Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
50


__ADS_3

setelah pembicaraan ku dan bapak ,keesokan paginya aku pulang .


karena aku sampai rumah sudah siang jadi aku langsung saja ke sekolah Nadira ,aku tadi sudah mengabari mbak lewat telepon .


aku juga ingin mengajak Nadira pulang ke rumah bapak ku.


ku lihat putri ku keluar dari gerbang sekolahnya.


di situ sudah ada mbak yang nungguin.


dan stelah mengantarkan mbak pulang ke rumahnya ,aku pun pulang ke kontrakan.


"yah, kata mbak Dira harus nurut apa kata ayah ,karena ayah sangat sayang sama Dira" kata putri ku.


"gitu ya ,masa mbak ngomong gitu" tanya ku .


"iya yah ,dira janji nggak akan nakal dan akan nurut sama ayah, Dira juga nggak akan tanya soal bunda " kata putri ku.


"terima kasih nak ,sudah mengerti keadaan ayah,suatu saat nanti pasti akan ayah beri tahu semuanya kalau sudah waktunya" jawab ku dan di angguk i oleh putri ku.


"oh iya ,rencananya ayah besok mau ajak Dira ke rumah kakek" kata ku.

__ADS_1


"hore. ..berarti besok Dira jalan jalan ke rumah adik yah" katanya bersorak.


"iya dong jadi nanti jangan tidur malam malam ya ,biar besok nggak terlambat bangunnya" kata ku.


"siap yah ,kalau gitu Dira mau ganti baju terus tidur siang ya" katanya.


"iya ,nggak makan siang dulu nak" tawar ku karena hari sudah siang.


"nggak yah masih kenyang nanti saja kalau habis bangun tidur" jawabnya.


"ya udah deh" kata ku pasrah.


POV. (JAMILA)


karena sudah malam pikir ku ,toh mas Idris nggak akan tau kalau aku bawah laki laki lain ke rumah kita .


pasti dia sudah tidur apalagi ini sudah pukul 1. malam dan lagi dia kan cacat tidak bisa jalan jadi aman pikir ku.


aku pun membuka pintu rumah ,ku suruh masuk teman pria ku , kita juga langsung berciuman di ruang tamu nanti saja langsung lanjut di kamar ku ,karena di sini sepi.


tapi naas saat kita lagi asik asiknya bermesraan ,dari arah dalam sekilas ada orang mendekati kami berdua dan.

__ADS_1


itu adalah mas Idris ,oh sungguh apes pikir ku kukira jam segini dia udah tidur tapi ternyata aku salah.


tapi masa bodoh lah ,aku juga tidak menyadari kalau mas Idris tidak pakai kursi rodanya lagi.


ku lanjutkan kegiatan ku ,dan sedetik kemudian mas Idris menegurku dan marah besar.


aku sudah tidak terkejut karena aku tau kehadirannya ,tapi yang membuat ku terkejut adalah dia sekarang sudah bisa berjalan tidak pakai kursi roda lagi'.


teman laki laki ku ,aku suruh untuk pulang,dia juga sama dengan ku tidak takut sedikit pun.


setelah kepergian teman ku,mas Idris menegur ku katanya rumahnya bukannya hotel dia merasa akan sudah tak menganggapnya lagi.


aku pun menjawab ini juga rumah ku , aku juga berhak mengajak teman teman ku ke sini.


yang membuat mas Idris marah besar ,lalu dia menanyakan apa mau ku dan aku pun menjawab sudah tidak tahan. hidup satu atap dengannya,.


aku meminta cerai darinya,dan meminta dia meninggalkan rumah ini,. karena ini hadiah pernikahan ku darinya,aku juga meminta dia membawa Nadira ,.


karena kalau Nadira ada sama aku itu akan membuat aku repot.


aku juga tidak peduli mereka akan tinggal di mana ,toh selama ini mas Idris banyak uangnya bukti nya walau dia tak bekerja dia masih bisa mencukupi kebutuhan keluarga ku.

__ADS_1


dan dia menyanggupi semua itu,bahkan dia juga berucap semoga aku tidak menyesal dengan keputusan ku ini .


katanya dia akan menyerahkan ku kepada kedua orang tua ku,aku bilang tidak perlu repot-repot,tapi dia tetap ngotot ,karena dia tidak mau di bilang pria pengecut.


__ADS_2