
Zahran dan Zenia telah sampai di warung bakso, Zahran pun langsung memesan bakso yang di inginkan Istrinya, dan benar saja Zenia begitu lahap memakan baksonya.
“Sayang pelan-pelan makan nya !! Byby gak akan minta” ucap Zahran sembari mengelap pinggiran bibir Zenia menggunakan ibu jarinya akibat kua bakso.
“Enak banget By, heeemm, Nia boleh nambah gak ??” tanya Zenia dengan mulut yang penuh oleh pentol bakso.
Zahran terkekeh dengan kelakuan istrinya “Boleh sayang, tapi makan nya pelan-pelan ya !!” tentu saja Zahran dengan senang hati memesan kembali Bakso untuk istrinya, yang terpenting bagi Zahran saat ini istrinya mau makan dan bisa minum obat serta vitamin yang di berikan dokter.
“Asiik,, makasih ya By” ucap Zenia sembari bertepuk tangan layak nya anak kecil yang baru di berikan mainan oleh ayah nya.
“Sama-sama sayang” jawab Zahran.
Zenia mendekatkan wajahnya dan...
Cup
Zenia mencium pipi suaminya, Zahran kaget dengan kelakuan istrinya, tapi seketika senyum mengembang di bibirnya.
“Aku sayang Byby” ucap Zenia malu.
“Byby juga sayang sama kamu, Sayang banget mala, kamu adalah istri Byby, yang InsyaAllah istri dunia Akhirat nya Byby” jelas Zahran bersungguh-sungguh.
“Makasih By” ujar Zenia terharu dengan kasih sayang yang di berikan suaminya.
Zahran tersenyum sembari menganggukan kepalanya, sementara Zenia kembali menikmati baksonya yang baru di antar kembali.
Setelah kenyang dan puas makan bakso, mereke berdua pulang, Terlebih dahulu Zahran membayar 2 mangkok bakso yang dimakan istrinya, Zahran mengeluarkan 5 lembar uang berwarnah merah, penjual Bakso kaget dengan uang yang di berikan Zahran, dia pun bertanya.
“Ini kebanyakan Mas, total yang dimakan istrinya hanya 30 ribu” ucap penjual Bakso.
“Tidak mengapa pak, anggap saja itu rezeki dari ALLAH yang di turunkan untuk bapak melalui saya” jelas Zahran sembari tersenyum.
“Subhanallah, terima kasih Mas, semoga Mas selalu di berikan kesehatan dan di lancarkan rezekinya” Doa bapak itu merasa terharu dengan kebaikan Zahran.
“Aamiin” balas Zahran kemudian.
Zahran dan Zenia pergi meninggalkan kedai bakso, Zahran kemudian membawa Zenia ke supermarket untuk membeli susu husus ibu hamil.
“By aku gak ikutan turun ya, Ngantuk soalnya” ucap Zenia setelah Zahran menghentikan mobilnya di depan supermarket.
“Iya sayang tidak mengapa, biar Byby saja yang beli, Sayang maunya rasa apa ??” tanya Zahran dengan lembut.
“Apa aja By, semua rasa susu Nia suka” jawab Zenia pelan, dia benar-benar merasa ngantuk.
Zahran tersenyum melihat istrinya yang sudah memejam kan matanya, Zahran pun membenarkan tempat duduk Zenia agar dia lebih nyaman untuk tidur, sebelum turun Zahran mencium kening istrinya.
Zahran pun masuk kedalam super market dan melangkah menuju rak dimana tempat husus susu, Zahran membeli semua parian rasa susu itu, supaya istrinya tidak bosan pikirnya, Zahran pun membeli susu juga untuk Raja dan beberapa cemilan.
Setelah semuanya selesai Zahran pergi kekasir untuk melakukan pembayaran, pegawai kasir memperhatikan wajah tampan Zahran, dia sangat kagum dengan sosok Zahran yang rela turun tangan untuk membeli susu hamil untuk istrinya.
Setelah melakukan pembayaran Zahran kembali kedalam mobil dan meletakan belanjaan nya di jok belakang, sedangkan Zenia masih terlelap dalam tidurnya.
*
*
__ADS_1
*
Gibran yang di minta pulang oleh istrinya langsung beres-beres untuk pulang, Aldi yang melihat Gibran seperti itu langsung menghampiri meja kerja Gibran.
“Mau kemana ??” tanya Aldi heran.
“Mau pulang, Zara katanya mau ke kota D” jawab Gibran.
“Ngapain ?? kok dadakan ??” Aldi penasaran dengan kelakuan istri sahabatnya itu.
Gibran hanya mengangkat kedua bahunya yang menandakan kalau dia tidak tau apa-apa.
“Padahal hari ini, gue mau ngajak loh ke hotel tempat loh pertama kali ngelakuin itu sama Zara, tapi berhubung loh mau pergi ya sudah lain kali saja” jelas Aldi setelah melihat sahabatnya itu mendadak pergi karena menuruti permintaan istri bocanya.
Mendengar itu Gibran langsung menatap ke arah Aldi.
“Maksudnya ?? kita cek Rekaman CCTV disana gitu ??” tanya Gibran memastikan dan langsung di jawab anggukan oleh Aldi.
“Al tolong loh kesana sendiri, tolongin gue sekali ini saja, Gue harus nemenin Zara ke kota D, loh tau sendiri kalau tidak di temenin dia akan ngancam gue, gue harus dapat bukti itu buat nalak dia Al, gue juga ingin ngancurin hidup dia sama seperti dia ngancurin hidup gue” pinta Gibran.
“Ok baiklah, karena loh sahabat gue” ucap Aldi.
“Terima kasih Al” kata Gibran senang.
Gibran pun langsung pergi meninggalkan pekerjaan nya, beruntung hari itu bosnya tidak datang jadi dia tidak perlu mencari alasan pulang cepat.
Setelah sampai di rumah, benar saja Zara sudah menunggu di ruang keluarga, dan sudah ada 2 kope di dekatnya.
“Ra kita kesana mau ngapain sih ?? kok mendadak gini ??” tanya Gibran heran.
“Zenia hamil ?? ya Alllah rasanya sakit sekali melihat orang yang aku cintai sedang mengandung anak dari pria lain, Nia apa di hatimu sudah tidak ada nama Mas lagi??” Batin Gibran sedih.
Zara melihat suaminya terdiam tau kalau Gibran tengah bersedih mendengar kabar kehamilan Zenia.
“Tenang saja sayang, aku akan membunuh anak itu supaya kamu gak sedih lagi” Batin Zara.
“Ayo mas !!” ajak Zara dan langsung di angguki oleh Gibran.
Mereka berdua keluar rumah dan masuk kedalam mobil untuk segera berangkat ke kota D...
*
*
*
Zahran telah menghentikan mobilnya di depan rumahnya, dia melihat kesamping sudah terparkir mobil mertuanya.
Zahran pun membangunkan istrinya.
“Sayang bangun kita sudah sampai” ucap Zahran lembut, sembari mencium pipi Zenia.
Zenia membuka mata nya secara perlahan, dia melihat wajah suaminya sangat dekat dengan wajahnya, Zenia tersenyum begitupun dengan Zahran, melihat bibir manis istrinya berwarnah merah mudah Zahran pun menciumnya.
Mereka berdua menempelkan kening mereka setelah Zahran menyudahi ciuman nya, Zahran tersenyum lembut menatap wajah cantik istrinya.
__ADS_1
“Turun yok, ada mama dan papa didalam, nanti kalau mau lanjut lagi di kamar” canda Zahran.
“Dasar ustadz mesum” ucap Zenia malu.
Zenia pun segera membuka pintu mobilnya, dan langsug masuk kedalam rumah,Zahran tertawa melihat kelakuan istrinya,Zahrapun mengambil belanjaan nya kemudia turun menyusul istrinya masuk kedalam.
“Assalamualaikum” sapa Zahran.
“Walaikum salam” jawab semuanya serempak.
Zahran menyalimi tangan kedua orang tuanya, dan juga kedua mertuanya.
“Zahran ke dapur sebentar Ma, Pa hendak meletak kan ini ”ucap Zahran sopan.
“Iya nak” ucap Maya sedangkan Angga hanya mengangguk sembari tersenyum.
Zahran pun berlalu..
“Apa yang kamu rasain sekarang nak ???” tanya Maya kepada Zenia.
“Mual Ma, tapi ini lebih parah dari ngandung Raja dulu” jawab Zenia jujur.
“Memang kehamilan itu beda-beda Nak, dulu waktu Umi mengandung Zahran tidak merasa mual sama sekali, tapi saat mengandung Zaidan MasyaAllah sampai masuk rumah sakit tiap bulan nya karena tidak ada asupan makanan yang masuk kedalam perut Umi” jelas Umi dengan nada lembut.
Mendengar pembicaraan parah wanita yang membahas masalah kehamilan Pak kyai mengajak besan nya mengobrol di dekat kolam renang, dan Angga pun langsung menyetujui.
“Loh Abi sama Papa mau kemana ??” tanya Zahran yang habis dari dapur, sembari membawa beberapa cemilan untuk Raja.
“Mau mengobrol di dekat kolam renang Ran, mau ikut ??” ucap Pak Kyai sembari menawari putra sulungnya.
“Boleh Abi, sebentar Zahran memberikan ini pada Raja dulu” ucap Zahran.
Pak Kyai dan Angga pergi dahulu, sementara Zahran menghampiri anak nya yang sedang bermain dengan robotnya di temani Fahri.
“Nak ini ada cemilan, buat nemenin Raja main” ucap Zahran.
“Telima kasih Ba” ucap Raja senang.
“Bro, besok ada meting penting, bisakah untuk datang ke kantor sebentar ??” tanya Fahri.
“Memangnya tidak bisa di wakilkan dengan Anta saja Fah, Ana masih kasian sama Nia” tanya Zahran.
“Tidak bisa bro, kalau Bisa sudah Ana wakilkan, hanya sebentar bro, metingnya juga hanya 2 jam setelah itu Anta boleh langsung pulang” ujar Fahri, karena memang besok adalah meting penting untuk perusahaan mereka jadi mau tidak mau Zahran harus hadir disana.
“Baiklah” ucap Zahran singkat.
Zahran pun pamit untuk menghampiri Abi dan Papa mertuanya.
*
*
*
**Like + komen + vote ya.
__ADS_1
kalau banyak yang komen lanjut akan author Up lagi, apalagi ada yang berbaik hati memberikan Vote nya, Author tambah semangat buat nulis**..