System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 23


__ADS_3

Si peng-hack ingin mengganti kembali namanya tapi itu tidak bisa karena Ferzo yang pegang saat ini, padahal akun itu yang ia gunakan selalu untuk meng-hack orang.


Peng-hack itu kembali membuat akun baru dan meng-inbok akun yang saat ini di pegang Ferzo.


"Hey sialan! Kembalikan aku ku!" [peng-hack]


"Siapa suruh kau meng-hack akun ku, aku bisa membuat apa saja dengan akun mu dan kau akan di tuntut." [Ferzo]


"Sial! Akan aku laporkan kau ke polisi dan aku sudah screenshot buktinya jika kau yang menggunakan akunku." [peng-hack]


"Silahkan saja, aku paling hanya membayar denda untuk keluar, tapi kerjaan mu sebagai hack juga akan terbongkar dan kau akan di penjara kurang lebih 15 tahun lamanya, kalau kau ingin melemparnya dirimu ke penjara aku sudah siap sekarang untuk melambaikan tangan kepadamu." [Ferzo]


"Sial! Benar-benar sial! Diakan bahkan lebih mahir dari ku!" serunya dengan wajah merah padam.


"Hey! Jika kau bilang kau hack yang handal, tapi lihatlah, bahkan akun mu di ganti dan kau malah tidak bisa mengembalikannya." [Yun]


"Bukan aku yang tidak handal, dia yang terlalu licik." [peng-hack]


"Cih! Bilang saja kamu yang lebih bodoh darinya, lebih baik aku mencari yang lain saja." [Yun]


Yun kembali mencari peng-hack yang lain dan ia menyewa peng-hack yang terkenal. Ia terkenal meng-hack berbagai akun, bahkan dia berani meng-hack akun para pejabat. Tapi tidak tahu siapa orangnya. Di akunnya hanya ada nama T.


"Jika kau bisa meng-hack akun yang ini maka aku akan memberi mu 2 juta." [Yun]


"Mana mungkin aku meng-hack dengan harga dua juta, aku mau 5 juta." [T]

__ADS_1


"Baik aku setuju, asalkan kau bisa meng-hack akun dia dan buat status dia mengakui kesalahannya karena menjual barang haram dan menjadi pengedarnya." [Yun]


"Baik, tapi transfer aku uang mukanya dua juta, aku akan bekerja dengan uang yang sudah ada di tangan." [T]


"Bagaimana jika gagal." [Yun]


"Aku sudah 10 tahun menjadi peng-hack, tapi tidak pernah gagal dalam meng-hack akun seseorang, jika tidak mana mungkin aku bisa terkenal." [T]


"Baiklah, aku percaya pada mu, tapi jika kamu gagal, kembali kan uang ku." [Yun]


"Aku jamin ini tidak akan gagal, jangan ragu kemampuanku, jika aku gagal dalam misi kali ini maka aku akan berhenti menjadi peng-hack." [T]


"Baiklah, pegang kata-kata mu. Aku aku akan transfer uangnya sekarang, kau mulailah bekerja." [Yun]


Yun pun mentransfer uang itu kepada T yang terkenal itu, dan T pun mulai bekerja sesuai dengan pekerjaannya.


"Siapa lagi nih yang meng-hack akun ku?" tanya Ferzo menekuk alisnya. Ia pun meng-hack kembali akunnya dan mengembalikan akunnya lalu meng-hack kembali akun milik T, lalu seperti biasa ia mengganti nama akun.


"AKU SI KUCING KECIL LUCU YANG TIDAK MEMAKAI DALAMAN"


Yun dan yang lain tertawa terjungkang lagi, karena namanya.


"Sial! Dia menggantikan namaku!" denggus T kesal, ia ingin menggantikan namanya kembali dan itu malah tidak bisa di ganti.


"Ada apa ini? Kenapa tidak bisa di ganti?" tanya T binggung. Ia terus mencoba mengganti namanya tapi akun itu terkunci.

__ADS_1


"Ah! Sial! Ada apa ini dengan akun ku!" T terbelalak karena tak percaya, ia sendiri yang terkenal itu saja bahkan tidak bisa mengembalikan akunnya sendiri, lalu bagaimana ia bisa meng-hack akun yang lain.


"Lihatlah, kau saja gagal, kembalikan uangku, katanya peng-hack terkenal, dasar payah!" [Yun]


"Aku masih mengembalikan akun ku, kau tenang saja, ini hanya menunggu waktunya saja." [T]


"Baiklah, aku tunggu kau waktu 30 menit, jika tidak maka kembalikan uangku." [Yun]


T berusaha membuka kunci akunnya sesuai dengan pengalamannya yang sudah bertahun-tahun.


"He-he-he, kau sangat gigih ingin membuka akun mu ya, memangnya aku akan membiarkan kau melakukan itu, silakan saja buka jika kau bisa," ucap Ferzo tersenyum.


Krucuk! Krucuk! Krucuk!


"Haishh … aku meladeni mereka hingga lapar, lebih baik aku pesan makanan saja," ucap Ferzo membuka laptop dan memesan makanan lewat online.


10 menit kemudian,akan Ferzo pun sampai di rumah.


Tok! Tok! Tok!


"Permisi." terdengar suara seorang pria di depan pintu rumahnya. Ferzo segera membuka pintu.


"Oh ini makanan saya pak, cepat sekali sampainya, berapaan nih pak?" tanya Ferzo.


"100 ribu," jawab kurir.

__ADS_1


"Sebentar ya pak," ucap Ferzo masuk ke dalam rumahnya dan mengambil uangnya, sisa uangnya masih ada 500 ribu, rasanya uang itu tidak habis-habisnya.


__ADS_2