
"Ye, mana bisa begitu, aku udah sayang sama mereka," jawab Ferzo sambil melihat anabulnya itu dengan kasih sayang.
"Ya sudah, makanya aku akan main ke rumah kamu saja kalau aku kangen mereka," ucap Alila.
"Oke, ini juga sudah malam, kalau begitu aku pulang dulu ya," ucap Ferzo berpamitan.
"Oke," jawab mereka.
Ferzo pun masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya ke arah jalan pulang.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda mendapatkan penambahan saldo sebesar 4.000.000]
[Selamat Anda mendapatkan 10 poin]
[Selamat Anda mendapatkan Reward saham 60 persen di perusahaan MT]
Selamat Anda mendapat penambahan saldo reward dari 60% saham MT sebesar 80.000.000
[Selamat Anda naik level]
[Level kekayaan 13]
Poin [100]
__ADS_1
Pengalaman [40]
Reward [saham 60% MT grub]
Saldo [139.900.000]
"Waw ... saldo makin banyak aja, hm ... apa aku investasi lagi nggak ya?" tanya Ferzo berpikir.
Ferzo pun memilih untuk pulang saja.
***
Sesampainya di rumah, Ferzo melihat Syahila di depan rumahnya.
Ferzo bergegas keluar dari mobil dan menghampiri Syahila.
"Kan nggak ada nomor kamu," ucap Syahila tersenyum.
"Eh benar juga." angguk Ferzo baru ingat. "Kamu udah lama di sini? Ayo masuk dulu," ajak Ferzo membuka pintu rumahnya dan pintu terbuka otomatis.
Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah.
"Ayo duduk dulu, kamu sudah makan belum?" tanya Ferzo berdiri di belakang sofa.
"Sudah." angguk Syahila.
"Makan lagi ya, aku juga belum makan, aku pesankan makanan aja ya, kamu tunggu di sini, aku ambilkan minuman dulu," ucap Ferzo buru-buru ke dapur.
__ADS_1
Ia mengambil ponselnya dan memesan makanan.
[Ding]
[Pesanan Anda di siapkan, akan segera di antarkan]
Ferzo mengambil 2 gelas panjang dan satu teko air putih dan meletakan di atas Napan lalu membawanya ke ruang tamu.
"Maaf ya, cuma ada air putih aja." Ferzo meletakkan Napan di atas meja dan ia pun duduk di sofa.
"Oh iya, kok aku nggak lihat Comot dan Cimot," ujar Syahila melihat ke kiri dan kanan.
"Iya juga ya. Oh iya, mereka masih ada di dalam mobil, untung kamu ingatkan, kalau tidak mereka akan tidur di dalam mobil." Ferzo berjalan keluar dari rumah dan menuju mobilnya.
Ia membuka pintu mobil dan mendapati kedua bocah itu sudah melengkungkan tubuhnya tidur bersama.
Ferzo mengangkat kedua anaknya itu dan memeluknya, ia menutup pintu mobil dan kembali ke rumah.
"Mereka sudah tidur rupanya," ucap Syahila tersenyum. Ferzo memberikan Comot kepada Syahila dan ia memeluknya. Sedangkan Cimot Ferzo yang pegang.
"Oh ya, kamu ke sini ada sesuatu?" tanya Ferzo mengangkat alisnya.
"Oh iya, aku mau kembali baju kamu yang kemaren aku pinjam, terima kasih banyak ya udah pinjamin aku, udah ajak Ibuku makan bersama, udah nyelamatin aku, terima kasih untuk semuanya," ucap Syahila tersenyum penuh harapan.
"Kenapa kamu kembalikan? Kalau cocok mah untuk kamu aja, tapi kalau nggak cocok ya udah nggak apa-apalah kembalikan lagi. Dan juga kamu kenapa repot-repot ke rumah ku, kamu ke sini naik apa?" tanya Ferzo.
"Hm ... tadi aku naik angkot," jawab Syahila memutar bola matanya, padahal ia ke rumah Ferzo jalan kaki.
__ADS_1