Suamiku Menjadi Adik Iparku

Suamiku Menjadi Adik Iparku
S2-Part15


__ADS_3

Di Turki----------


“Sayang apa yang kamu rasakan sekarang ??” tanya Zahran di sambungan telefon, dia sedang berada di kantor nya sekarang.


“Alhamdulillah saat ini tidak ada yang Nia rasakan selain Mual By” jawab Zenia pelan.


“Syukurlah !! sayang sudah makan ??” /Zahran


“Belum By, gak nafsu makan sekarang” /Zenia


“Kok begitu ?? walau gak nafsu tapi sayang harus makan, sedikitpun tak apa yang penting jangan sampai enggak”


“Iya By, nanti Nia makan”


“Atau sayang mau makan sesuatu ?? nanti Byby belikan saat mau pulang”


Zenia tampak berfikir kemudian dia mengingat kemaren dia sangat menginginkan makan MENEMEN yaitu makanan khas Turki yang biasa dijadikan menu sarapan oleh penduduk Turki. MENEMEN juga mempunyai kesamaan dengan menu sarapan di negara lain yang rata-rata mengandung karbohidrat dan protein.


Menu sarapan orang Turki ini hampir sama dengan menu sarapan penduduk Amerika. Ada daging, roti, dan telur dalam sajiannya. Bedanya, di Turki bahan-bahan tersebut diberi bumbu rempah yang berlimpah. Lebih jelasnya, MENEMEN menyajikan telur, daging yang mirip seperti sosis tapi rasanya pedas [diberi nama sucuk], dan pastirma [semacam dendeng sapi kering yang diiris tipis] yang kemudian diracik dengan bumbu lengkap dan beragam sayuran seperti tomat dan paprika hijau. Biasanya menemen dimakan bersama roti di mana menemennya dijadikan isian roti.


“Nia ingin makan roti dengan isian Menemen By” ucap Zenia.


“Hmmm, ok nanti byby belikan ya”


“Terima kasih By”


“Sama-sama sayang, kalau begitu Byby tutup dulu ya, nanti Byby hubungi kalau sudah mau pulang”


“Iya By, hati-hati”


“Iya sayang, Assalamualaikum”.


“Walaikumsalam”


Sambungan telefon pun terputus, Zenia bahagia sekarang karena kandungan nya baik-baik saja walaupun dia tumbuh saat Zenia masih mengenakan KB.


*


*


*


Sekitar jam 03 soreh Zahran sudah pulang dari kantornya.


“Assalamualaikum, Baba pulang” seru Zahran


“Walaikum salam, Baba” teriak ketiga anak nya kemudian Raja, Arda dan Adel berlari menghampiri Zahran, sementara Zenia hanya tersenyum di balik cadarnya.


“Anak-anak nya Baba yang soleh dan solehah” ucap Zahran mencium kening anak nya bergantian.


“Baba bawa apa itu ??” tanya Raja sambil memperhatikan tangan Zahran yang menenteng plastik putih.


“Oh ini pesanan Bunda, dan ini buat kalian” jawab Zahran sambil memberikan satu plastik lainya kepada anak nya.

__ADS_1


“Terima kasih Ba" ucap Arda.


“Sama-sama sayang, ayo kita temuin bunda”


“Baba gendong" seru Adel dengan nada manja.


“Hehe, sini sayang Baba gendong”


Zahran pun menggendong Adel, sementara Raja dan Arda berjalan bersamaan, Zenia menyambut kedatangan suaminya dan menyalami punggung tangan Zahran setelah Zahran sudah berada di dekatnya.


“Ini sayang pesanan kamu" kata Zahran sambil menyerahkan pesanan sang istri.


“Terima kasih By” balas Zenia berbinar, dia pun segera membukanya.


Zahran dan Zenia duduk di sofa tersebut sedangkan ketiga anak nya duduk di lantai dengan beralasan karpet, mereka menikmati Roti yang berisi Menemen tersebut.


Tidak lama kemudian seteleh menghabiskan makanan mereka Azan pun berkumandang, tanda sholat Ashar telah datang.


“Sekarang Abang, Kakak dan Adek bersih-bersih dan kita sholat Ashar bersama ya !!” ucap Zahran kepada ketiga anak nya.


“Apa tidak bisa di tunda dulu Ba ?? kakak lagi malas ini” jawab Arda membuat Zahran terdiam, mendengar anak nya berani menjawab Zahran.


“Astaghfirrullah, Kak sholat itu tidak bisa di tunda sayang, jika kita sudah mendengar suara Azan maka kita harus mengerjakan sholat” jelas Zahran dengan lembut, Sedangkan Raja dan Adel hanya diam saja, begitupun dengan Zenia, mereka membiarkan Zahran yang menjelaskan kepada Arda.


“Kenapa tidak bisa di tunda Ba ?? apa ada hukuman nya” tanya Arda lagi.


“Nanti Baba jelaskan, tapi sekarang kita sholat dulu ya”


“Tapi Baba janji kan mau menjelaskan nya ??”


Arda tampak senang, dengan semangat dia langsung menuju kamarnya untuk berganti pakaian di susul oleh Raja, sedangkan Adel masuk ke kamar nya sendiri.


“Ayo sayang kita siap-siap juga” ajak Zahran kepada sang istri.


“Iya By” balas Zenia.


Kini semuanya telah berkumpul di ruang persholatan, di rumah Zahran ada dua ruang persholatan yang satu khusus untuk keluarga Zahran maupun Zenia dan yang kedua khusus untuk para Art di rumah itu.


أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.


ushalli fardhol 'ashri arba'a raka'aatin mustaqbilalqiblati adaan makmuman/imaman lillaahi ta'ala


Artinya: Saya melakukan shalat fardhu ashar sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya (menjadi makmum/imam) karena Allah Ta’ala..


“Allah hu Akbar” Zahran mengangkat kedua tangan nya di ikuti oleh yang lain.


Zetelah selesai melaksanakan sholat Ashar dan berdoa, Kini giliran Zahran akan menjelaskan kepada Arda kenapa tidak boleh menunda sholat, Raja, Adel dan Zenia juga di suruh mendengarkan oleh Zahran.


“Silahkan Ba jelaskan !!" ucap Raja setelah duduk manis berbaris dengan kedua adik nya.


“Baiklah” jawab Zahran.


“Begini sayang SHOLAT  itu adalah tiang agama dan amal ibadah kedua yang akan dihisab oleh Allah Subhanahu wa ta’ala di hari akhirat setelah iman. Sholat juga termasuk rukun Islam. Sehari semalam diwajibkan sholat lima waktu.”

__ADS_1


“Namun, manusia sering menunda atau bahkan melalaikan sholat dengan alasan sibuk. Padahal menunda sholat termasuk dosa besar.Dalam Alqur’an Surat Maryam ayat 59, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا


Artinya : “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.”


Jika kamu berat dengan pekerjaan, tapi kamu mengaggap ringan dengan sholatmu, maka kamu adalah orang yang merugi. Ketahuilah pekerjaan atau kesibukan yang kita jalankan sekarang berasal dari Allah SWT.


Allah SWT menitip kan ke kita karena Allah percaya bahwa umatNya tidak akan melupakanNya.


Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa terdapat sholatnya orang munafik yaitu dengan menunda atau mengulur waktu sampai pada batas waktunya.


Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


تِلْكَ صَلاَةُ الْمُنَافِقِ يَجْلِسُ يَرْقُبُ الشَّمْسَ حَتَّى إِذَا كَانَتْ بَيْنَ قَرْنَىِ الشَّيْطَانِ قَامَ فَنَقَرَهَا أَرْبَعًا لاَ يَذْكُرُ اللَّهَ فِيهَا إِلاَّ قَلِيلاً


Artinya : “Itulah sholatnya orang munafik, duduk santai sambil lihat-lihat matahari. Hingga ketika matahari telah berada di antara dua tanduk setan (menjelang terbenam), dia baru mulai sholat, dengan gerakan cepat seperti mematuk 4 kali. Tidak mengingat Allah dalam sholatnya kecuali sedikit. (HR. Muslim 1443 & Ahmad 11999).”


 “Jadi Begitu sayang penjelasan nya, bahwasanya menunda sholat adalah dosa yang sangat besar” ucap Zahran setelah menjelaskan kepada ketiga anak nya beserta istrinya.


“Terus ada hukuman nya tidak Ba ??” tanya si kecil Raja.


“Tentu saja sayang, orang yang sering menunda sholat hukuman nya adalah yang pertama, akan mendapat dosa besar, kedua akan mendapat celaka dan kehancuran, ketiga


mengalami kerugian, dan yang ke empat akan di masukkan kedalam neraka” ucap Zahran setelah nya dia dapat melihat wajah ketakutan dari ketiga anak nya.


“Astaghfirullah” gumam Zahran


“celem ya Ba, mulai cekalang adek tidak mau lagi menundah cholat” ucap Adel.


“Bagus sayang, anak bunda memang soleh dan solehah” balas Zenia sambil mengelus kepala anak perempuan nya yang masih tertutup mukena.


“Terus bagaimana Kakak Ar apa masih berniat untuk menunda sholat ??” tanya Zahran.


“Tidak Ba, maafkan Kakak” jawab Arda menunduk.


“Jangan minta maaf sama Baba, tapi mohon ampun lah sama Allah ya sayang" Zahran berkata dengan sangat lembut.


“Iya Ba”


“Sini semuanya mendekat, peluk Baba” pinta Zahran.


Dan seketika Zenia, Raja, Arda dan Adel mendekat, mereka berpelukan bersama, salah satu Art yang melintas disana terharu melihat keharmonisan keluarga itu.


Allaahumma innii as-alukal ‘aafiyata fiddunyaa wal aakhirati. Allaahumma as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyata fii diinii wa dunyaa wa ahlii wamaa lii.


Artinya:


Ya Allah, sesungguhnya saya meminta kepada-Mu sehal wal ‘afiyat di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya saya meminta kepada-Mu maaf dan sehat wal ‘afiyat pada agamaku, dan duniaku, dan keluargaku, dan harta bendaku.


Doa Zahran dalam hati, kemudian dia mencium kepala sang istri dan mengelus perut Zenia yang saat ini sudah tumbuh kembali calon anak nya.


*****

__ADS_1


Like-------KOMEN.....


__ADS_2