Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
Episode 54


__ADS_3

2 hari berikutnya, semua orang tampak sibuk karena hari ini adalah pernikahan Fahri dan Aisyah, pernikahan mereka akan di laksanakan di Masjid Pon_pes, tidak ada acara resepsi pernikahan karena Fahri maupun Aisyah menolak, padahal Zahran sudah akan menyiapkan acara resepsi yang megah, tapi Fahri mengingat waktu Zahran menikah tidak ada acara resepsi makanya Fahri tidak mau.


Zahran masih menunggu sang istri memakaikan pakaian untuk Raja, mereka bertiga memakai baju couple keluarga, karena itulah pilihan Zenia.


Zahran tampak sangat tampan memakai baju berwarna Navy motif berlengan panjang di padukan dengan celana kain, Rambut nya di tata dengan sangat rapih, tidak lupa juga jam tangan yang membuat penampilan Zahran terlihat sangat tampan.


Begitupun dengan Zenia dia memakai baju gamis yang senada dengan warna yang Zahran pakai, memakai Jilbab segiempat polos, sunggu terlihat cantik dia saat ini, walaupun saat ini dia sedang hamil tapi bagi Zahran istrinya mala bertambah imut.


Sedangkan Raja dia sama dengan Zahran, hanya saja Raja meminta memakai kaca mata Hitam, tapi sungguh membuat anak kecil berumur 3 tahun itu tampak sangat tampan, tapi semakin besar wajah Raja tambah sangat mirip dengan Gibran.


“Bagaimana Ba, Raja sudah ganteng belum ??” tanya nya sembari memasangkan kaca mata hitam nya.


“Ganteng banget mala” jawab Zahran tersenyum.


Sedangkan Zenia tersenyum, dia sangat beruntung Zahran sangat menyayangi Raja, tapi Zahran tetap mengenalkan Gibran kepada Raja, dia tidak mau Raja melupakan ayah kandung nya, 2 hari sekali Zahran akan melakukan sambungan Video Call untuk memberikan waktu Raja dan Gibran mengobrol.


Raja tumbuh menjadi anak yang cerdas, bahkan sekarang bicara nya sudah sangat lancar, dia juga sudah tamat Iqro, Zahran mengajarinya ilmu agama yang baik, Setiap hari Raja ingin Zahran membahas masalah tentara, karena dia bercita-cita ingin menjadi Tentara, tapi Zenia tidak setuju dengan cita-cita anak nya, dia ingin Raja menjadi dokter, baginya jika Raja menjadi tentara akan membuat dia dan Raja sering berpisah, Zahran paham dengan kekhawatiran istrinya, dia pun meyakinkan kalau ucapan Raja saat ini belum tentu akan sama nantinya, bisa jadi saat dia sudah lulus SMA Raja akan berubah pikiran dan mau melanjutkan sekolah kedokteran.


“Sudah siap Bunda ??” tanya Zahran.


“Siap By” jawab Zenia.


“Ayo kita turun, pasti sudah banyak orang di masjid Pon_pes” ajak Zahran.


Mereka bertiga keluar dari kamar, Zahran menggandeng tangan Raja.


Jarak dari rumah utama ke masjid Pon_pes tidak lah terlalu jauh, selama perjalanan banyak para santri yang menyapa mereka, saat ini Zenia sudah di panggil Ustazah oleh para santri, awalnya Zenia menolak baginya itu tidak cocok untuk nya, tapi Zahran berkata itulah resiko menikah dengan seorang Ustadz.


Mereka telah sampai di masjid Ponpes tempat acara akad Nikah Fahri dan Aisyah, ternyata disana sudah banyak tamu yang hadir, bahkan nenek dan kakek Zenia pun hadir,sedangkan kedua orang tua Zenia tidak bisa datang karena ada pekerjaan dan Zahran pun memaklumi.


Fahri telah duduk berhadapan dengan Ayah Aisyah, dia terlihat sangat gugup, tidak lama Aisyah hadir di gandeng kedua teman nya, dia begitu sangat cantik, Fahri sampai tak berkedip memandang calon istrinya.


“Jaga mata, ingat belum halal” bisik Zahran sambil tertawa kecil.


“Hehe, Maaf ustadz” balas Fahri .

__ADS_1


Aisyah duduk di samping Fahri, Setelah semuanya siap pak penghulu langsung mempersilahkan Fahri untuk mejabat tangan ayah Aisyah.


Dengan satu tarikan nafas Fahri berhasil melafalkan ijab Kabul dengan lancar, Kata SAH telah terucap oleh beberapa saksi, hingga di lanjutkan doa setelah pernikahan.


Setelah itu Fahri memasangkan cincin di jari manis Aisyah begitupun sebaliknya, Fahri langsung memegang ubun-ubun istrinya dan membacakan doa, di lanjutkan Fahri mencium kening Aisyah, dan Aisyah mencium punggung tangan suaminya.


Setelah acara ijab kabul selesai para tamu di persilahkan menikmati hidangan yang telah di sediakan yang terletak tidak jauh dari masjid, sedangkan yang lainnya melakukan sesi foto.


“Selamat ya Fah, akhirnya laku juga” ledek Zahran bercanda.


“Haha, iya Bro tidak menyangkah lakunya di umur segini” Fahri pun membalas candaan Zahran..


Setelah Zahran mengucapkan selamat kepada kedua mempelai kini giliran Zenia.


“Selamat ya kak Fahri” ucap Zenia.


“Terima kasih dek Nia” balas Fahri.


“Selamat ya Ais, MasyaAllah kamu cantik sekali hari ini” puji Zenia melihat penampilan Aisyah.


“Terima kasih mbak Nia,,, Ais jadi malu,. Mbak Nia tak kalah cantik kok” balas Aisyah.


*


*


Di kota S........


Kini kehidupan Zara sudah berubah, semenjak bekerja di club malam Zara tampak sangat mudah mendapatkan Uang, bahkan Zara tak segan-segan menjadi simpanan para om-om, di tambah Zara berparas Cantik membuat banyak pasang mata yang tertarik padanya.


“Sudah 6 bulan berlalu, dan itu artinya kehamilan Zenia juga sudah berusia 6 bulan, bagaimana ya sakitnya dia kalau nanti anak itu aku bunuh” ucap Zara.


Tidak lama ada sepasang tangan yang melingkar di perutnya, dia adalah Roi, sejak pertaman Zara bekerja di club itu Roi sudah jatuh hati pada Zara, tapi Zara tidak mencintai dia, Zara hanya ingin memanfaatkan Roi untuk membalas keluarga Zenia, bahkan Zara menyuruh anak buah Roi untuk mencari Gibran di luar negeri, dia begitu sakit hati kepada Gibran yang meninggalkan nya begitu saja.


“Sayang” panggil Roi pelan.

__ADS_1


“Iya” balas Zara.


“Aku ada kabar baik buat kamu” ucap Roi lagi.


“Apa itu ??” tanya Zara penasaran.


“Kasih hadia dulu” ujar Roi kemudian.


Zara tau hadia yang harus dia berikan kepada Roi, pasti yang dia minta hanyalah hubungan S**, Zara pun melayani Roi, toh buat apa dia takut melakukan itu, sekarang hidupnya telah hancur pikirnya. dia sebagai wanita tidak akan bisa hamil lagi karena obat penggugur kandungan yang dia minum beberpaa bulan yang lalu.


Setelah melakukan hubungan terlarang itu, kini Zara menagih berita yang akan di sampaikan oleh kekasihnya.


“Ayo cepat Roi, ceritakan berita apa yang kamu dapatkan” pinta Zara tak sabar.


“Aku punya 2 berita sekaligus” jawab Roi


“Apa ?? cepat ceritakan !!” bentak Zara.


“Pertama, orang-orang ku sudah menemukan mantan suami mu, dia sekarang di negara X, bekerja di sebuah perusahaan disana, yang kedua suami dari Zenia Shakilah yang bernama Zahran Shidqi Arsalaan bukanlah seorang guru biasa seperti yang kamu duga, dia adalah seorang Ceo, cabang perusahaan nya ada dimana-mana, dia memiliki beberapa restoran,hotel serta mall yang ada di kota D, dia juga sangat terkenal di negara Turki” jelas Roi hingga membuat Zara tercengang.


“Apa, jadi suami Zenia itu adlaah orang terkaya” ucap Zara tak yakin.


“Iya benar, bahkan sampai sekarang belum ada yang menyaingi kekayaan nya, memang tidak banyak yang tau tentang kekayaan nya karena dia lebih nyaman di pandang orang hanya sebagai guru biasa dari pada seorang Ceo” ujar Roi lagi.


“Enak banget ya hidup nya Zenia, punya orang tua lengkap, suami kaya Raya, lah aku ??”. batin Zara, dia begitu sangat iri dengan kehidupan Zenia.


“Kenapa melamun ??” tanya Roi.


"Tidak apa-apa” Jawab Zara sambil menggelengkan kepalanya.


*


*


**Like

__ADS_1


komen


vote**


__ADS_2