
Gibran dan Zara lagi berada di terminal, mereka akan menaiki Bus untuk pergi ke kota D, setelah berunding panjang akhirnya mereka berdua pergi ke kota D dan akan menemui Zenia.
“Tapi aku takut mas, aku takut kalau kak Nia tidak akan memaafkan aku” ucap Zara lirih.
“Percayalah padaku, Zenia bukan orang yang seperti itu, bukan nya kalian berdua sudah bersama sejak kecil ?? harus nya kamu lebih memahami karakter dia” jelas Gibran.
Iya Zara akan memminta maaf kepada Zenia atas semua yang telah dia lakukan, dia sadar selama ini dia hanya iri kepada Zenia, tidak seharusnya dia bersikap seperti itu.
Flasback On__.
Setelah sudah jauh dari gedung tua itu, Zara dan Gibran memutuskan untuk pergi ke hotel, karena hari juga sudah sangat soreh, di tambah Gibran sangat lelah akibat perjalanan jauh.
Mereka memesan kamar hotel 2, dan saat malam nya Zara menemui Gibran, disana Gibran masih diam.
“Mas maafkan aku !!” ucap Zara menyesal.
“Jika kamu benar-benar menyesal silahkan meminta maaf juga kepada Zenia dan keluarganya” pinta Gibran, dan masih tak mau memandang ke arah Zara.
“Tapi....”
“Tapi apa ?? kita berdua sudah sangat salah Ra sama mereka terutama kepada Zenia, tidak kah kamu menyesal atas kelakuan kamu kepadanya ?? selama kamu hilang tak ada kabar Nia serta kedua orang tuanya mencari keberadaan kamu, tapi mereka tidak menemukan mu, Percayalah Ra mereka sangat menyayangi kamu” ucap Gibran lagi.
“A..apa jadi selama ini mama dan papa mencari aku ??” sunggu kenyataan itu membuat Zara tak bisa menahan air matanya, sunggu berdosa dirinya telah membenci mereka yang tidak bersalah, harusnya Zara bersyukur mereka mau merawat Zara selama ini, coba kalau Zara tidak di adopsi mungkin saja Zara tidak akan pernah merasakan hidup enak.
“Mari kita perbaiki semuanya Ra” ajak Gibran.
“Tapi aku takut mereka tidak mau menerima ku lagi mas” kata Zara lirih, tentu saja dia takut kalau keluarga Zenia tidak mau menerima kehadiran dirinya, selama ini dia sudah sangat jahat kepada Zenia, dia telah merebut suaminya, hingga berusaha melenyapkan anak yang ada di kandungan Zenia.
“Mereka pasti akan menerima kamu lagi, percaya padaku” lagi-lagi Gibran meyakinkan.
“Kalau mas bagaimana ?? apa mas mau menerima ku lagi sebagai istrimu ??” kini pertanyaan Zara di ajukan kepada Gibran, tapi Zara sudah yakin Gibran pasti tidak akan mau menerima dirinya lagi.
“Entahlah Ra, tapi aku mohon beri aku waktu !! jika Allah berkehendak kita pasti akan menjadi pasangan suami istri lagi, aku juga sedang memperbaiki diriku, memohon ampunan atas apa yang selama ini aku lakukan, meninggalkan keluargaku, hingga aku menyakiti istriku” ucap Gibran.
Benar saja selama 6 bulan berada di negara orang Gibran merenungi semua kesalahan nya, apalagi dengan kejadian dimana Zara ingin mencelakai Zenia tapi mala dia sendiri yang kena, akan kah itu Azab buat dia ?? Gibran merasa bersalah, hingga selama disana dia benar-benar menekuni ilmu Agama, memohon ampunan atas apa yang telah dia lakukan.
“Baik lah mas, Zara mau memperbaiki semuanya” ucap Zara tersenyum
Flasback Off.
Kini Gibran dan Zara sudah menaiki Bus menuju ke kota D, selama perjalanan Zara tampak gelisah, dia takut sampai disana Zenia akan mengusir dirinya atau bahkan memasukan nya kedalam penjara.
__ADS_1
3 jam kemudian mereka telah sampai di kota D, Gibran dan Zara turun, Gibran langsung mencari taksi untuk mereka menuju ke rumah Zenia.
“Ayo Ra !!” ajak Gibran.
“I..iya mas” Zara tampak sangat gugup, ketakutan nya benar-benar membuat dia berkeringat dingin, Gibran menyadari kalau saat ini Zara takut.
“Tenang tidak akan terjadi apa-apa, semuanya akan baik-baik saja” Gibran kembali meyakin kan Zara.
Zara pun masuk kedalam Taksi, setelah Gibran memberi tahu alamat rumah Zenia sopir taksi segera melajukan mobilnya.
Tidak lama kemudian mereka telah sampai di Rumah Zenia, Zara kembali ragu, tapi Gibran terus meyakinkan kalau Zenia pasti akan menerima nya.
Gibran menghampiri Satpam di rumah Zenia, setelah memberi tahu kalau Zara ingin bertemu Zenia satpam yang bernama pak Ujang itu langsung mempersilahkan mereka berdua masuk.
“Assalamualaikum” ucap Gibran saat di depan pintu.
“Walaikum salam” tak lama ada sahutan dari dalam, Zara kembali ketakutan setelah mendengar suara itu, dia yakin suara itu adalah suara Zahran suami Zenia.
Benar saja Zahran keluar, dia begitu kaget melihat Gibran datang, Zahran belum mengetahui keberadaan Zara, karena dia bersembunyi di balik punggung Gibran.
“Loh Gibran !! mari silahkan masuk!! kenapa tidak mengabari dulu ??” tanya Zahran sembari mempersilahkan Tamunya masuk.
“Maaf mas, Tapi Gibran kesini ingin membawa seseorang” ucap Gibran.
“Ra” panggil Gibran pelan.
Zara menggeser tubuhnya hingga dia berhadapan dengan Zahran, Zara masih menunduk tak berani menatap Zahran.
“Astahhfirullah Zara” pekik Zahran tak percaya. Bagaimana mungkin seseorang yang selama ini istrinya cari sekarang ada di hadapan nya.
Tapi melihat keterkejutan Zahran membuat Zara takut, dia pikir kalau Zahran pasti akan membenci dirinya.
“Sayang” panggil Zahran kemudian.
Mendengar Zahran memanggil Zenia kembali membuat nyali Zara menciut.
Tidak lama Zenia keluar.
“Ada apa By ??” tanya Zenia, rupanya dia belum menyadari ada Zara di hadapan nya.
“Lihat siapa yang datang !!” pinta Zahran.
__ADS_1
Zenia langsung melihat ke depan, dia begitu kaget melihat Gibran dan Zara, melihat tatapan dari Zenia, Zara langsung berlutut memohon ampun kepada kakak angkat nya itu.
“Ampuni aku kak !! maafkan semua kesalahan ku !! Hiks, hiks hiks” ucap Zara memohon.
Sementara Zenia masih kaget, dia belum bisa mencerna semuanya, tapi perlahan air mata nya jatuh di pelupuk matanya.
“Zara adik ku” ucap Zenia pelan.
Dia kemudia melihat adik nya telah berlutu di kakinya, Zenia pun langsung mengangkat tubuh adik nya, setelah berhadapan Zenia langsung memeluk erat Zara, menumpahkan rasa rindunya selama ini.
“Kakak sangat merindukan kamu dek” ucap Zenia
Begitu berdosa Zara kepada Zenia setelah apa yang telah dia lakukan selama ini, Zenia mangatakan rindu kepadanya, Zara semakin menangis di pelulan kakak nya.
“Maafkan aku kak” Zara hanya mampu untuk mengatakan itu.
“Tidak ini bukan salah kamu sayang, mari kita lupakan semuanya” sungguh terbuat dari apa hatinya Zenia, hingga begitu mudahnya dia untuk melupakan semuanya.
Itukah kakak yang selama ini di sakiti oleh Zara ??bahkan hampir saja kehilangan anak mereka karena ulah nya.
“Sayang kita masuk dulu !! nanti kamu capek berdiri terus” ajak Zahran kemudian, karena dia khawatir kalau Zenia terus berdiri.
Kini mereka telah duduk di ruang keluarga, lagi-lagi Zara teringat akak kesalahan nya.
*
*
*
**Like
Komen
Vote**.
***Udah ya rencana balas dendam nya gak jadi, author akan buat Zara berubah, tapi tenang Gibran dan Zara tidak akan menikah lagi.
kalau ada yang komen Thor buat Gibran dan Zara dapat karma nya !!
hehe bukan kah Zara sudah dapat karma nya, dan untuk gibran walaupun tidak author jabarkan pasti kalian punya pemikiran masing-masing kan gimana kehidupan Gibran setelah pisah dari Zenia.
__ADS_1
jadi author udah bosen dengan konflik nya, tapi nanti ada kok konflik baru di akhir cerita.
Tinggal beberapa episode lagi guys, novel ini akan end***..