga harga diriku sebagai laki laki selalu dia injak injak.


aku keluar kamar dengan pikiran kalut , ku buka pintu mobilku aku ingin segera pergi dari rumahku sendiri ,aku benci dengan diriku sendiri yang tak bisa menjaga istriku dari perbuatan yang menjijikkan, aku merasa gagal menjadi suami ,apa kurangnya aku sehingga dia berkali kali mengkhianati ku ,aku mengemudikan mobilku keluar dari rumah,Samapi sampai aku melupakan Nadira yang aku tinggal di kamar sendirian, aku berniat putar balik untuk menyusul Nadira akan aku bawa dia sampai sampai.

__ADS_1


apa yang akan terjadi selanjutnya????


__ADS_2