System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 113


__ADS_3

Pria itu memberikan ponselnya kepada Anita tersebut.


"Ayo bicara!" seru pria itu sambil menjambak rambutnya.


"Ferzo," ucap Syahila menangis.


"Syahila! Kamu di mana? Kamu baik-baik saja kan?" tanya Ferzo panik.


"Aku … aku baik-baik saja … kamu … kamu jangan datang ke sini," ucap Syahila.


"Sial! Yusen! Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang!" teriak Ferzo.


"Ha-ha-ha, kamu hanya anak kecil apa yang bisa kamu lakukan? Ingin menelpon polisi? Aku akan membuat nyawa mereka melayang," ucap Yusen terkekeh.


"Ini adalah dendam di antara kita, untuk apa kau melakukannya kepada mereka! Mereka tidak bersalah!" hardik Ferzo.


"He-he-he, kau tau siapa aku kan? Berani berurusan dengan ku maka semua orang yang ada di sekitar mu akan terkena imbasnya. Jadi jika kau datang ke sini, mereka akan ku lepaskan, jika kau tidak berani datang atau kau membawa polisi maka bersiap-siaplah, aku akan menjadikan mu tersangkanya," ancam Yusen tersenyum sinis.


"Yusen, kau salah mencari musuh, mungkin orang lain akan menurut dan takut pada mu. Tapi aku berbeda dari yang lain, tapi ini adalah keputusan mu, jadi jangan menyesalinya. Aku akan ke sana sendirian, berikan alamatnya mu sekarang," ucap Ferzo datar.


"Kau tinggal datang saja ke cafe mu, maka akan ada orang yang menjemput mu nanti," ucap Yusen.


Ferzo pun masuk ke dalam mobil segera dan langsung melajukan mobilnya menuju cafenya.


"Yusen, jika mereka terluka sedikit pun, aku akan membuat hidup menderita, aku akan membuat mu hidup pun tidak mau lagi, aku akan membuat mu hidup dalam siksaan," ucap Ferzo geram.


Gunakan poin untuk membuat perusahaan Yusen bangkrut

__ADS_1


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%…


20%…


30%…


40%…


50%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.


[Poin Anda di potong 80 poin]

__ADS_1


[Sisa poin Anda 100 poin]


"Kau yang duluan beraksi, kalau gitu aku juga akan beraksi Yusen," ucap Ferzo dengan tekad yang kuat.


Ferzo memutar mobilnya dan ia menuju rumah Yusen sebelum ia pergi ke cafe.


Di rumah itu terlihat sepi, Ferzo mengambil sapu tangan dan menutup wajahnya agar tidak di kenali.


"Kau menculik orang-orang ku, maka aku juga akan menculik keluarga mu juga," ucap Ferzo tak mau kalah.


Karena ini adalah malam dan gelap maka akan memudahkan Ferzo untuk masuk ke rumah Yusen.


Ferzo pun memanjat yang ada lantai 3 itu dan mengintip lewat jendela. Terlihat Yun sedang main game dengan telinga di tutupi handset.


Ferzo masuk dari jendela yang tidak tertutup. Ferzo pun masuk ke dalam kamar Yun.


Yun terkejut saat ada orang masuk ke dalam kamarnya.


"Hey siapa ka …." Ferzo pun langsung menarik baju Yun dan memutar badan Yun lalu memukul kepala bagian belakang Yun membuat ia pingsan.


Ferzo menarik gorden yang terpasang di jendela lalu merobeknya dan mengikat di tubuh Yun dan perlahan-lahan menurunkan tubuh Yun ke tanah.


"Aku akan menangkap istrinya juga," ucap Ferzo.


Ferzo pun keluar dari jendela kamar Yun dan ia pun berpindah ke kamar yang lain melewati dari balkon.


Terlihat dari luar jendela, istri Yusen sedang mengetes beberapa pakaian yang ia dapatkan dari temannya yang baru pulang dari Paris, dengan bercermin di depan cermin sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2