
aku ingat pria itu adalah pria yang pernah ketemu waktu aku dan putri ku makan.
"sudahlah ma, jangan buat keributan malu di lihat orang lihat orang," dan aku pun melihat sekeliling rumah memang benar ada para tetangga yang melihat.
"apa ,papa bilang aku suruh diam, enak aja akan aku beri pelajaran wanita ****** ini" kata wanita itu sambil melepaskan diri dan itu berhasil, lalu dia berhasil menjambak rambut Jamila dan menamparnya berkali kali.
ibu mertua ku terlihat shock melihat itu semua bahkan beliau tidak sedikit pun membelah Jamila.
dan aku pun sama karena aku masih pura pura tidak bisa jalan. jadi ku biar kan Jamila di hajar oleh wanita itu.
"mas tolong mas ,sakit" kata Jamila meminta tolong pada ku .
"Bu ,sakit Bu tolongin Mila lepas dari wanita gila ini" kata Jamila meminta tolong pada ibu, dan seketika ibu tersadar dari keterkejutannya.
"apa kata mu aku wanita gila ,kamu yang gila sudah godain suami orang ,Daras ******"maki wanita itu.
belum selesai sampai di situ saja, wanita itu terus saja mengamuk tidak mau berhenti.
"bagai mana ini mas ,kamu harus tanggung jawab, wajah ku rusak gara gara istri kamu yang gila ini, dan lagi kamu kan janji mau nikahin aku kamu harus tepati janji itu" kata Jamila pada si pria.
"apa " jawab si wanita.
__ADS_1
"kamu sudah gila ya pa ,ok kalau gitu " kata si wanita pada suaminya.
" nggak ma ,dia ini bohong, dia yang merayu rayu aku ,dia juga yang mau aku jadikan istri simpanan" kata si suami pada Jamila.
" dasar pembohong kamu mas" kata Jamila tak terima.
"aku kan benar ,kamu yang rayu rayu aku sebenarnya aku tak tergoda tapi lama lama pria mana yang tak akan tergoda kalau terus di rayu ,dan ingat kamu juga yang dengan suka rela mau menjadi simpanan ku" kata si pria pada Jamila.
"dasar laki laki brengsek" maki jamila.
" awas kamu " ancamnya pada pria itu.
"sudah, kalau gitu papa pilih aku atau dia wanita ****** ini" kata wanita itu sambil menunjuk Jamila.
,"maafin papa ma ,papa salah dan papa tidak akan tinggalin mama" jawab si pria.
"bagus"
"dan untuk kamu ****** ,aku tidak akan tinggal diam kalau kamu berani sekali lagi godain suami aku ,karena uang yang kamu terima dari suami ku itu adalah uang aku ngerti" kata si wanita sambil menunjuk ke muka Jamila.
ku lihat jamila tak berkutik sama sekali mungkin dia malu karena sekarang semakin banyak tetangga yang melihat keributan di rumah kami.
__ADS_1
lalu wanita itu dan suaminya pergi begitu saja.
ku dengar bisik bisik tetangga mengatakan.
"aduh kasian ya mas Idris sedang sakit kok malah di tinggal Selingkuh sama istrinya ,parah" bisik bisik tetangga ku.
"iya ,apa kurangnya mas Idris ,hanya cuma karena sakit istrinya sudah berani selingkuh" bisik tetangga yang satunya.
"dasar wanita matre" tetangga yang satu lagi dan masih banyak cemooh cemooh para tetangga yang ada di situ.
dan aku rasa ibu mertua ku juga mendengar omongan omongan tetangga ku.
"beliau tidak bereaksi sama sekali walau Jamila di sakiti oleh wanita tadi ,ibu diam saja .
mungkin ibu kecewa terhadap kelakuan anaknya.
plak...plak
aku tersadar dari lamunan ku mendengar suara tamparan.
dan aku menengok ternya itu suara tamparan ibu kepada Jamila.
__ADS_1
" dasar anak tidak tau diri, bikin malu bapak dan ibu, apa itu yang kau sombongkan beberapa menit lalu ,hah,,, !!!!" ibu angkat bicara.
"ibu kecewa pada mu mil, kamu wanita bersuami ,tapi kamu begitu tega kepada suamimu yang sedang sakit,sungguh keterlaluan kamu mil" kata beliau sambil menangis bahkan beliau tidak menghiraukan keberadaan ku.