
"Oh, bagaimana aku akan mempertanggung jawabkan perbuatan ku?" tanya Ferzo menyengir. Ternyata mendapatan 10x lipat hari ini akan berhasil. Yusen akhirnya terpancing juga datang ke sekolah, jika tidak, ia akan repot-repot datang ke perusahaannya.
"Beraninya kamu mempermalukan anakku dan mempermalukan aku di depan orang banyak dan juga videonya sudah menyebar, aku harap kamu memberi klarifikasi kepada khalayak untuk meredamkan masalah ini," jawab Yusen.
"Anda adalah orang yang banyak kenalan, kenapa tidak si redam saja video itu?" tanya Ferzo merapatkan jari jemarinya dan meletakkan di atas meja. Ia memajukan tubuhnya ke depan.
"Aku sengaja tidak melakukan apa pun agar kau mau meminta maaf di depan konferensi pers hari ini juga, aku tidak mau nama ku buruk oleh perlakukan mu! Dasar anak tak tau diri!" denggus Yusen kesal.
"Taukah Anda kenapa video itu bisa viral? Tidakkah Anda bertanya dulu apa kesalahan anak Anda padaku? Jika aku melaporkan ini pada polisi, sudah pasti Yun sudah di tangkap dan aku bisa melaporkan atas nama pencemaran nama baik. Aku justru menyuruh Anda datang ke sini untuk mempertanggung jawabkan perbutan Yun pada ku, sekali pun Anda orang terpandang dan banyak uang, aku juga tidak takut," ucap Ferzo menaikkan sudah bibirnya.
__ADS_1
Brak!
Yusen menghentakkan tangannya di meja dengan keras.
"Kurang ajar! Memangnya kamu siapa berani melaporkan anakku ke polisi! Jika kau sudah tahu jika aku adalah orang terpandang lalu untuk apa kau melakukan itu, kau hanya orang biasa jadi jangan macam-macam dengan ku, jika kau berani melaporkan pada posisi aku juga akan melaporkannya balik, kau hanya orang kerdil tidak akan di pandang," ucap Yusen menatap tajam Ferzo.
"Oh ya? Siapa bilang aku bukan orang terpandang? Aku adalah CEO perusahaan MT. Dan juga aku punya Video jika anakmu mengacak-acak cafe ku, aku punya bukti dan banyak saksi jika tidak percaya, nih aku perlihatkan," ucap Ferzo mengambil ponselnya lalu memutar videonya.
"Heh! Tidak tahu Video ini kamu ambil dari mana? Ini tidak bisa membuktikan jika ini adalah tempat mu," ucap Yusen tersenyum sinis.
__ADS_1
"Sekali pun jika ini bukan tempat ku, tapi pantasakah anak orang kaya sepertinya merusak makanan di mana di luar sana masih banyak yang kelaparan, Anda juga akan di tandai tidak mendidik anak dengan baik, sama saja jika nama Anda juga akan tercemar, jadi bagaimana menurut Anda?" Ferzo mematikan videonya lalu menyimpannya kembali.
"Kau ingin melawan ku ya!" hardik Yusen.
"Kenapa aku tidak berani, bagaimana jadinya jika aku sebar video ini ya? Aku bahkan ada 5 video yang lagi dari rekaman Cctv," ucap Ferzo meletakkan tangannya di dagu sambil berpura-pura berpikir.
"Katakan apa yang kau inginkan," ucap Yusen berusaha sabar meskipun ia sangat emosi. Tapi nama baiknya di pertaruhkan di sini.
"Ganti rugi, semua bahan makanan di cafe ku tidak murah, semuanya berkualitas tinggi dan juga para pegawai ku juga capek membereskan kekacauan yang di buat oleh anak Anda," ucap Ferzo mulai melancarkan aksinya.
__ADS_1
'Lihat saja kau anak kecil, aku akan mengikuti permintaan mu kali ini, nanti akan ku selesai kan kau nanti,' batin Yusen geram.