Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
S2-Part42


__ADS_3

“Byby posesif” ucap Zenia.


“Sayang apa Byby salah menjaga para bidadari Byby ?? enggak kan ??” tanya Zahran dengan lembut.


Zenia menatap manik mata sang suami, tergambar rasa cinta di sana yang amat besar, memang tidak ada salahnya jika Zahran posesif kepada putri mereka, Zahran ingin sang putri menjadi wanita yang shalehah nantinya.


Karena anak perempuan adalah jalan masuk surga bagi seorang ayah.


Diriwayatkan Abdullah bin Abbas, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup-hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki-laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga," (HR. Abu Daud).


Saat masih kecil Zahran sudah sangat menjaga sang putri, bagaimana jika dia sudah besar nanti ?? pikir Zenia.


~


~


~


Setelah acara ijab kabul selesai Kini semuanya akan bersiap untuk menghadiri acara resepsi, mereka langsung menuju gedung tempat acara resepsi Zea sudah di rias di dalam kamarnya, tentunya di temani oleh Kakak nya Zenia.


“Loh Adel mana kak ??” tanya Zea saat tak melihat sosok keponakan perempuan nya disana.


“Sama Baba nya dek, dia tidak di izinkan kesini takutnya dia di hias seperti tadi lagi, dan Kakak ipar kamu itu tidak setuju” jawab Zenia.


Seperti yang telah di katakan oleh Zahran kalau saat resepsi maka Adel akan bersamanya, berbagai cara sudah Zenia lakukan untuk membujuk sang suami, tapi Nihil Zahran tetap tidak mengizinkan Adel di hias lagi.


Anak pertama Angga itu tampak cemberut karena keinginan nya tidak di kabulkan oleh suaminya, padahal Zenia sudah memesan satu gaun yang sangat cantik untuk putrinya, namun sekarang gagal lah sudah, Zahran sama sekali tak melepaskan Adel dari pangkuan nya, bahkan kedua putra mereka malah ikutan menjaga sang Adek agar tidak di hias oleh Bunda nya.


“Byby keterlaluan” ucap Zenia, dia masih sangat kesal.


Zea yang mendengar itu hanya tersenyum.


Sekarang Zea sudah di dandani secantik mungkin, dengan memakai gaun berwarna putih sangat membuat nya cantik,.


“Masya Allah kamu cantik sekali dek” kata Zenia memandang takjub adik nya.


“Makasih ya kak !! kakak juga tak kalah cantik”


Tidak berapa lama Maya masuk, dia memberitahukan kalau acara nya akan segera di mulai, seperti sebelumnya Zea akan berjalan dengan di apit oleh kakak dan mama nya.


Fauzan sudah menunggu di pintu masuk tempat acara resepsi, tidak lama Zea sudah datang, Fauzan menatap kagum wanita cantik yang beberapa jam yang lalu resmi menjadi istrinya.


Maya dan Zenia langsung menyerahkan Zea kepada Fauzan.


Musik sudah berbunyi, alunan yang sangat merdu menjadikan suasana disana sangat romantis, Fauzan dan Zea berjalan menyusuri karpet merah untuk naik di atas panggung, disana sudah duduk kedua orang tua Fauzan dan juga Angga.


Semua mata tertuju kepada kedua mempelai yang sangat cocok, yang satu tampan dan yang satunya sangat cantik, pikir mereka walaupun wajah Zea tidak bisa di lihat karena tertutup cadar tapi mereka dapat menyimpulkan bahwa Zea adalah perempuan yang sangat cantik.


Sebelum acara di mulai, Fauzan meminta waktunya sebentar karena dia akan melantunkan ayat suci Al_Quran yang di minta oleh istrinya.


MC pun mengumumkan kepada para tamu, semuanya duduk di kursi yang di sediakan, sambil menunggu sang pengantin laki-laki untuk membaca surat Ar_rahman yang di minta oleh Zea.


...بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ...


اَلرَّحۡمٰنُۙ


Ar Rahmaan



(Allah) Yang Maha Pengasih,



عَلَّمَ الۡقُرۡاٰنَؕ


'Allamal Quran



Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.



خَلَقَ الۡاِنۡسَانَۙ


Khalaqal insaan



Dia menciptakan manusia,



عَلَّمَهُ الۡبَيَانَ


'Allamalhul bayaan



mengajarnya pandai berbicara.



اَلشَّمۡسُ وَالۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٍ


Ashshamsu walqamaru bihusbaan



Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,

__ADS_1



وَّالنَّجۡمُ وَالشَّجَرُ يَسۡجُدٰنِ


Wannajmu washshajaru yasjudan



dan tumbuh-tumbuhan [atau bintang-bintang] dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).



وَالسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الۡمِيۡزَانَۙ


Wassamaaa'a rafa'ahaa wa wada'al Miizan



Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,



اَلَّا تَطۡغَوۡا فِى الۡمِيۡزَانِ


Allaa tatghaw fil miizaan



agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,



وَاَقِيۡمُوا الۡوَزۡنَ بِالۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُوا الۡمِيۡزَانَ


Wa aqiimul wazna bilqisti wa laa tukhsirul miizaan



dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.



وَالۡاَرۡضَ وَضَعَهَا لِلۡاَنَامِۙ


Wal arda wada'ahaa lilanaame



Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya),



فِيۡهَا فَاكِهَةٌ ۖ ۙ وَّالنَّخۡلُ ذَاتُ الۡاَكۡمَامِ‌



di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,



وَالۡحَبُّ ذُو الۡعَصۡفِ وَالرَّيۡحَانُ‌ۚ


Walhabbu zul 'asfi war Raihaanu



dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.



فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ


Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan



Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?



خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ صَلۡصَالٍ كَالۡفَخَّارِۙ


Khalaqal insaana min salsaalin kalfakhkhaari



Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,



وَخَلَقَ الۡجَآنَّ مِنۡ مَّارِجٍ مِّنۡ نَّارٍ‌ۚ


Wa khalaqal jaaan mim maarijim min naar



dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.



فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ

__ADS_1


Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan



Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?



رَبُّ الۡمَشۡرِقَيۡنِ وَ رَبُّ الۡمَغۡرِبَيۡنِ‌ۚ


Rabbul mashriqayni wa Rabbul maghribayni



Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat



فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ


Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan



Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?



مَرَجَ الۡبَحۡرَيۡنِ يَلۡتَقِيٰنِۙ


Marajal bahrayni yalta qiyaani



Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu,



بَيۡنَهُمَا بَرۡزَخٌ لَّا يَبۡغِيٰنِ‌ۚ‏


Bainahumaa barzakhul laa yabghiyaan



di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.



صَدَقَ اللهُ اْلعَظِيْمُ


Shadaqallahul-'adzim'


artinya adalah "Maha benarlah Allah yang Maha Agung".


Dan selesai lah sudah Fauzan membacakan surat Ar_rahman permintaan dari istrinya, suara yang sangat merdu membuat para pendengar merinding, bahkan ada juga yang meneteskan air mata.


Angga sangat bersyukur kedua anak perempuan nya mendapatkan lelaki yang shole dan sama-sama bergelar ustadz.


“Terima kasih mas” ucap Zea setelah suaminya sudah kembali duduk di samping sang istri.


Fauzan tersenyum “Sama-sama sayang”


Nyeeesss


Jantung Zea berdegup kencang saat kata sayang lolos begitu saja suaminya ucap kan, bahagia ? tentu saja.


Dari kejauhan Zahran dan Zenia juga merasakan kebahagiaan sambil memangku kedua anak mereka kedua pasangan suami istri itu merasakan apa yang saat ini sang pengantin rasakan.


Sedangkan Raja dia sedang bersama Gibran yang juga turut hadir disana.


“Sayang nanti Byby boleh nyanyi gak ??” tanya Zahran, entah kenapa ucapan nya sama seperti seorang remaja yang baru jatuh cinta.


“Memang Byby bisa nyanyi ??”


“Lihat saja nanti”


“Emang Byby mau nyanyi apa ??”


Zahran tampak berpikir apa ya lagu yang pantas untuk dia persembahkan kepada sang istri, hingga suara Arda membuat Zahran melotot sempurna, sedangkan Zenia menahan tawanya, akibat lucu dengan perkataan Arda.


“Jaran goyang saja Ba !!”


*


*


...**LIKE DAN KOMEN...


...KASIH 🌹...


...KOPI ☕...


...ATAU LOVE ❤️...


...ADD FAVORIT ...


...RATE BINTANG LIMA...


...TERIMA KASIH...


AYO ADA YANG PENASARAN GAK SAMA LAGU YANG AKAN DI NYANYIKAN OLEH ZAHRAN.. APA KALIAN SEMUA SETUJU DENGAN USUL ARDA SUPAYA BABA NYA MENYANYIKAN LAGU JARAN GOYANG ???

__ADS_1


🤣🤣🤣🤣🤣🤣**


__ADS_2