System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 80


__ADS_3

Pria itu sangat terkejut mendengarnya ucapan Ferzo. Ia menatapnya dengan saksama.


"Pemilik rumah ini ya aku, kamu mencari wanita yang mana lagi, nggak ada wanita di rumah ini," ucap pria itu berdalih.


"Tidak! Dia dulu pernah ke sini dan aku melihatnya, tapi sekarang aku tidak melihatnya lagi, apa jangan-jangan kamu sudah membunuhnya?" tebak Ferzo.


"Kamu … kamu siapa! Pergi kamu dari rumahku!" hardik pria itu.


"Ternyata benar kau yang sudah membunuhnya," ucap Ferzo. Pria itu berlari masuk ke dalam rumah dan ingin menutup pintu, Ferzo menahan pintu itu agar ia bisa masuk ke dalam rumah tersebut.


Mereka saling dorong mendorong pintu tersebut, Ferzo menambah kekuatannya dan ia pun bisa membuka pintu itu dan membuat pria itu terjungkal.


Ferzo menangkap kerah baju pria itu menggenggamnya dengan erat dan menghimpit kaki pria itu.


"Dimana tubuhnya kau buang hah!" hardik Ferzo.


"Aku … aku tidak tahu! Bagaimana aku bisa tahu, di menghilang begitu saja, aku sudah melaporkannya kepada polisi tapi belum di temukan," jawab Pria itu.

__ADS_1


Ferzo terdiam, akan tetapi ia tak mudah percaya begitu saja, pria itu memegang tangan Ferzo agar Ferzo melepaskannya.


"Jangan bohong! Aku tidak mudah di bohong seperti para polisi polisi itu, katakan di mana kau bunga tubuhnya atau aku akan menguburku hidup-hidup," ancam Ferzo.


"Tidak! Aku tidak akan mengatakannya!" teriak pria itu. Seketika ia terdiam, tanpa sadar ia mengakui perbuatanya.


"Oh, kau sudah mengaku rupanya jika kau adalah pembunuhnya, kalau begitu beri tahu aku secepatnya," ucap Ferzo.


"Kau siapa memangnya? Apa kau selingkuhan wanita ****** itu! Kenapa kau mencari-carinya!" hardik pria itu.


Tiba-tiba saja, seorang wanita cantik masuk ke dalam rumah.


"Hey! Apa-apaan ini!" teriak wanita itu. Ia mengambil pas bunga dan melemparnya ke arah Ferzo, Ferzo menghindarinya dan pas itu pecah di lantai.


"Ayo cepat sekarang kita lari!" teriak pria itu.


Saat mereka ingin lari, bayangan itu berdiri di depan pintu dan membuat mereka terkejut dan berhenti perlahan-lahan mundur kembali kebelakang.

__ADS_1


"Aaaaaaaa … hantu!" teriak wanita itu memeluk pria tersebut.


"Tubuhku! Kembali kan tubuh ku." terdengar suara yang menyeramkan, suara tangisan yang memilukan.


"Sayang, bagaimana ini? Istri kamu datang dalam bentuk hantu," ucap wanita itu ketakutan.


"Jangan takut, dia hanyalah bayangan, dia tidak bisa melukai kita," ucap pria itu.


"Dia tidak bisa, tapi aku bisa," ucap Ferzo menangkap pria itu membalikkan tubuhnya kebelakang dan menahannya dengan kuat di lantai.


"Lepaskan dia!" teriak wanita ingin membantu pria itu, akan tetapi bayang itu muncul di hadapan wanita itu dan membuatnya mundur ketakutan dan gelagapan.


"Jangan! Jangan sakiti aku, aku … aku tidak bersalah!" teriak wanita itu gemetaran dan menutup wajahnya yang ketakutan itu.


Bayangan itu membentuk seorang wanita yang berumur 40 tahun.


"Ingatan ku sudah kembali lagi dan aku ingat jika kau adalah pelakor, kau yang sudah menghasut dia untuk membunuh ku, agar kau bisa menguasai harta rumah ini, kau kiri dirimu siapa! Hanya wanita rendahan saja yang ingin merangkak menjadi orang kaya. Dan bodohnya dia membunuh ku, dasar bejat kalian!" teriak bayangan itu murka.

__ADS_1


__ADS_2