Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
Episode 52


__ADS_3

Di Bandara_______


Saat ini Fahri, Zahran dan Zenia sedang menunggu Zaidan, tidak lama kemudian pesawat yang di tumpangi Zaidan mendarat dengan sempurna.


Zaidan keluar dari pesawat dengan gaya coll nya, menggunakan kaca mata hitam, serta jaket kulit yang membuat ia sangat tampan, Zaidan berjalan keluar dari Bandara, di area parkir telah menunggu ketiga Kakak nya.


“Lihat Fah, gaya tebar pesona nya masih aja bertahta” tunjuk Zahran saat melihat adik nya lagi tebar pesona kepada beberapa orang yang dia lewati.


“He,em heran aku bro” jawab Fahri sambil menggeleng-geleng kan kepalanya.


Sedangkan Zenia hanya tersenyum mendengarkan celotehan dua kakak beradik itu.


“Assalamualaikum” sapa Zaidan saat sudah menghampiri ketiga Kakak nya, tak lupa ia juga mencium tangan kanan Zahran dan Fahri, sedangkan untuk Zenia dia hanya menangkupkan kedua tangan nya di depan dada, begitupun dengan Zenia dia juga hanya membalas nya seperti itu.


“Walaikum salam” jawab serempak Zahran, Fahri dan Zenia.


“Masih aja tebar pesona kamu ni dek ?? heran Abang” ucap Zahran.


“Hehe, gak Papa lah Bang sedikit, lagian Zaidan juga udah lama gak pulang ke indo” balas Zaidan cengengesan.


“Nanti di lanjut lagi ngobrol nya, sekarang kita pulang dulu kasian si Bumil” tunjuk Fahri ke arah Zenia.


“Ataghfirullah Maafkan Byby ya sayang !!” ucap Zahran langsung beralih ke ara istrinya.


Kini mereka sudah berada di dalam mobil, mereka semua akan pulang kerumah orang tua Zenia lagi, sepanjang perjalanan Zaidan tampak kagum dengan keadaan jakarta sekarang, sudah banyak yang berubah di kota ini, walaupun Zaidan bukan orang jakarta tapi dulu dia sering main kesini.


Tidak lama kemudian mereka telah sampai di sebuah rumah mewah milik kedua orang tua Zenia, mereka semua turun, Zenia dan Zahran masuk duluan sembari bergandengan di ikuti oleh Fahri dan Zaidan yang mengekor di belakang mereka.


“Assalamualaikum” ucap mereka serempak.


“Walaikum salam” jawab Angga dan Maya.


Ternyata disana ada Gibran yang lagi bermain bersama Raja, melihat kedataangn Zahran dan Zenia, Gibranpun mendekat.


“Walaikum salam” ucap Gibran karena dia belum menjawab salam dari mereka.


“Sudah lama Gib ??” tanya Zahran basa-basi.


“Belum mas, Oh iya ini siapa mas ??” jawab Gibran sembari memperhatikan Zaidan.


“Saya Zaidan, adik nya bang Zahran” jelas Zaidan dengan sopan.


“Ngobrol disana aja By” titah Zenia sembari berjalan ke arah sofa ruang keluarga.


Mereka semua duduk di Sofa tapi sebelum itu Zaidan menyalimi kedua mertua kakak nya.

__ADS_1


“Nak Zaidan kalau capek langsung ke kamar saja, Kamar nya sudah mama siapkan” ucap Maya.


“Nanti aja Ma, Zaidan ingin mengobrol dulu sama yang lain” tolak Zaidan sopan.


“Ada apa Gib ??” tanya Zahran karena melihat Gibran sepertinya sedang gelisah.


“Begini mas, saya mau pamit sama kalian semua kalau besok saya akan pergi ke luar negeri, saya titip Raja mas” ucap Gibran.


“Loh kok mendadak Gib ??” tanya Zahran lagi.


“Saya ingin membuka lembaran baru mas, dan melupakan semua kenangan buruk dalam hidup saya” jawab Gibran terus terang


“Terus masalah Zara,. apa kamu beneran tidak ingin memberi dia kesempatan ??”


“Tidak mas, Gibran juga tidak mencintai dia” Gibran berkata dengan sangat jujur.


Yang lain hanya menyimak pembicaraan antara Gibran dan Zahran, setelah mengatakan semuanya Gibran pamit untuk pulang, awalnya Maya mengajak Gibran untuk makan malam bersama, tapi Gibran menolak dengan alasan karena ingin siap-siap, Zahran pun telah berjanji untuk selalu menjaga Raja.


Setelah kepergian Gibran semuanya masuk kamar masing-masing, karena azan maghrib telah berkumandang.


*


*


“Apa aku harus bekerja di tempat seperti itu ya ???” tanya Zara pada diri sendiri.


Ia Zara di tawari seseorang bekerja di club malam, dia bertemu dengan orang itu saat Zara lagi melamar pekerjaan di sebuah kafe, tapi karena Zara hanya lulusan SMP dia tidak terima, walaupun Zara sudah menjelaskan kalau dia pernah mengelolah kafe tapi tetap saja dia di tolak, hingga dia tak sengaja menabrak seorang cowok dan pada akhirnya dia di tawari berkerja di club malam...


“Tapi kalau aku menolak aku harus cari uang kemana lagi ??” lagi-lagi Zara berbicara sendiri, sejujurnya dia takut untuk bekerja disana.


“Tapi gak papalah aku terima saja, aku juga kan harus mengumpulkan uang untuk bisa membalas keluarga Zenia, lihat sekarang bahkan mereka tidak mencari keberadaan ku”


Dengan penuh keyakinan Zara pun menyetujui pekerjaan nya, dia pun langsung menelfon teman nya yang bernama Roi , dia lah yang menawari Zara pekerjaan itu.


*


*


Kembali kerumah orang tua Zenia ______


Saat ini mereka semua sedang menikmati makan malam nya.


“Ma Nia langsung ke kamar lagi ya, badan Nia capek banget” ucap Zenia setelah menghabiskan makanan nya.


“Iya sayang” jawab Maya.

__ADS_1


Sedangkan Zahran sedang membuatkan istri nya susu khusus ibu hamil, setelah selesai dia langsung menyusul istrinya ke kamar tak lupa dia juga berpamitan kepada semua orang.


“Sayang” panggil Zahran setelah masuk di kamar mereka.


“Iya By” jawab Zenia yang lagi duduk di meja riasnya.


“Ini minum dulu susunya !! nanti keburu dingin gak enak” ujar Zahran dengan lembut.


“Iya By” jawab kembali Zenia.


Dia pun langsung berdiri, serta mengambil segelas susu yang berada di tangan suaminya, walau masih dalam keadaan kenyang Zenia tetap menghabiskan susu yang telah di buatkan oleh suaminya.


“Ayok bobok By,Nia ngantuk”ajak Zenia karena memang dia sudah sangat mengantuk padahal jam baru menunjukan angka 07.


“ Iya sayang” balas Zahran langsung ikut berbaring di samping istrinya.


“By” panggil Zenia.


“Hemm” jawab Zahran


“Byby pernah gak jatuh cinta ??” tanya Zenia lagi.


“Katanya ngantuk ?? kok bertanya terus ??” ucap Zahran.


“Ihh jawab dulu By, Nia kan penasaran” ucap Zenia ngambek.


“Pernah” jawab Zahran singkat.


“Sama siapa By” rupanya Zenia tambah penasaran.


“Sama kamu” jawab Zahran yakin, sembari mencoel hidung istrinya gemas.


“Ah masa sih ?? kok Nia gak percaya ya ??” Rupanya Zenia belum puas dengan jawaban dari suaminya, bukan karena dia tidak percaya kalau Zahran mencintainya, tapi Zenia hanya ingin tau kehidupan Zahran di masalalu.


“Udah bobok !! besok aja di lanjut lagi” titah Zahran yang tau kalau istrinya sudah mengantuk, bukan karena Zahran tidak ingin menceritakan bagian dari masalalu nya, memang selama ini dia belum pernah berbagi cerita dengan sang istri.


“Isst” Zenia kesal karena suaminya tak mau bercerita kepadanya, hingga membuat Zenia berpikir kalau suaminya belum mau terbuka dengan nya.


Zahran tau kalau istrinya kesal, tapi Zahran akan menceritakan semuanya lain kali saja, karena dia tidak ingin mengganggu istirahat istrinya.


*


*


Like, komen ,vote ya...

__ADS_1


__ADS_2