Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
Episode 28


__ADS_3

Author sangat berharap dukungan dari kalian supaya author bisa menyelesaikan novel ini, ****berikan author LIKE, KOMEN & VOTE**** **nya ya kak...


Mohon maaf jika dalam penulisan kata masih banyak kesalahan, karena ini adalah karya pertamaku, nanti InsyaAllah akan author revisi ulang**


_


_


_


_


...SELAMAT MEMBACA...


Setelah membeli seluruh perlengkapan rumah, Zahran membawa anak istrinya untuk pulang, karena sedari tadi Raja sudah tidur dengan pulas.


Awalnya Zenia menolak dia ingin membantu para pelayan untuk menyusun tata letaknya, tapi Zahran tidak mengizinkan, dia takut Zenia capek jika melakukan semua itu, Akhirnya Zenia menurut walau dalam hatinya dia sangat kesal, tapi Zahran berjanji jika nanti Zenia tidak suka maka nanti boleh Zenia pindahkan dan Zahran akan membantunya.


Mereka telah sampai di rumah utama Ponpes, ternyata Umi dan Abinya belum pulang dari kondangan di kampung sebelah, Zahran langsung membawa Raja masuk kedalam kamar nya dan meminta salah-satu Bibi untuk menemani Raja tidur, Zahran juga menyuruh istrinya untuk beristirahat di kamar, dan Zahran akan kembali ke rumah mereka untuk membantu Fahri dan yang lainnya menyusun barang, karena rencananya dua hari lagi mereka akan pindah.


“Hati-hati ya By, jangan pulang malam-malam!!” ucap Zenia saat mengantar suaminya ke depan karena Zahran akan pergi lagi.


“Iya sayang, kamu istirahat ya !!” jawab Zahran dan memberikan tangannya untuk di cium sang istri.


Zenia langsung menyambut tangan suaminya dan menciumnya, setelah mengucapkan salam Zahran langsung masuk kedalam mobil dan kembali ke rumah baru mereka.


_


_


_


2 hari Kemudian......


Semua nya telah berkumpul di rumah baru Zahran dan Zenia, kakek dan nenek Zenia juga hadir disana, begitupun keluarga Zenia yang di jakarta semua nya menghadiri acara syukuran rumah barunya, bahkan kedua orang tua Gibran juga hadir disana, entahlah siapa yang mengundang.

__ADS_1


Zahran tampak sibuk menyambut para tamu yang sengaja di undang oleh Zahran, dan memperkenalkan Zenia sebagai istrinya, ada yang memuji kecantikan Zenia tapi ada juga yang menghujatnya karena status Zenia adalah janda jadi mereka rasa tidak pantas mendapatkan Zahran yang masih seorang perjaka.


“Istrinya Ustadz Zahran cantik banget ya ?? ramah lagi, mereka berdua sangat cocok” ucap salah satu tamu disana.


“kalau dia cantik kenapa dia sampai di ceraikan oleh suami pertamanya” timpal ibu-ibu yang lain.


Ada banyak lagi cibiran yang di dengar Zenia, begitu sakit hatinya mendengar semua itu, tapi dia berusaha menahan air matanya, dia tidak mau merusak acara mereka.


Zara yang mendengar kakak nya di bicarakan oleh semua orang tersenyum licik, entahlah kenapa Zara begitu berubah pada kakaknya itu, apa salah Zenia kepadanya, bahkan saat Zara merebut suaminya Zenia masih menganggap dia adik kesayangannya.


“Rasain kamu kak, di hina oleh semua orang, aku ingin kamu merasakan seperti yang aku rasakan sekarang, di campakan oleh keluarga sendiri dan bahkan tidak di anggap menantu oleh keluarga suami” batin Zara saat memandangi kakaknya yang masih menampakan senyum indahnya kepada semua orang.


Tes, tes suara MC yang akan membawa acara syukuran rumah Zahran, Semua orang duduk di tempat yang telah di sediakan, dan mendengarkan acara demi acara syukuran nya Zahran.


MC telah menyampaikan urutan acara Tasyakuran rumah baru Zahran dan Zenia, dan Fahri yang akan menyampaikan pidato singkat mewakili keluarga Zahran.


“Silahkan untuk Ustadz Fahri selaku keluarga.” ucap MC dan memberikan Mik nya kepada Fahri.


Assalamu ’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.


Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan nabi besar Muhammad Saw. karena beliaulah yang membawa misi ajaran agama Islam sampai ke penjuru pelosok dunia, sehingga dengan ajarannya tersebut kita bisa membedakan yang haq dan yang bathil.


Para undangan yang berbahagia kami berdiri di hadapan para hadirin adalah mewakili Ustadz Zahran shidqi arsalaan Bahwasannya beliau mengadakan tasyakuran menempati rumah baru berlantai dua, yang sekarang kita tempati bersama. Dengan rasa syukur yang begitu mendalam kepada Allah, sehingga hari ini mengundang kita semua untuk makan – makan hersama.


Para undangan yang kami hormati. Atas nama keluarga kami merasa. bangga dengan kehadiran para undangan, dan mungkin saja dalam pertemuan ini ada sesuatu yang kurang berkenan di hati, maka para undangan agar berkenan untuk memaafkan. Dan bagi kami pribadi, bila terdapat kata-kata yang kurang sopan kami sampaikan, agar bapak, ibu saudara sekalian berkenan untuk memaafkan Billahi tauflq al hidayat.


Wassaiamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.


Setelah Fahri selesai memberikan sedikit sambutan mewakili pihak keluarga, tibalah giliran pembacaan yasin yang akan di pimpin langsung oleh Kyai Hasyim muzadi arsalaan yaitu Abinya Zahran.


Setelah acara demi acara telah selesai kini saatnya mereke semua menyantap semua makanan yang telah di sediakan.


Zahran mengambil kan istrinya makanan, sedangkan Raja sudah berada di gendongan mama mertuanya, karena pas pertama bertemu Raja langsung berlari minta di gendong oleh Ibunya Zenia, mungkin Raja sudah sangat merindukan Neneknya yang biasa di panggil Mama oleh anak kecil yang baru berumur 2 tahun 5 bulan itu.


_

__ADS_1


_


_


Acara syukuran Rumah baru Zahran dan Zenia telah selesai, para tamu sudah pulang sedari tadi, tinggal kelurga dari Zenia dan Zahran.


Mereka lagi berbincang di ruang keluarga, hanya Zenia mama Maya dan Zara yang tidak ada, kalau Zenia dan mama Maya lagi menemani Raja untuk tidur siang, sedangkan Zara tidak tau kemana.


“Sayang apa kamu bahagia dengan pernikahan ini ??” tanya Maya pada anaknya.


“Nia bahagia Ma, Mas Zahran sangat baik padaku dia juga sangat menyayangi Raja seperti anaknya sendiri” jawab Zenia sembari mengelus kepala anaknya yang sudah tertidur pulas


“Syukurlah kalau begitu, Mama senang dengarnya, berarti kamu sudah tidak mencintai Gibran lagi kan ??” pertanyaan Mamanya sungguh suatu hantaman besar bagi Zenia, karena memang di lubuk hati yang paling dalam nama Gibran Pradipta masih terukir indah di hatinya.


Memang tidak mudah bagi Zenia untuk melupakan Gibran karena mereka bersama bukan hanya satu atau dua hari, tapi hampir 5 tahunan bersama, karena 2 tahun mereka berpacaran dan 3 tahun mereka menjalani rumah tangganya.


Melihat anaknya terdiam Maya mengerti kalau anaknya itu masih ada rasa kepada mantan suaminya.


“Kamu harus lupakan Gibran nak, karena sekrang ada Zahran yang harus kamu cintai sepenuh hati” jelas Maya agar anaknya itu bisa melupakan Gibran.


“Iya ma Nia akan berusaha keras melupakan mas Gibran dan akan mencintai mas Zahran sepenuh hati Nia” lirih Zenia.


Ternyata dari balik pintu ada seseorang yang mendengar percakapan anak dan ibu itu, dia adalah Zara saat akan menuruni tangga Zara mendengar ada orang yang berbicara, karena pintu itu terbuka sedikir Zara bisa mendengar dengan jelas pembicaraan mama dan kakak nya itu.


“Ternyata kamu masih mencintai suamiku Zenia, Kasian sekali kakak iparku itu, haha” ucap Zara sambil tertawa pelan.


Mendengar langkah kaki orang mendekat Zara langsung segera mempercepat langkah nya untuk turun kebawah.


_


_


_


 

__ADS_1


__ADS_2