Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
S2-Part19


__ADS_3

Mereka pun akhirnya berangkat, perjalan mereka tempuh dengan waktu 1 jam dan sekarang mereka telah tiba di sebuah wisata yang bernama Konya Tropical Butterfly Garden.


“Alhamdulillah kita sampai dengan selamat” ucap Zahran di ikuti oleh yang lain.


Mereka semua turun, dan masuk ke dalam taman tersebut, di sana terdapat banyak sekali bungah yang beraneka ragam.


“Masya Allah bagus sekali” seru Zenia kagum kemudian dia membacakan doa..


مَا شَاءَ اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ


Masya Allah la quwwata illa billah.


“Sesuatu dikehendaki Allah. Tiada kekuatan selain kekuatan Allah.”


“Iya sayang, ayo semua nya kita masuk !!” Zahran pun menggandeng Raja dan Arda sementara Zenia menggandeng Adel, mereka masuk dengan wajah berbinar.



Tempat wisata di Konya yang satu ini menjadi tempat favorit sebagian wisatawan, ini karena tempat ini merupakan sebuah taman yang memiliki beragam koleksi bunga. Tak hanya koleksi bunga saja, Konya Tropical Butterfly Garden ini juga memiliki koleksi kupu-kupu.


Salah satu yang menarik dari tempat ini adalah desain bangunannya yang sangat mengagumkan, sebab bagian atas dari tempat ini seperti atap stadion yang tertutup. Tempat ini akan semakin menawan di malam hari karena adanya gemerlap cahaya lampu.


“Ba lihat ada kupu-kupu" seru Adel sambil berusaha menangkap sala satu kupu-kupu yang terbang tidak jauh dengan nya.


“Sayang tidak boleh di tangkap ya" tegur Zenia dengan lembut.


“Kenapa Bunda ??” tanya Adel lagi.


“Kupu-kupu juga kan makhluk hidup, dia juga ciptaan Allah SWT, dan dia juga mau hidup dan terbang bebas, jadi tidak boleh di tangkap !! Adek lihat saja ya” jelaa Zenia sambil mengelus pipi mulus sang anak..


“Iya Bunda”


Zahran tersenyum, melihat istri dan anak nya, dia berdoa semoga Adel tumbuh seperti Zenia.


“Ayo Ba kita keliling, Kakak juga mau berfoto" balas Arda.


“Baillah, mari bunda kita lanjut lagi”


Zenia tersenyum, kemudian mereka berjalan di taman itu, disana Zahran akan menjadi fotografer dadakan, bagaimana tidak sedari tadi istri dan ketiga anak nya terus meminta untuk di foto.

__ADS_1


Lelah itu pasti, tapi Zahran akan menutupinya dengan tersenyum manis, baginya cukup melihat keluarga kecilnya bahagia itu sangat cukup untuk mengobati rasa lelah nya.


Zenia yang melihat suaminya mengelap keringat pun menghampiri, kemudian dia mengambil sapu tangan di tas kecilnya dan mengelap keringat suaminya, Zahran tersenyum.


“Teşekkürler eş (Terima kasih istriku) 👉 bahasa turki ” ucap Zahran.


“Sama-sama sayang” Zenia membalas langsung dengan menggunakan bahasa indonesia.


“Baba haus" ucap Raja mendekati kedua orang tuanya.


“Tunggu sebentar Baba cari minuman dulu ya” ucap Zahran, kemudian dia memanggil Arda dan Adel untuk menanyakan mau minum apa.


“Kakak, sama Adek mau minum apa ??” tanya Zahran.


“Sama seperti Abang saja Ba, iya kan dek ??” jawab Arda sembari bertanya kepada sang adek.


Adel mengangguk tanda setuju, Zahran pun bertanya kepada istrinya, tapi Zenia hanya minta di belikan air putih.


“Tunggu sebentar ya, Baba beli minum dulu” Zahran pun berlalu untuk membeli minuman, Zenia beserta ketiga anak nya menunggu di bangku panjang tersebut.


“Nanti kalau sudah besar Abang mau seperti Baba, yang sayang sama Bunda sama Kakak Ar dan Adek Adel” ucap Raja.


Zenia tersenyum, tidak menyangkah dia kalau Raja sudah sebesar itu, Ada begitu banyak perjuangan dirinya dan Raja untuk melawan rasa sakit dulu, walaupun Raja masih terlalu kecil dia juga pasti merasakan apa yang orang tuanya rasakan, apalagi Raja sering di tinggal oleh Zenia dan Gibran.


“Lo Baba tidak minum ??" tanya Zenia karena melihat di tangan Zahran sudah tidak ada minuman lagi, dan jika di hadapan kedua orang tuanya Zenia akan memanggil suaminya Baba beda saat mereka hanya berdua.


“Barengan sama Bunda saja” jawab Zahran.


“Kenapa Ba ??” tanya Zenia lagi.


Kemudian Zahran mendekat dan membisikkan sesuatu


“Biar lebih nikmat”


Sontak Zenia langsung memukul lengan suaminya, sehingga membuat Zahran sedikit meringis.


“Wah-wah istriku sudah jago dalam hal pukul memukul rupanya” canda Zahran lagi.


“Ba” panggil Zenia dengan menatap tajam suaminya, sedangkan ketiga anak nya hanya bengong melihat tingkah kedua orang tuanya.

__ADS_1


Zahran sangat suka menggodan istrinya, entah lah ada perasaan tersendiri saat menggodanya.


*


*


*


Setelah makan siang Zahran kembali mengajak istrinya untuk jalan-jalan ke tempat lain yaitu Galata Bridge sebuah jembatan yang sangat terkenal di negara Turki akan pesonanya.


Jembatan Galata merupakan jembatan yang terletak di Istanbul, Turki dan merupakan salah satu jembatan bersejarah yang melintasi teluk kecil Golden Horn, yang menghubungkan bagian kota lama dan baru dari kota Istanbul dibagian Eropa, yaitu distrik Eminonu dan Sirkeci, yang berpusat di Sultan ahmet, Istanbul dengan distrik Karakoy (Galata) dan Beyoglu, Istanbul modern. Karena itu Jembatan Galata merupakan penghubung simbolik antara 2 peradaban dan kebudayaan yang berbeda. Untuk menyusuri Jembatan Galata ini, sobat harus siap melangkah sejauh 490 meter. Dan juga memiliki lebar 42 meter.



“Ini jembatan ya Ba ??" tanya Raja sambil melihat sebuah jembatan yang sangat megah itu.


“Iya sayang, namanya jembatan Galata, jembatan ini memang selalu ramai di kunjungi oleh para wisatawan, karena menyajikan 2 sisi pemandangan yang berbeda yaitu bangunan bergaya Eropa dan juga Asia. Selain itu, Jembatan Galata juga menawarkan pemandangan laut yang super indah serta menawarkan suasana yang hidup dan pengalaman khas Istanbul, Turki.” jelas Zahran


“Keren Ba, terus apa lagi keunikan lain nya Ba dari jembatan ini, soalnya nanti Raja mau cerita sama Ayah mengenai jembata ini” Tanya Raja kemudian, dia sangat kagum dengan keindaham jembatan itu, beda dengan Zenia dan Adel mereka saat ini tengah berselfi riah.


“Jadi fotografer lagi nantinya”. batin Zahran melihat ke ceriaan istri dan anak nya yang tengah asik berfose.


“Ba, ayo jelaskan” pinta Raja lagi.


“Eh.. maaf sayang, iya-iya Baba jelaskan”


“Jadi begini sayang Jembatan Galata ini memiliki arsitektur yang unik yaitu terdiri dari 2 tingkat. Untuk bagian atas Jembatan digunakan untuk transportasi kendaraan dan juga pejalan kaki sedangkan untuk bagian bawahnya dipenuhi dengan cafe dan juga restoran yang menawarkan atmosfer khas dan pemandangan indah di tengah laut. Di bagian atas jembatan juga seringkali dijumpai para nelayan yang sedang ramai memancing sembari menikmati pemandangan di atas jembatan.” Dengan sabar Zahran menjelaskan keunikan jembatan Galata tersebut.


“Abang sama Kakak mau coba makanan di restoran ini gak ?? makanan nya enak-enak loh” tanya Zahran tersenyum.


“Emang apa aja Ba makanan nya ??" tanya Arda menatap Zahran.


“makanan yang sangat populer di restauran bawah jembatan ini yaitu balik ekmek  (sandwich ikan). Potongan daging ikan yang diselipkan di dalam roti keras bersama bawang bombay dan selada. Tidak hanya itu , aneka hidangan seafood juga disajikan untuk para wisatawan yang ingin mencicipinya. Di tepi dermaga dekat Jembatan Gelata sendiri, banyak penjual kaki lima yang menjual jajanan khas Turki lainnya seperti Simit dan Misir. Karena, tepi dermaga merupakan salah satu tempat favorit untuk jalan-jalan dan duduk bersantai menikmati keindahan pemandangan sekitar. Jadi bagaimana Abang sama Kakak berminat gak untuk mencicipi menu di restoran itu ??"


“Mau Ba, Abang mau banget" jawab Raja dengan senang.


“Kakak juga mau Ba” timpal Arda.


“Baiklah, kita temui Bunda dan dedek dulu, baru kita kesana ya !!”

__ADS_1


Kemudian Zahran dan kedua anak laki-lakinya mendekati Zenia dan Adel, mereka belum ada puasnya dalam berfoto, Zahran hanya terkekeh melihat kelakuan istrinya..


...Like dan Komen.....


__ADS_2