System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 129


__ADS_3

Ferzo mengklik gambar CCTV.


Pembelian CCTV


Ding Ding


Poin Anda di kurang 10 poin


Sisa poin Anda 210


Saldo Anda di kurang 100.000


Saldo [712.300.000]


[Apa Anda yakin ingin mengambilnya?]


[Ya]


[Tidak]


Ferzo meng-klik tulisan [Ya]

__ADS_1


Ferzo pun mengambil cctv tersebut, cctv itu sangat kecil dan itu ia pun menempel di dinding tanpa sepengetahuan para koki.


Setelah menempel itu Ferzo pun keluar dari dapur tersebut.


Ferzo duduk di kursi depan dan ia pun mengeluarkan ponselnya dan ia pun melihat di layar ponselnya.


Setelah beberapa menit tidak terjadi apa pun. "Mungkinkah hari ini ia tidak melakukan apa pun? Ya sudahlah besok aku akan melihatnya," ucap Ferzo ingin memutuskan koneksinya tapi sekilas ia melihat seorang koki berjalan, tapi ponselnya terlanjut mati.


Karena penasaran, Ferzo menghidupkan kembali ponselnya dan ia melihat jika ada seorang koki yang berjalan mendekati sebuah makanan yang sudah masak.


Makanan itu ia masukkan garam yang banyak dan dan ia memasukkan extra bubuk sawi pahit yang banyak.


Ferzo pun berjalan kembali mendekati dapur tersebut dan berjalan ke arah koki yang ia lihat di CCTV tadi dan berdiri di sampingnya.


"Kamu sedang masak apa?" tanya Ferzo tersenyum manis dengan menyipitkan matanya akan tetapi seperti senyuman tajam yang membunuh.


Koki itu sedikit tertegun. Ia menelan air ludahnya dan melihat ke arah Ferzo.


"Ini Tuan, aku sedang masak spaghetti dan daging sapi," jawabnya sedikit gugup.


"Bagaimana rasanya? Apa enak?" tanya Ferzo.

__ADS_1


"Silakan Tuan," ucap koki itu menyalin spaghetti ke dalam wadah lalu meletakkan sumpit ke dalamnya


Ferzo mengambil wadah tersebut. "Ayo ikut aku ke depan sebentar," ucap Ferzo.


"Baik Tuan," jawab koki itu. Mereka pun berjala. ke depan dan duduk di kursi sudut. Ferzo melahap spaghetti itu.


"Masakan mu tidak buruk," ucap Ferzo mengangguk-angguk membuat koki itu itu senang dengan senyum yang mengembang. "Tapi sayangnya sifat mu yang buruk," lanjut Ferzo melepaskan sumpitnya dan terlihat Ferzo membanting sumpit itu ke dalam wadah tersebut membuat koki itu terkejut.


"Maksud Tuan apa?" tanya koki itu pura-pura tidak tahu.


"Kamu tidak usah ngeles, masakan yang tidak enak itu kau yang sudah mencampurkannya, aku tidak tahu apa maksud dan tujuan mu itu sehingga berbuat seperti itu? Perasaan aku tidak pernah memarahi mu atau pun berbuat salah seperti itu sehingga kau tega membuat restoran ku menjadi buruk dan membuat kedua koki itu berkelahi!" ucap Ferzo murka.


"Mana ada saya melakukannya Tuan, saya bekerja dengan porsi saya saja," jawab Koki itu tidak mau mengakuinya.


Ferzo membuka ponselnya dan memperlihatkan gambar dirinya sedang memasukan sesuatu, ia sangat terkejut karena dari yang ia tahu dapur itu tidak ada rekaman CCTV.


"Semua sudah jelas kan! Lebih baik kau katakan apa tujuan mu," ucap Ferzo mengintrogasinya.


"Itu … karena … mereka sangat ahli dan aku hanya tidak ingin mereka bekerja di sini lagi," jawab koki itu menundukkan kepalanya.


"Tapi masalahnya restoran ku kena imbasnya juga!" bentak Ferzo.

__ADS_1


__ADS_2