System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 104


__ADS_3

"Ya udah deh, kamu untuk sementara di rumah aku aja, sampai polisi menangkap para pelakunya," saran Ferzo.


Murid itu terdiam dan berpikir. Seharusnya para murid-murid dari sekolah tidak akan tahu di mana rumah Ferzo.


"Baiklah, maaf merepotkan mu," ucap murid itu.


"Tidak apa-apa. Siapa namamu?" tanya Ferzo.


"Oh ya, perkenalkan, nama ku Yuse dan ini teman ku namanya Dandi," ucap murid yang bernama Yuse memperkenalkan diri.


"Oh, aku Ferzo. Ya udah, ini waktunya pulang, ayo pulang ke rumah ku. Kalian pergi sekolah menggunakan apa?" tanya Ferzo.


"Pake motor," jawab Yuse.


"Ya udah, kalian ikut aku dari belakang saja nanti," ucap Ferzo.


"Buat para murid-murid, saat pulang sekolah kalian harus hati-hati, takutnya jika nanti bertemu di jalan mereka pasti akan melukai kalian. Kalau kalian takut pulang sendiri, telpon orang tua kalian ya," ucap guru dari pengeras suara.


Banyak murid yang belum pulang dan memilih untuk menelpon orang tuanya.


"Eh, aku telpon orang tuaku aja kali ya?" ucap Yuse.

__ADS_1


"Terserah kamu sih, gimana baiknya, hanya saja setidaknya rumah ku tidak tahu oleh mereka, sedangkan rumah orang kamu pasti mereka tahu," ucap Ferzo.


"Ya udah, aku ikut kamu saja deh," jawab Yuse mengangguk.


"Kamu?" tanya Ferzo melihat ke arah Dandi.


"Eh, hm … iya aku ikut," ucap Dandi terlihat gugup. Lalu ia tersenyum. jika di lihat ia seperti sedang menyembunyikan sesuatu.


"Ya udah, ayo. Tapi aku ada urusan ke hotel dulu sih, jadi biar aman, motor kalian tinggal saja di sekolah, ikut saja dengan ku," saran Ferzo.


"Hm boleh juga tuh, lumayan jalan-jalan pake mobil mewah," ucap Yuse. Mereka pun beranjak dari dari tempat duduknya dan berjalan menuju parkiran.


Ferzo melihat Syahila sedang berdiri di tidak jauh dari mobil Ferzo.


"Ferzo, aku takut banget pulang sendiri," ucap Syahila khawatir.


"Ya udah, kamu ikut aku aja ya, aku ma ke hotel dulu, nanti baru antar kamu ke cafe," ucap Ferzo.


"Iya." angguk Syahila.


"Pak, motor ku dan punya teman ku ini tinggal di sekolah saja ya, kami pulang naik mobil," ucap Yuse kepada penjaga sekolah.

__ADS_1


"Iya, kalian hati-hati pulangnya," ucap penjaga itu.


"Iya Pak." angguk Yuse. Mereka pun masuk ke dalam mobil.


Perlahan-lahan mobil pun meninggalkan sekolah dan kemudian mobil pun melaju di jalanan.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Ferzo mencari alamat tujuannya yaitu hotel miliknya. Itu berada tidak jauh dari tempat cafenya hanya berjarak 30 meter saja dari cafe milik Ferzo.


"Hotel ku nggak jauh dari cafe, kita bisa sekalian ke sana," ucap Ferzo.


Ferzo melihat Dandi dari kaca depannya, ia terus saja melihat ponselnya, meskipun ia tidak mengirimkan pesan tapi entah apa yang ia lihatnya, video juga tidak.


"Hm … itu … kamu kenapa mau nolongin aku?" tanya Yuse.


"Kitakan satu sekolah, lagian kita juga satu kelas dan hanya beda lokal saja, jadi semua satu sekolahan adalah teman. Lagian seramai itu nanti ngerokok kamu, habislah kamu," ucap Ferzo.


"Iya juga sih, mudah-mudahan secepatnya polisi bisa menanganinya," ucap Yuse berharap.

__ADS_1


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di hotel milik Ferzo yang mewah.


__ADS_2