System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 131


__ADS_3

Triring! Triring!


Triring! Triring!


Ponsel milik Ferzo pun berdering, Ferzo melihat namanya yang ada di ponsel miliknya, dan itu adalah Syahila.


"Halo Syahila."


"Halo juga Ferzo, kamu di mana? Kok kamu nggak ada di sekolah?" tanya Syahila.


"Hm … itu maaf, aku ada urusan mendadak, jadi tidak bisa datang ke sekolah, jadi sekarang sudah pulang sekolah?" tanya Ferzo.


"Sudah, kamu di mana sekarang?" Syahila balik bertanya.


"Aku sedang berada di restoran ku, ada sedikit masalah tadi, tapi sekarang aku akan pulang."


"Oh baiklah, aku juga akan langsung ke cafe mu, ya sudah kamu pulang dan istirahat lah aku pergi dulu ya," ucap Syahila.

__ADS_1


"Oke! Kamu hati-hati di jalan ya. Kalau ada apa-apa beri tahu aku," ucap Ferzo.


"Oke!" panggilan pun di putuskan. Ferzo pun pergi dari restorannya dan masuk ke dalam mobilnya.


Ferzo pun melajukan mobilnya menuju kembali ke rumahnya. Setelah sampai di rumah, Ferzo pun merebahkan tubuhnya, ia merasa kelelahan dan tertidur.


Beberapa jam tidur, terdengar suara bel rumah berbunyi.


Ting Tong!


Ting! Tong!


"Ferzo, kamu sudah pulang ya? Oh ya kamu lupa ya tadi pagi Papa mengundang kamu makan siang, jadi aku menjemput mu," ucap Alila tanpa basa basi.


"Oh iya maaf aku lupa, ya udah pergi sekarang," ucap Ferzo mangut-mangut karena ia masih dalam mode mengantuk dan melangkahkan kakinya ingin menuju mobilnya.


"Tapi … baju mu," ucap Alila melihat Ferzo yang masih memakai seragam sekolah.

__ADS_1


"Oh iya, aku mandi dulu, masuklah." Ferzo masuk kembali ke dalam rumahnya dan ia masuk ke dalam kamar.


Tidak tahu apa yang di pikirkan oleh Alila, ia juga ikut masuk ke dalam kamar Ferzo dan memeluknya dari belakang.


"Ferzo, aku mencintai mu, aku sangat mencintai mu, mau kah kau menjadi kekasih ku? Saat ini jika kau ingin melakukan sesuatu pada ku aku pasrah, aku akan melayani mu," ucap Alila sambil memejamkan matanya dan meraba dada Ferzo.


Ferzo terdiam sesaat, di hatinya sudah ada seseorang, ia tidak ingin ada lagi orang di hatinya. Saat ini ia hanya menghargai wanita lain, itu saja.


Ferzo memegang tangan Alila dan melepaskan dari dekapannya.


"Maafkan aku Alila, di hati ku sudah ada seseorang yang aku sukai, aku dan kamu hanyalah sebatas teman, aku tidak ingin menyakitinya karena ada wanita lain lagi," ucap Ferzo sambil membalikkan badannya melihat ke arah Alila dengan tatapan datar.


Meskipun tidak ingin menyakiti hati Alila, tapi ia harus mengatakannya dari pada Alila terus berharap padanya.


"Siapa wanita itu? Wanita yang ada tadi pagi? Syahila?" tanya Alila terlihat gelagapan.


Ferzo tidak menjawabnya, sekiranya Alila sudah mengerti maksudnya.

__ADS_1


"Apa kelebihan yang dia miliki hingga kau menyukainya dan melepaskan ku? Apa kurangnya aku Ferzo, aku mencintai dengan sepenuh hati ku, akan ku berikan apa yang kau mau termasuk harga diri ku, karena aku sangat ingin bersama mu Ferzo, katakan apa yang harus aku lakukan agar kau mencintai ku?" tanya Alila berharap.


"Aku tidak ingin kau berubah menjadi apa pun, jadilah dirimu sendiri saja, karena itu akan melelahkan jika menjadi orang lain" jawab Ferzo.


__ADS_2