
"aku juga akan segera pergi dari sini" lanjut ku.
"dan kuharap ,kau tidak akan pernah menyesal dengan keputusan mu," aku berkata lagi.
"tapi sebelum aku pergi ,aku akan menyerahkan mu pada kedua orang tua mu secara baik baik karena aku dulu meminta mu juga dengan baik baik" imbuh ku lagi .
"tidak perlu kau repot repot mengembalikan kepada keluarga ku,,karena keluarga ku akan mengerti " jawabnya.
"tidak bisa aku akan tetap menemui keluarga mu karena aku bukanlah laki laki pengecut,yang tidak bertanggung jawab,semoga kau memilih jalan yang tepat untuk diri mu" lanjut ku dan aku pun pergi meninggalkan jamila di ruang tamu.
aku masuk ke kamar Nadira, kulihat putri ku tidur sangat damai ,aku pun merebahkan diri ku di sebelahnya .
semoga keputusan ku ini benar dan menjadi akhir dari penderitaan ku dan putri ku yang tak pernah di anggap oleh Jamila.
keesokan paginya aku bangun pagi pagi sekali, sebelum putri ku bangun aku akan mengemasi pakaian ku,dan aku juga mau bicara sama mbak kalau mungkin nanti untuk sementara aku belum punya tempat tinggal yang baru mbak aku liburkan untuk sementara sampai aku dapat rumah yang cocok.
ku lihat mbak sedang menyiapkan sarapan untuk Nadira .
"Nadira udah bangun mbak" tanya ku pada mbak.
"belum pak ini mbak buat sarapan dulu ,kalau sudah selesai nanti bangunin adik" jawabnya.dan pada saat menoleh dia kaget karena melihat ku sudah tidak pakai kursi roda.
"subhanallah pak ,bapak sudah bisa berjalan lagi , Alhamdulillah" ucapnya syukur karena melihat aku sudah bisa berjalan.
__ADS_1
"Alhamdulillah mbak ini juga berkat bantuan mbak yang telaten menemani ku untuk terapi," kata ku padanya.
"tidak pak ,ini semua berkat usaha dan semangat bapak , selamat ya pak mbak ikut senang atas kesembuhan bapak" katanya.
"iya mbak terima kasih" kata ku lagi.
"oh ya nanti kalau habis nganterin Nadira sekolah mbak temuin aku ya,ada yang mau aku bicarakan" kata ku.
"iya pak, memang ada apa ya pak ,kok mbak jadi deg degan " katanya pada ku sambil mengelus dadanya.
"nggak ada apa apa kok mbak nanti mbak juga tau" jawab ku.
"ya udah ,aku mau ke kamar dulu mbak" lanjutnya t ku dan aku pun beranjak dari dapur menuju ke kamar ku
❄️
❄️
terdengar pintu kamar ku di ketuk dari luar.
dan aku pun beranjak untuk membukakan pintu.
dan ternya si mbak yang mengetuk pintu kamar ku.
__ADS_1
"sudah pulang nganterin Nadira mbak" tanya ku padanya.
"iya pak ,tadi katanya bapak mau bicara" kata mbak.
"iya mbak kita bicara di ruang tamu saja ya". lanjut ku sambil beranjak ke ruang tamu.
"ada apa ya pak". tanyanya.
"apa ibu sudah berangkat" bukannya menjawab pertanyaannya aku malah tanya balik padanya.
"sudah pak ,barusan saja mbak ketemu ibu di jalan" jawabnya.
"oh ya sudah mbak, gini Lo mbak, aku mau minta tolong nanti sehabis jemput Nadira,saya minta tolong mbak kemasi semua barang barang Nadira" kata ku.
"Lo ada apa ini pak ,kok pakaian adik semua mau di kemasi," katanya kaget.
"gini mbak, sebenarnya ini masalah rumah tangga ku ,tapi nggak papa mbak juga harus tahu biar tidak bingung" kata ku.
"saya dan bundanya Nadira , memutuskan untuk berpisah, demi kebaikan kami masing masing" lanjut ku lagi.
"astagfirullah kasian sekali adik pak, tapi kalau itu sudah jadi keputusan yang terbaik buat bapak dan adik , insya Allah bapak dan adik akan bahagia" kata mbak mendoakan ku.
"iya mbak dan ini adalah permintaan bundanya nadira , jadi aku sudah ikhlas ,yang terpenting Nadira masih bersama ku" jawab ku .
__ADS_1
"insya Allah bapak kuat "
"nanti kalau bapak keluar dari rumah ini,nasib Mbak bagai mana pak, apa mbak mau di pecat" katanya.