
"eh ayah,selamat pagi yah" kata putri ku.
"pagi juga princess ayah ,sudah siap kalau sudah siap ayo sarapan sama ayah" jawab ku.
"ayo," katanya sambil mau mendorong kursi roda ku.
"nggak usah nak ,biar ayah sendiri aja" kata ku ,aku tidak memperbolehkan dia mendorong kursi roda ku.karena aku sebenarnya kan sudah bisa berjalan dan putri ku belum aku kasih tahu.
ini akan jadi kejutan buat semua keluarga ku , aku akan mengumumkan kesembuhan ku waktu keluarga ku berkumpul.
entah lah itu kapan.
kami pun sarapan dengan tenang dan hikmat, tanpa ada Jamila di situ.
belum selesai kami sarapan ,terlihat Jamila keluar dari kamar dengan tergesa- gesa ,dan dia pergi dengan melengos pada kami.
aku pun cuek aja ,biar ini jadi pelajaran buatnya.
(3 Minggu kemudian).
❄️
❄️
ini adalah awal bulan biasanya ,aku sudah mengirimkan uang bulanan untuk Jamila dan keluarganya .
aku ingin lihat bagaimana reaksi Jamila.
karena dia selalu lupa dengan perbuatan dan perkataannya.
dan benar saja ,karena ini hari Minggu jadi aku dan Nadira sedang bersantai menghirup udara segar di samping rumah.
__ADS_1
tok...tok ...tokkk....
terdengar suara orang mengetuk pintu.
karena ini hari Minggu ,mbak tidak masuk karena libur
aku mendengar orang mengetuk pintu ,aku beranjak ingin keluar membuka pintu.
karena Jamila ,di jam segini paling juga belum bangun ,karena semalam pulang sangat larut pukul 1 malam .entahlah dia habis dari mana aku juga tidak peduli.
belum jauh aku beranjak dengan kursi rodaku , putri ku berkata.(oh ya di sini aku masih menggunakan kursi yah ,karena aku ingin memberikan kejutan kepada keluarga ku ,kalau kaki ku sudah benar benar normal)
"biar Dira ,aja yah yang bukain pintunya" aku pun menoleh pada Putri ku.
"ayo bukanya sama ayah saja" tawar ku padanya.
"ayo " jawabnya.
.
saat pintu terbuka ternya itu adalah mertua ku.
beliau datang sendiri tidak dengan bapak mertua ku.
"nenek" kata putri ku bahagia.
"iya nenek datang ,Dira senang nggak" seru ibu mertua ku pada Putri ku.
"senang dong nek, " kata putri ku sambil memeluk mertua ku.
"ya udah mari masuk Bu, kok ibu nggak ngabarin kalau mau kesini ,tadi kesini naik apa Bu?" tanya ku .
__ADS_1
"oh ,ibu memang sengaja nggak ngabarin ,takut ngerepotin nak idris" bilangnya pada ku
"ya nggak la buk ,kalau tau ibu mau kesini kan Idris bisa pesan kan taksi on line'" kata ku lagi.
"udah nggak papa,oh iya ini kan hari Minggu mana bunda mu nak " tanya ibu mertua ku pada Putri ku.
"bunda belum keluar dari kamarnya nek" jawab putri ku.
" astagfirullah, Mila Mila ,jam berapa ini, seorang wanita bangun sesiang ini, seperti tidak punya anak dan suami saja" gerutu ibu mertua ku
",Dira sudah sarapan," tanya lagi ibu.
"sudah dong nek, Dira juga sudah mandi ini coba nenek cium wangi Dira,' wangi kan,?" kata putri ku.
"iya ,iya nenek percaya kan cucu nenek,"
"ya udah Dira ke kamar , ya nek" kata putri ku.
" iya nak ,ini bawa ke kamar oleh oleh dari nenek" kata neneknya.
"maafkan anak ibuk ya nak" kata ibu mertuaku pada ku.
"ada apa ini Bu ,kok ibu mertuaku nya maaf sama idris" tanya ku pada ibu bingung.
"ya , ibu minta maaf karena kelakuan putri ibu" jawabnya ,kulihat dari raut wajahnya terlihat bersedih.
"ngapain ibu minta maaf , Idris nggak papa kok," jawab ku.
"ya udah ,ibu istirahat saja kan capek habis perjalanan jauh " aku memutus pembicaraan.
" iya nak ,tapi ibu mau mau bangun Jamila dulu" jawabnya .
__ADS_1
"ya udah kalau gitu ,Idris tinggal ke kamar dulu ya Bu" kata ku pamit pergi ke kamar.dan di jawab dengan anggukan oleh ibu.