System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 41


__ADS_3

Ferzo melihat seorang memakai baju jaket hitam dan kepala ia tutup dengan penutup kepala jaket itu jadi tidak tahu apa dia perempuan atau laki-laki, tapi jika di lihat tubuhnya ia sangat kurus dan tak berdada, atau dia perempuan karena saking kurusnya ia tak punya dada.


Tubuhnya tinggi kira-kira 150 cm, ia melipat tangannya masuk kedalam jaket seperti menyembunyikan sesuatu.


Ferzo mengikutinya orang itu dengan jarak 3 meter darinya.


Ferzo bersenggolan dengan seorang pria dan ia terjatuh, tak sengaja ia minat kebelakang dan ternyata ada seorang wanita yang memakai baju berwarna ungu tua ingin menancapkan pisau kepada salah satu pria yang sedang duduk berdua dengan seorang wanita berambut lurus dan sangat cantik.


"Sial! Aku salah orang," ucap Ferzo berlari dengan cepat dan menangkap kedua tangan wanita yang memegang pisau itu dan menahan nya dengan kuat.


"Lepaskan pisau mu!" teriak Ferzo.

__ADS_1


Semua mata memandang ke arah Ferzo dan wanita itu, polisi pisau itu di atas dan ingin menancapkan ke arah Ferzo.


Semua orang menjerit ketakutan dan sebagian orang memilih pergi dari tempat itu.


"Lepaskan!" bentak Ferzo dengan membelalakkan matanya.


"Aku tidak akan melepaskannya sebelum aku bisa membunuh suami pengkhianat itu!" terima wanita itu dengan mata memerah dan berurai air mata.


"Kau suaminya?" tanya Ferzo ke arah pria yang tadi ingin di bunuh oleh wanita tadi, karena pisau sudah di amankan, orang-orang datang mendekat dan berkeliling bak pertunjukan seru.


Pria itu terdiam dan menatap wanita itu menangis.

__ADS_1


"Jika ada masalah kau bicaralah padanya, jika tidak ada lagi cinta tidak ada yang perlu di pertahankan lagi rumah tangga dari pada menimbulkan sakit hati yang berujung kematian," ucap Ferzo menatap pria itu. Alila dan kedua temannya datang mendekat dan melihat Ferzo di antara keramaian itu dan menyaksikan ke kerenan Ferzo.


"Kau anak kecil jangan ikut campur," ucap Pria itu menatap Ferzo.


"Bahkan aku lebih dewasa dari mu, jika bukan karena aku, kau sudah lama mati, kau seharusnya berterima kasih. Ya udah kalau begitu ku kembalikan pisau ini dan bunuh saja dia," ucap Ferzo melempar kembali pisau itu ke hadapan wanita itu, tapi Alira berlari dan mengambil kembali pisau itu.


"Kamu ini bagaimana jika di benar-benar membunuhnya," omel Alila.


"Ya ampun, aku tadi cuma ngetes aja kok, kalian dia mau ambil aku ambil duluan kok," sahut Ferzo. Alila mengkerucutkan bibirnya.


"Kau tidak bisa seperti ini! Kau sudah mengkhianati ku, kita baru saja menikah 7 bulan dan kau sudah berjalan dengan wanita lain!" teriak wanita itu dengan berurai air mata.

__ADS_1


"Sudah aku katakan jika aku tidak menyukai mu, pernikahan ini juga terpaksa, aku tidak mencintai mu sama sekali, kau saja yang datang mengejarku, jika bukan karena orang tua ku yang memaksa ku maka aku tidak akan ada pernikahan ini, aku lebih mencintai dia, kamu itu bukan siapa-siapa ku, pernikahan kita hanyalah sebuah coreta di atas kertas!" hardik pria itu.


__ADS_2