
"siapa pun itu nak kedudukan dan derajat tidak menentukan jodoh seseorang, jadi paman akan mendukung semua keputusan mu" kata paman
"iya paman,dan rencananya , hari Minggu besok mereka akan berkunjung ke rumah paman untuk meminta Ais paman" kata ku.
"iya nak bilang pada mereka,paman akan menerima mereka dengan senang hati" kata paman.
"baik lah paman, hari Sabtu Ais akan pulang,paman jaga kesehatan ya ,salam buat bibi dan adik adik,Ais tutup dulu, assalamu'alaikum " kata ku pamit menutup telepon dan setelah di jawab salam ku aku menutup telepon ku.
urusan paman sudah selesai tinggal urusan paking baju buat pulang nanti malam saja pikir ku.
aku pun melanjutkan pekerjaan ku karena hari masih sore.dan para pengunjung masih banyak.
🥀
🥀
🥀
dan tibalah sekarang hari yang bahagia,Dimana kak Idris dan keluarganya akan datang ke rumah ku untuk melamar ku.
sebenarnya aku gugup karena ini adalah pengalaman pertama ku.
__ADS_1
paman dan bibi sudah siap ada di depan sedang aku berada di kamar,tak lupa para kerabat dan tetangga di minta untuk membantu oleh bibi untuk menyediakan makan untuk tamu.
kak Idris sudah tahu alamat rumah ku karena waktu aku pulang kak Doni sendiri yang di tugaskan oleh Kak Idris untuk mengantar ku.
terdengar suara ramai di depan mungkin rombongan keluarga kak Idris sudah sampai.
mendadak jantungku berdegup dengan kencang karena aku gugup dan bahagia jadi satu.
"assalamu'alaikum " terdengar ucap salam dari luar.dan di jawab salamnya oleh paman ku.
lama aku tak di panggil oleh paman ,tapi aku mendengar perkenalan mereka mengenalkan semua anggota keluarganya.
tak berapa lama aku di panggil keluar oleh adik ku.
pertama kali keluar aku terpana dengan ketampanan kak Idris ,aku harap aku tidak bermimpi di lamar oleh pria yang aku suka selama ini.
tatapan ku tertuju kepada seorang pria paruh baya,walaupun sudah berumur tapi beliau masih tampak tegas dan berwibawa beliau duduk di sebelah Kak Idris mungkin dia bapak kak Idris.
karena mang aku tidak pernah bertemu dengan bapak mau pun adik kak Idris karena kata kak idris keluarga mereka ada di kampung.
aku pun duduk berhadapan dengan kak idris.ku lihat kak Idris juga terpaku melihat ku,sampai sampai di tegur oleh kak Doni karena bengong melihat ku.
__ADS_1
" nah ini yang namanya Aisya,perkenalkan nak ini bapak nak Idris dan ini adik satu satunya" kata paman,karena paman sudah lebih dulu berkenalan jadi beliau tau.
aku pun menyalami tangan bapak kak Idris dan di sambut dengan baik.
"assalamu'alaikum,pak nama saya Aisya" kata ku pada bapak kak idris.
"wa'alaikumsalam nak saya bapak Idris,maaf ya baru sekarang bisa datang menemui mu" kata bapak kak Idris.
"iya pak tidak apa apa" jawab ku.
"dan ini perkenalkan adik Idris dan akan segera menjadi adik mu juga" kata bapak kak idris.
sebelum aku bersalaman adik kak Idris sudah lebih dulu menyalami ku.
"salam kenal kak, nama ku Nadia " kata adik kak Idris langsung memeluk ku,dari yang aku lihat adik kak Idris ini sangat periang dan cepat kenal dengan orang.
"dan panggil aku adik sama kayak kakak ku tersayang ini" lanjut adik kak Idris sambil menoleh ke arah kak Idris .
"iya dhek ,salam kenal aku kak Aisya dan panggil aku kak Ais sama seperti keluarga yang lain " tutur ku.
"baik kak" jawabnya.
__ADS_1
dan acara pun di mulai dari tukar cincin sebagai tanda kalau kami berdua sudah bertunangan dan tak lupa paman mengutarakan keinginan ku agar kak Idris menunggu ku selama satu tahun dan di sambut dengan baik oleh keluarga kak Idris ,kata mereka agar kita saling dekat dan mengerti karakter satu sama lain itu tidak masalah bagi keluarga kak Idris dan tentunya juga atas persetujuan kak Idris.
POV(Aisya) end