Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
Episode 21


__ADS_3

Setelah acara ijab kabul selesai, papa Angga mengajak semuanya untuk pulang kerumah nya untuk menikmati hidangan yang telah di sediakan.


Setelah sampai di rumah, para pelayan yang ada di rumah Zenia membantu para tamu untuk menyantap hidangan, pernikahan Zahran dan Zenia memang di laksanakan secara sederhana, tidak ada pesta resepsi karena Zenia menolak, dan Zahran pun memahami hal itu.


Di ruang keluarga yang telah di dekorasi semua keluarga tengah asik berfoto dengan Zahran dan Zenia, mereka tampak sangat bahagia, begitupun dengan Raja dia selalu berceloteh dengan gaya anak kecilnya, dan Zahran sedari tadi terus menggendong nya.


Sedangkan Gibran dan Zara hanya memperhatikan dari kejauhan, karena tidak ada satupun orang yang mengajak mereka berdua untuk berfoto, seolah-olah mereka tidak ada (miris bukan ??)


****************


Pada malam hari, Zahran dan Zenia sudah berada di kamarnya, ada rasa canggung di antara mereka berdua.


“Aku mau mandi!!” ucap Zahran gugup.


“Sebentar mas !! Nia siapkan air hangat dulu” jawab Zenia masih dengan menunduk.


“Hemmmm,, baiklah !! hati-hati” tutur Zahran lembut.


Zenia pun berlalu dari hadapan suaminya dan segera masuk ke dalam kamar mandi, tidak butuh waktu lama Zenia keluar dari kamar mandi dan menghampiri Zahran yang masih duduk di tempat semula.


“Mas air nya sudah siap” ucap Zenia.


“Iya !! terima kasih istriku !!” ujar Zahran tersenyum.


Mendengar kata “Istriku” membuat jantung Zenia berdegup sangat kencang, ada getaran aneh dalam dirinya, dan dia juga tidak menyadari kalau Zahran sudah berlalu dari hadapan nya.


Tiba-tiba Zenia tersadar dari lamunannya, dia langsung mengelus dadanya, sembari menghembuskan nafasnya dengan pelan.


Zenia pun langsung menyiapkan pakaian untuk suaminya, dia mengambil tas milik Zahran dan mengeluarkan pakaian Zahran, dan memilih kaos putih polos dengan celana pendek.


Zenia juga mengambil pakaian nya di dalam lemari, tidak lama kemudian Zahran keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk kimono yang telah di sediakan oleh Zenia.


“Pakaian nya ada di atas tempat tidur mas” ucap Zenia tertunduk, dan dengan langkah yang cepat Zenia berlalu masuk kekamar mandi.


“Kenapa dia selalu menunduk, saat bicara dengan ku ??” Tanya Zahran pada diri sendiri.

__ADS_1


Zahran langsung melangkah mendekat ke ranjang tempat tidur, dia langsung mengambil pakaian nya yang telah di sediakan oleh Zenia, ada perasaan bahagia di hatinya karena sekarang ada yang akan menyiapkan baju untuk nya.


Zahran langsung memakai pakaian nya, dan menunggu Zenia selesai mandi, Sambil menunggu Zenia selesai Zahran duduk di sofa sambil membaca beberapa email di ponsel nya.


Ceklek..........


Zahran mendongakan kepalanya, setelah mendengar suara pintu di buka, terlihat Zenia sudah selesai dengan ritual mandinya, dan Zenia juga sudah memakai Setelah baju tidurnya bermotif doraemon sesuai favoritnya.


Sejenak mata mereka saling berpandang, tak akhirnya Zenia tersadar akan hal itu, Zenia langsung menuju meja riasnya untuk menyisir rambutnya dan memakai cream malamnya.


Sedangkan Zahran kembali dengan ponsel nya, sesekali dia melirik ke arah Zenia.


“Sudah selesai ??” tanya Zahran karena melihat Zenia sudah berdiri dan berjalan menuju tempat tidur.


“S,s,sudah mas” jawab Zenia terbata-bata.


“Sini duduk !! aku mau bicara dengan mu!!!” ucap Zahran sambil menepuk-nepuk sofa di sebelah tempat duduk Zahran.


Zenia menurut, dia segera berjalan menuju sofa dimana suaminya duduk, dan segera mendudukan bokong nya di sebelah Zahran.


“Lihat aku !! Jangan menunduk terus, aku di samping mu, bukan di bawahmu hehehe” ujar Zahran terkekeh karena lagi-lagi Zenia menunduk.


“Silahkan mas Zahran berbicara !!” ucap Zenia sedikit tegas.


“Ok baiklah” balas Zahran.


“Aku cuma mau bertanya, apa kamu belum bisa menerima aku menjadi suamimu ??” tanya Zahran menatap Zenia.


Mendengar pertanyaan Zahran, Zenia langsung menoleh ke arah Zahran, ada rasa kasihan pada suaminya, harusnya Zenia bersyukur karena Zahran menerima semua kekurangan Zenia apalagi statusnya hanyalah seorang janda, tapi kenapa hatinya Belum bisa menerima Zahran, perasaan nya masih sangat besar untuk mantan suaminya Gibran Pradipta.


Mata Zenia berkaca-kacaz dan teeess, satu tetes air mata jatuh membasahi pipinya, dengan sigap Zahran menghapus air mata istrinya, dia sadar sekarang kalau Zenia belum bisa menerima dirinya sebagai suaminya, ada rasa kecewa di diri Zahran, tapi Zahran akan bersabar menunggu Zenia mencintainya Karena ALLAH.


“Maafkan aku !! tidak seharusnya aku bertanya seperti itu” ucap Zahran merasa bersalah.


“hiks, hiks, hiks, maafkan aku mas !! aku belum bisa jadi istri yang baik buat mas,” kata Zenia dengan isak tangis nya.

__ADS_1


“sssuuuutttttt,, jangan bicara seperti itu, kita ini belum ada 24 jam menjadi suami istri, kita jalani saja semuanya dan serahkan semua nya pada ALLAH SWT” ujar Zahra menenangkan istrinya.


“Sekali lagi maafkan aku mas” Ucap Zenia.


“Iya sayang” jawab Zahran lembut.


“Aku berjanji akan belajar mencintai kamu mas, dan tolong apapun yang terjadi tetap lah berada di sisiku, jangan tinggalin aku mas, aku mohon” jelas Zenia memohon, karena dia benar_benar takut hal yang sama akan terulang lagi.


“Mas janji tidak akan meninggalkan kamu kecuali maut yang memisahkan kita, dan mas akan bersabar sampai kamu benar-benar akan menerima mas sebagai suamimu” ujar Zahran.


“Ayo kita tidur !! mas sudah mengantuk hehehe” ajak Zahran.


“Iiihhh, ya udah ayok” ucap Zenia langsung beranjak dari duduk nya dan akan berjalan ke tempat tidur, tapi baru satu langkah berjalan tangan Zenia di tahan oleh Zahran.


“Ada apa lagi mas ?? katanya ngantuk ayok tidur !!” ucap Zenia bingung.


“Ambil wudhu dulu baru tidur sayang” ucap Zahran.


“Kenapa harus berwudhu dulu mas ?? kita kan mau tidur bukan nya mau sholat??” tanya Zenia.


“ Sayang, walaupun kita akan tidur kita harus dalam keadaan suci, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berwudhu sebelum tidur.”


“Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist Ibnu Hibban.


“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.'" Jelas Zahran dengan sangat lembut.


Hati Zenia terenyuh dengan penjelasan Zahran, ada rasa bahagia si hatinya karena sekarang ada seseorang yang mengajarinya ilmu Agama,.


“Baiklah mas, Nia ke kamar mandi dulu ya!” ucap Zenia.


“Iya sayang silahkan duluan, nanti setelah kamu baru mas” kata Zahran dengan tersenyum.


Skipp****.


Setelah semuanya selesai mereka berdua langsung berbaring di tempat tidur, Zahran memeluk istrinya dan Zenia pun tampak nyaman tidur di pelukan suaminya.

__ADS_1


******


Like + komen + vote nya ya kak..


__ADS_2