
"Kamu akan tetap anak kecil di mata Ibumu," jawab Ferzo menyengir.
[Ding Ding]
[Misi baru]
[Menyelamatkan seseorang dari jatuhan kaca dari ketinggian 8 meter dan memisahkan pertengkarannya di gedung itu]
[Hadiah 15.000.000]
[Status misi: Sedang berlangsung]
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Ferzo melihat peta digitalnya dan melihat lokasi saat ini. Setelah ia menemukan lokasinya, ia langsung melajukan mobilnya.
"Syahila, pegang yang kuat ya," ucap Ferzo. Syahila jadi panik dan ia memegang pegangan yang kuat. Syahila memejamkan matanya karena ketakutan.
__ADS_1
'Ferzo kenapa ini malah bawa mobil kencang,' batin Syahila.
Ferzo memelankan mobilnya karena sudah sampai di titik lokasi, ia melihat seluruh gedung yang di lantai 8, dan melihat apa ada keanehannya.
Ada sebuah jendela yang bergetar, entah itu di sebabkan oleh apa. Ferzo memberhetikan mobilnya dan ia membuka sabuk pengamannya.
"Syahila, kamu tunggu di sini saja ya, jangan kemana-mana," ucap Ferzo yang keluar dari mobilnya dan berjalan mendekati di bawah gedung yang kaca jendelanya bergetar.
Ferzo menunggu di sana berharap ia bisa membuat orang-orang tidak melewati tempat itu.
Ada anak-anak TK yang akan lewat di sana, mereka dalam perjalan wisata melihat kota, Ferzo langsung menghampirinya.
"Maaf Buk, itu di atas kacanya bergetar, takut jika kacanya akan pecah dan menimpa kalian," ucap Ferzo mengingatkan.
Trank!
Kaca dari lantai 8 beneran pecah, kaca yang panjang sekitar 1 meter dan serpihan kaca lainnya juga pecah berjatuhan ke bawah, menyadari itu, Ferzo langsung berlari ke arah para orang yang sedang melintasi jalan itu, karena ada beberapa orang, tidak semua orang bisa ia bawa.
Jadi Ferzo mendorong mereka semua ke belakang dan mereka terjatuh bersama.
__ADS_1
Trank!!!!!
Kaca itu jatuh ke bawah dan hancur seribu, ada beberapa kaca yang mengenai kendaraan yang lewat di jalan raya, tapi itu tidak sampai mengalami keseriusan.
Para guru TK itu membawa anak didiknya berlari menjauh, mereka sangat terkejut karena kejatuhan kaca itu.
"Kalian tidak apa-apa?" tanya Ferzo.
"Tidak apa-apa, aku hanya luka lecet aja kerena semen ini saja, ini tidak serius kok, makasih ya, kalau tidak ada kamu udah terbelah jadi dua gara-gara kaca itu," ucap mereka memegang dadanya.
"Syukurlah jika kalian baik-baik saja." angguk Ferzo.
Melihat itu, Syahila kelaut dari mobil. Dari kejauhan Ferzo melambaikan tangannya agar Syahila kembali masuk ke dalam mobilnya.
Syahila mengangguk dan kembali masuk ke dalam mobil, ia sangat khawatir.
Ferzo pun pergi meninggalkan tempat itu dan masuk ke dalam apartemen itu untuk menuju lantai 8.
Sesuai misinya, Ferzo harus mengenakan orang yang sedang bertengkar.
__ADS_1
Ferzo naik tangga darurat, karena ia tidak tahu cara naik lift, ia juga tak punya waktu untuk mempelajarinya di saat darurat begini, jadi ia harus mengandalkan dirinya sendiri saat ini.
Ferzo terus berlari hingga sampai lantai 8. Dan membingungkan lagi di sana banyak pintunya, mana satu ia harus datangi, nanti salah-salah di datangi malah ia di gebuki.