Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
S2-Part43


__ADS_3

“Jaran goyang saja Ba”


Ucap Arda dengan polosnya, bahkan dia sudah membayangkan Baba nya bernyanyi sementara sang Bunda berjoget, tidak lama Anak pertama Zahran itu tertawa kencang.


“Kamu ngebayangin apa Hah ?? nakal ya kamu kak ??” ucap Zahran gemas, dia yakin anak nya itu sedang memikirkan yang tidak-tidak.


“Hahaha, tidak-tidak Ba, Ampuun !!!” balas Arda sambil nyengir kuda.


“Mana mungkin Baba nyanyi apa tadi judulnya ?? Baba saja tidak tau lagu apa itu ??” tanya Zahran bingung dengan judul lagu yang putra nya katakan.


“Itu loh Ba yang sering kakak tonton di youtobe , lagu dangdut”


Zenia yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan suami dan anaknya, hanya menahan tawanya, membayangkan saja dia sudah bergidik ngeri bagaimana kalau itu beneran terjadi, sang suami menyanyikan lagu Jaran goyang, bisa-bisa Zenia kabur dari sana, belum lagi kedua orang tua Zahran mau di taro dimana muka mereka


“Baba gak tau lagu apa itu, udah nanti kakak diam saja, lihat saja Baba nyanyi apa” titah nya dengan sang anak.


“Baik Ba”


Semuanya kembali fokus dengan acara resepsi Fauzan dan Zea, Abi Ahmad selaku Ayah angkat Zea menjadi penceramah disana, padahal ada para tamu yang ingin Zahran lah yang menjadi penceramah tapi tidak enak dengan Abi Ahmad.


Kini para tamu naik ke pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, sementara Zahran langsung mendekati MC, dia akan menyanyikan sebuah lagu untuk istri tercintanya.


“Baiklah, para hadirin sekalian, ini Ustadz tampan kita akan menyanyikan sebuah lagu untuk istrinya" ucap MC itu.


Sontak para tamu bertepuk tangan, ada yang sudah berteriak karena sudah tidak sabar untuk mendengar Zahran bernyanyi.


Dari kejauhan Zenia terus memperhatikan suaminya, dia terlihat semakin tampan saat berdiri disana, dan Zahran juga memandang ke arah Zenia dengan tersenyum semenjak mata mereka saling pandang.


“ Assalamu'alaikumWarahmatullahi Wabarakaatuh.” sapa Zahran.


“Waalaikumsalam” jawab para tamu semangat.


“Wah semangat sekali para ibu-ibu ini ?? begini saya berdiri disini ingin menyanyikan sebuah lagu, sebenarnya saya tidak terlalu bisa, tapi saya ingin sekali menyanyikan nya, dan lagu ini saya persembahkan untuk seseorang yang sangat saya sayangi setelah Umi saya, dia adalah istri saya, Zenia Shakila” ucap nya sembari menatap sang istri.


Zenia sangat bahagia. Dia mengukir senyum di balik cadarnya.


Aisyah dan Elia mendekati Zenia mereka semua fokus dengan lagu yang akan di nyanyikan oleh Zahran.


Terlihat Zahran mendekati para pemain musik, entah apa yang dia sampaikan, setelah itu musik sudah mulai di petik.


(Author menyarankan baca ini silahkan dengarkan lagu yang berjudul Bidadari surga).


Semuanya terdiam mendengarkan pria tampan yang bergelar Ustadz itu menyanyikan sebuah lagu untuk sang istri.


***


Setiap manusia punya rasa cinta


Yang mesti dijaga kesuciannya


Namun ada kala insan tak berdaya


Saat dusta mampir bertahta


Semua orang terhipnotis dengan lagu yang di bawakan oleh Zahran, begitupun dengan Zenia dia tidak menyangka sang suami bisa bernyanyi dengan sangat merdu.


***


Kuinginkan dia yang punya setia


Dan mampu menjaga kemurniannya


Saat 'ku tak ada, 'ku jauh darinya


Amanah pun jadi penjaganya


Hatimu tempat berlindungku

__ADS_1


Dari kejahatan syahwatku


Tuhanku merestui itu


Dijadikan engkau istriku


Engkaulah


Bidadari surgaku


Tiada yang memahami


Segala kekuranganku


Kecuali kamu, bidadariku


Maafkanlah aku


Dengan kebodohanku


Yang tak bisa membimbing dirimu


Hatimu tempat berlindungku


Dari kejahatan syahwatku


Tuhanku merestui itu


Dijadikan engkau istriku


Hatimu tempat berlindungku


Dari kejahatan syahwatku


Tuhanku merestui Itu


Dijadikan engkau istriku


Engkaulah


Bidadari surgaku


Min azwajinaa


Wa dzurriyatinaa


Qurrota a'yun


Waj'alnaa


Lil muttaqiina


Imamaa


Imamaa


Imamaa


Bidadari surgaku


Zahran membawakan lagu dengan penuh penghayatan, bahkan dia sampai menitik kan air mata, sambil terus bernyanyi dia pandangi seorang perempuan yang telah menemaninya selama ini, wanita yang telah berkorban untuk melahirkan anak-anak nya.


Begitupun dengan Zenia dia juga sudah memandang suaminya dengan mata yang berkaca-kaca.


Setelah lagu itu selesai Zahran langsung turun dari panggung tak lupa dia mengucapkan salam dan terima kasih.


Dia langsung mendekati sang istri yang terus memandangnya dengan mata yang berkaca-kaca saat Zahran sudah berdiri di depan nya air mata Zenia langsung menetes.

__ADS_1


“Kenapa menangis ??” tanya Zahran terdengar sangat lembut.


Zenia hanya menggeleng, dia tak tau apa yang ingin dia katakan, yang jelas Zenia bahagia karena menjadi istri Zahran.


Karena melihat sang istri terus menangis Zahran langsung membawanya pergi sebentar dari sana, tak lupa dia menitipkan kedua anak nya kepada Aisyah dan Elia, Zahran langsung membuka salah satu kamar disana tempat Zea di hias tadi.


Zahran langsung memeluk sang istri dan disana tangis Zenia pecah.


“Kenapa menangis ??” kembali Zahran memberikan pertanyaan serupa.


“Aku cinta sama Byby, terima kasih karena selalu sabar menghadapi Nia selama ini, terima kasih By”


“Suuutt, udah jangan nangis, masa karena Byby nyanyi sayang sudah nangis seperti ini” canda Zahran sambil terkekeh.


Zenia melepaskan pelukan nya, dia pandangi wajah laki-laki yang berstatus suaminya itu, laki-laki yang menerima dirinya apa adanya, laki-laki yang selalu sabar menghadapi sikap nya selama ini.


Seketika Zenia melepaskan Cadarnya, dia langsung berjinjit untuk mencium bibir suaminya, Zahran kaget dengan perlakukan sang istri.


“Makasih ya By sudah menyanyikan sebuah lagu untuk Nia”.


“Sama-sama sayang”


Kemudian Zahran mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah di saku celana nya, dan langsung memberikan nya kepada sang istri.


“Apa ini By ??” tanya Zenia heran.


“Buka saja !!” jawab Zahran tersenyum.


Lantas Zenia membuka kotak itu, mulutnya ternganga karena dia melihat sebuah kalung yang sangat cantik.


“Selamat ulang tahun sayang”


Zenia kaget setelah mendengar ucapan sang suami, dia baru sadar sekarang kalau dirinya sedang berulang tahun, Zenia hampir saja lupa kalau hari ini adalah hari lahirnya.


“Katanya tidak boleh merayakan ulang tahun By”


“Iya itu merayakan sayang, kan Byby tidak, Byby hanya memberikan hadiah untuk mu, sebagai bentuk kasih sayang bukan untuk memperingati hari ulang tahun mu” jelas Zahran.


“Tapi Nia tetap menganggap ini kado untuk ulang tahun Nia”


Zahran tersenyum, kemudian dia mengelus pipi putih sang istri.


“Eh tunggu By, kok kita seperti pengantin baru sih ?? kan yang harus nya seperti ini Fauzan dan Zea”


“Hehe, tidak mengapa sayang, nanti malam juga kita bulan madu”


“Dasar Ustadz mesum” balas Zenia terkekeh.


“Mau di pakai sekarang ??” tanya Zahran.


Zenia mengangguk, kemudian Zahran mengambil kalung itu dan memakaikan di leher istrinya.


“Cantik” ucap Zahran setelah selesai memakai kan kalung.


“Iya by kalung nya cantik banget”


“Bukan kalung nya tapi kamu sayang”


Blasss


Wajah Zenia bersemu merah.


*


*


......**LIKE DAN KOMEN......

__ADS_1


...ADD FAVORIT...


...TERIMA KASIH**....


__ADS_2