Suami Yang Tak Dihargai

Suami Yang Tak Dihargai
64


__ADS_3

"maaf ,maaf bos aku nggak tau kalau tamu Kaka sudah datang" katanya tanpa merasa bersalah.


"iya tidak apa apa " aku menjawab ,tapi dalam hatiku ,dasar sahabat laknat, tak tau apa kalau kakaknya ini sedang tidak ingin di ganggu.


"oh iya ,apa ini wanita yang bernama Aisya itu" katanya sambil memandang aisya.


"perkenalkan ,Doni" katanya sambil mengulurkan tangannya, mulai mulai tebar pesona.


"ya kak ,perkenalkan nama saya Aisya" tapi Aisya mengatupkan tangannya di depan dada tidak mau menjabat tangan Doni ,rasain Lo pikir ku ,sambil tersenyum.


" ada apa kamu datang ke sini" kata ku .biar dia cepat cepat pergi.


"oh tidak aku kira bos tidak sibuk ,tapi ternyata sibuk,ya udah deh nggak jadi" katanya, apa katanya dia datang ke sini ha ya ingin menggodaku .


"ya udah kalau gitu saya keluar bos" kata Doni .dan aku mengangguk.


"oh iya tadi kamu mau cerita apa ,lanjutkan," kata ku.


''sebenarnya tadi itu ais sudah berangkat pagi pagi kak, tapi tadi di jalan, saya lihat ada seorang anak kecil bersama baby susternya sedang di tarik tarik oleh seorang wanita jadi Ais tolongin karema tidak tega melihat anak itu menangis." cerita Ais panjang lebar.


"oh gitu, terus" kata ku penasaran.


"lalu wanita itu marah marah ,saya tidak boleh ikut campur karena anak kecil itu anaknya katanya" sambung Ais.

__ADS_1


"setelah marah marah wanita itu pergi dengan mobilnya" lanjutnya.


"oh jadi itu ceritanya, ya udah nggak papa, jadi kamu siap kalau mulai hari ini bekerjanya" tanya ku.


"siap kak,Ais sangat siap" jawabnya.


"ya udah kalau gitu ayo saya antar ke depan ,saya kenalkan dengan kawan kawan lainnya" kata ku .


"iya kak" jawab Ais.


aku juga sudah menyuruh Doni untuk mengumpulkan semua karyawan yang bekerja di rumah makan ku.


dan saat aku keluar mereka sudah berkumpul semuanya.


"iya kak ," kata mereka serentak.


"dan ini perkenalkan namanya Aisya, kembali kemungkinan dia juga akan tinggal di sini bersama kalian" kata ku, kepada karyawan perempuan.


"ayo Ais silahkan perkenalkan diri mu" kata ku pada Ais.


"baik kak, terima kasih " jawab Ais


"halo kakak kakak semua perkenalkan ,nama saya Aisya, Kakak kakak semua bisa panggil saya Ais, aku di sini merantau ,saya dari kampung, mohon bimbingannya ya" kata Ais panjang lebar.

__ADS_1


"halo Ais,perkenalkan nama saya Denys, mungkin kita sepantaran jadi kamu jangan panggil saya kakak ,panggil saja Denys" kata Denys sambil berjabat tangan dengan Ais ,sebelumnya Denys ini perempuan ya jadi Aisya kalau sama sama perempuan dia mau berjabat tangan.


"iya kak,eh Denys" kata Ais sambil mengulurkan tangannya pada Denys.


"halo nama aku sindy, kamu juga jangan panggil aku kakak ya panggil saja aku sindy,semoga kita jadi partner dan teman baik ya" kata sindy juga menjabat tangan Ais.


"iya kak ,semoga" kata Ais.


lalu.


'halo nama aku Risma, salam kenal ya" kata Risma .


iya kak" jawab Ais ,kalau risma memang dia yang tua di antara Deny dan sindy jadi mereka memang memanggil kakak pada risma.


karyawan ku perempuan ada 3 dan laki laki juga 3 itu bukan termasuk Doni dan 2 koki ku.


kini giliran ke 3 karyawan laki laki yang berkenalan bukan termasuk Doni karena dia sudah berkenalan tadi.


"halo nama aku Dimas,aku Roma, dan aku Rifki" kata mereka bertiga sambil mengatupkan tangannya di depan dada, mungkin karena Aisya berhijab jadi mereka tau kalau Aisya tidak akan bersentuhan tangan kalau bukan dengan muhrimnya.


"salam kenal semuanya kak" kata Ais.


"halo perkenalkan nama ku Doni" kata Doni sambil nadanya di buat buat, pingin aku jitak ni anak.

__ADS_1


__ADS_2