System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 139


__ADS_3

"Maafkan aku Alila, entah berapa kali aku harus menyakiti perasaan mu, tapi … pilihan ku tetap saja satu, hanya dia. Aku sudah mempertimbangkan perasan ini sejak lama, aku juga sudah berjanji pada hati ini hanya memilih dia. Aku tidak bisa menerima gelang ini, mungkin aku bukanlah orang yang tepat untuk menerima pemberian mu yang berharga ini, pasti ada orang lain yang pantas untuk menerimanya. Yang pastinya bukan aku. Aku kembalikan kotak hitam ini pada mu, semoga saja kau bisa bertemu dengan orang yang tepat," ucap Ferzo menunggu Alila membalikan badannya.


Akan tetapi Alila tak kunjung membalikkan tubuhnya. Air matanya berderai jatuh ke tanah, sakit sekali rasanya hatinya. Itu adalah harapan terakhirnya, tapi harapan itu juga tidak terbalaskan. Matanya sudah tertutup bulir bening membuat matanya kabur. Rasanya ia entah ada di dunia yang mana.


Karena Alila tetap berdiri dan tidak membalikkan badannya, Ferzo meletakan kotak itu di tanah jarak 2 cm dari tumit Alila. Ia pun pergi meninggalkan Alila di taman yang penuh dengan kembang kamboja yang mekar dengan indah.


Ferzo pun kembali masuk ke dalam mobilnya, ia pun pergi meninggalkan taman tersebut.


"Aaaaaaaa!" teriak Alila dengan kuat dan ia langsung berjongkok menangis sejadi-jadinya.


"Ferzoooooooooo! Aku nggak tau kenapa kau hadir dalam hidupku dan membuat semua harapan ku, ku serahkan padamu. Kenapa aku jatuh cinta pada orang yang tidak mencintai ku. Kenapa ...." Alila menangis sesenggukan dan ia duduk di tanah.


Seorang pria datang menghampiri Alila dan mengulurkan tangannya.


"Jika kau ingin menangis tolong jangan di sini, setidaknya ada kursi yang bisa kau duduki," ucap pria tersebut.


Alila menatap pria itu, tapi itu tidak jelas karena matanya tertutup oleh air mata.


Di perjalanan, Ferzo berpikir. Apa ia harus menyatakan perasaannya sekarang ke Syahila agar ia bisa tenang dan juga Syahila sangat cantik, semua orang pasti berlomba-lomba ingin mendapatkannya.

__ADS_1


"Ya malam ini, aku akan menyatakan perasaan ku padanya," ucap Ferzo yakin.


Ferzo pun menelpon sekertaris Joy.


Tuuut! Tuuut!


Tuuut! Tuuut!


"Halo Tuan, ada yang bisa saya bantu?" tanya Joy.


"Buatkan persiapan acara untuk malam ini, aku ingin menyatakan perasaan ku kepada orang yang aku sukai malam ini, buat sebagus mungkin, uangnya aku akan transfer pada mu," ucap Ferzo.


Ferzo pun mengirim uang ke rekening Joy.


[Ding Ding]


[Saldo Anda di kurang 12.000.000]


[Saldo [1.300.300.000]

__ADS_1


"Hm … oke! Semuanya beres, jadi sekarang apa aku ke cafe saja untuk bertemu dengan Syahila?" tanya Ferzo berpikir.


Triring! Triring!


Triring! Triring!


Mendadak saja ponsel milik Ferzo berbunyi dan ia melihat di sana ada nomor baru.


"Halo," jawab Ferzo.


"Halo, apa ini dengan Tuan Ferzo Ananda?" terdengar suara seorang perempuan.


"Ya saya sendiri, ada apa dan dengan siapa?" Ferzo balik bertanya.


"Saya adalah sekretaris July dari perusahaan WS grub milik Anda. Saya menelpon Anda karena ada sesuatu hal yang harus di selesaikan dalam pengalihan perusahaan, bisakah Anda datang ke perusahaan jika Tuan tidak ada kendala."


"Baiklah aku akan ke sana sekaran," ucap Ferzo.


"Baik Tuan, di tunggu kedatangan Anda," ucap Sekretaris July.

__ADS_1


__ADS_2