
Ke esokan paginya Zahran mengajak istrinya untuk periksa ke rumah sakit, tapi sebelum mereka berangkat Zahran berpamitan dulu kepada putranya Raja.
“Raja ! Baba mau anterin Bunda ke rumah sakit dulu ya !! buat periksa dedek bayi nya, Raja di rumah dulu sama Bibi !! nanti ada Uti yang akan jagain Raja juga, sekarang Uti nya masih di jalan” jelas Zahran sangat lembut.
“Iya Ba” jawab Raja tersenyum.
“Anak pintar” Balas Zahran lagi sembari mengacak rambut Raja dengan gemas.
“Baba Ctoop !! nanti Aja tidak ganteng lagi” ucap nya merajuk, sedangkan Zahran mala semakin gemas dengan kelakuan Raja.
“Ya sudah Baba pergi ya !! Assalamualaikum” ucap Zahran lagi.
“Walaikum calam Ba” jawab Raja sembari mencium tangan Zahran.
Zahran pun berlalu meninggalkan Raja yang masih betah mainan di kamar nya, tidak lupa dia memanggil Bik Rum untuk menemani Raja bermain sebelum Umi datang.
Kini Zahran dan Zenia sudah di dalam perjalanan menuju Rumah sakit, Tidak lama kemudian mereka telah sampai disana, Zahran segera menuntun istrinya untuk masuk kedalam rumah sakit dan menuju poli kandungan.
Karena masih terlalu pagi jadi belum terlalu mengantri, Dokter Tika pun langsung mempersilahkan mereka berdua masuk, karena Zahran sudah memberi kabar terlebih dahulu.
“Silahkan duduk Pak Zahran dan Ibu Zenia” ucap Dokter Tika mempersilahkan.
“Terima kasih dok” ucap Zahran.
Mereka berdua langsung duduk berhadapan dengan dokter Tika.
“Apa keluhan nya sekarang ??” tanya Dokter Tika sopan.
“Kaki saya bengkak dok, dulu waktu saya hamil anak pertama tidak seperti ini, makanya saya kaget” jelas Zenia.
“Baik saya jelaskan dulu Pembengkakan pada kaki dapat saja merupakan kondisi yang normal. Hal ini terjadi karena beberapa hal, yaitu pengaruh hormon kehamilan, dimana hormon kehamilan akan membuat tubuh menahan cairan dan natrium dalam tubuh sehingga terjadi pembengkakan.
Akan tetapi Ibu bisa menjaga agar bengkak di kaki ibu tidak semakin berat, dengan :
Jaga kenaikan berat badan selama hamil, maksimal 14 kg sampai waktu persalinan.
Lakukan olahraga yang aman saat kehamilan dengan rutin dan konsisten.
Lakukan aktivitas fisik seperti biasa dan angkat kaki Anda lebih tinggi dari perut bila sedang berisitirahat/berbaring.
__ADS_1
Hindari makanan yang terlalu asin atau makan makanan yang mengandung tinggi garam/natrium.
Namun Ibu perlu mengenali tanda dan gejala kondisi yang disebabkan hal yang serius (masalah jantung/ginjal, pembekuan darah dan kondisi lain yang membutuhkan penanganan medis khusus), Ibu harus mewaspadai keluhan sesak nafas, sakit kepala yang intensitasnya berat, mual disertai muntah, sakit perut bagian atas dan muncul gangguan penglihatan.
Pembengkakan tubuh yang disertai peningkatan tekanan darah pada kehamilan, merupakan kondisi yang serius, yaitu preeklampsia. Preeklampsia biasanya muncul setalah usia kehamilan 20 minggu. Preeklampsia yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan kejang pada kehamilan yang disebut eklampsia. Selain itu terdapat komplikasi preeklampsia lain yang dapat membahayakan Ibu dan janin.
“Terus apa yang harus kami lakukan dok ??” tanya Zahran
“Maka dari itu sebaiknya lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin setiap bulan untuk memastikan kesehatan Ibu dan janin. Bila terdapat keluhan tanda bahaya yang saya sebutkan tadi, segera lakukan pemeriksaan medis dengan Dokter, agar kondisi serius dapat diketahui sejak awal dan mendapatkan penanganan yang sesuai”
Zahran dan Zenia benar-benar mendengarkan penjelasan dokter Tika dengan seksama.
“Mari saya periksa dulu bu” ajak Dokter Tika kemudian.
Zahran membantu istrinya berdiri, dan menuju temlat pemeriksaan, pertama dokter Tika akan mengecek tekanan darah Zenia, dan seterusnya.
“Tekanan darah ibu sudah agak Tinggi, jadi tolong kurangi makan yang asin-asin ya bu !!” pesan dokter Tika.
Setelah mengikuti serangkaian pemeriksaan, kini Zahran dan Zenia sudah di dalam perjalanan Pulang, setelah menebus beberapa obat serta vitamin untuk Zenia.
“By” panggil Zenia.
“Iyaaa” jawab Zahran lembut, tapi dia masih fokus dalam mengemudi.
“Boleh sayang, apa sih yang gak buat istri ku yang cantik ini”
“Gombal”
Mereka berdua saling lempar senyum.
Kini Zahran dan Zenia berhenti di sebuah taman, Zahran sengaja membawa Zenia pergi ke taman dimana Zenia pernah melakukan percobaan bunuh diri.
“Masih ingat taman ini ??” tanya Zahran saat mereka telah duduk di bangku taman
“Masih By” jawab Zenia.
“Apa yang kamu ingat hemmm ??” tanya Zahran lagi.
“Iya gak ada apa-apa, cuman ingat aja dulu pertama kesini sering main ketaman ini” jelas Zenia, dia sebenarnya tau apa yang di maksud suaminya tapi Zenia hanya malu untuk kembali mengenang masa dia depresi.
__ADS_1
“Kalau Byby ingat nya waktu pertama Byby bertemu sama seorang wanita, terus dia mala mau mengakhiri hidup nya”.
“Iiihh Byby jangan di ungkid lagi, Nia kan malu” ucap Zenia malu dia langsung menenggelamkan kepalanya di dada sang suami.
“Hahahaha,” Zahran tertawa melihat istrinya malu-malu.
“Sayang dengerin Byby Ya !! apapun masalah kamu jangan pernah lakukan hal itu lagi, berserah diri kepada Allah dan yakin semuanya adalah garis takdir Kita” nasehat Zahran dengan lembut, tangannya membelai kepala Zenia yang tertutup Hijab.
Memang semenjak Zenia hamil dia sudah berlajar menggunakan Hijab, Zahran begitu bahagia melihat istrinya mau menutup aurat nya, dan Zahran dengan senang hati membimbing Zenia.
“Jangan pernah tinggalin Nia By !!” ucap Zenia pelan.
“InsyaAllah Byby tidak akan meninggalkan Kamu, tapi kitakan tidak tau bagaimana kehendak yang di atas sayang, bagaimana jika umur Byby hanya sampai disini, tapi percayalah dimana pun Byby berada Byby akan selalu mencintaimu” ucap Zahran.
Memang terkadang kita tidak mau kehilangan seseorang apalagi jika dia adalah orang yang sangat kita cintai, tapi kembali kita mengingat kalau semuanya pasti akan pergi, kita tinggal hanya menunggu kapan giliran kita menghadap sang pencipta.
“By jangan bicara seperti itu !! Nia sama anak-anak masih sangat membutuhkan Byby” Zenia sudah terisak dengan tangis nya.
“Jangan menangis Byby juga belum mau berpisah dengan kalian” ujar Zahran sembari menghapus air mata istrinya.
“By bagaimana jika Nia yang pergi duluan apa Byby akan mencari ibu pengganti untuk anak-anak kita ??” kini Giliran Zenia yang bertanya hingga membuat Zahran terdiam.
“Jangan bicara seperti itu” pinta Zahran lirih.
Bukan hanya Zenia yang takut kehilangan, tapi Zahran juga, apalagi kata Zenia tadi jika dia pergi dulu ?? jangan Zenia !! jangan tinggalkan suamimu, dia masih sangat membutuhkan dirimu apalagi kalian akan mempunyai anak kembar.
“Pulang yok, udah panas ni” ajak Zahran karena hari sudah semakin siang, dan sinar matahari sudah naik di perpaduan.
“Ayok By”
Mereka berdua berdiri, berjalan meninggalkan tempat duduk mereka.
*
*
*
**Like.
__ADS_1
Komen.
Vote**.