System Level Up Super Rich

System Level Up Super Rich
BAB 122


__ADS_3

"Alila," ucap Ferzo melihat Alila datang dengan kedua temannya. Shopia dan Lazi.


Alila berlari mendekati Ferzo dan memeluknya. Ferzo terdiam tak bergerak.


Yuse menekuk alisnya, karena yang ia tahu jika Ferzo menyukai Syahila. Tapi kenapa datang lagi seorang wanita yang datang-datang memeluk Ferzo.


"Ferzo, sebenarnya pacar kamu yang mana?" tanya Yuse.


"Eh." Ferzo tersadarkan dan ia pun melepaskan Alila dari pelukannya.


"Dia hanya teman ku saja kok," jawab Ferzo tersenyum yang di paksakan.


"Kamu kenapa ke sini?" tanya Ferzo.


"Aku … aku merindukan mu, selama aku sakit kok kamu nggak ada jengukin aku sih?" tanya Alila terlihat sedih.


"Oh maaf, aku lupa karena banyak sekali sesuatu hal terjadi. Jadi bagaimana keadaan Papa kamu? Apa sudah membaik?" tanya Ferzo.


"Sudah mendingan, sekarang dia sudah boleh pulang dan akan di rawat di rumah saja. Oh ya, nanti siang kamu datang ke rumah aku ya, Papa aku pengen banget ketemu sama kamu, mau ya kamu datang," bujuk Alila.


"Hm … jika tidak ada halangan aku usahakan datang," ucap Ferzo mengangguk.

__ADS_1


"Terima kasih ya. Kamu mau berangkat sekolah ya?" tanya Alila melihat ke arah Yuse.


"Iya nih, kamu juga?" tanya Ferzo basa basi.


"Iya. Ya udah aku berangkat dulu ya," ucap Alila melambaikan tangan dan tersenyum ke arah Ferzo.


"Iya." angguk Ferzo.


Mereka pun masuk ke dalam mobil, perlahan-lahan mobil pun meninggalkan rumah Ferzo dan melaju di jalanan, begitu juga Alila dan kedua temannya, mereka juga berangkat ke sekolah menggunakan mobil Alila.


Saat di perjalanan.


"Tadi itu siapa?" tanya Yuse lagi.


"Teman? Mana ada antara wanita dan pria teman," celetuk Yuse. "Kalau teman ya biasa aja, ini sampai meluk kamu dan kamunya malah senang."


"Mana ada aku senang, aku cuma kaget saja tadi," ujar Ferzo.


"Oke untuk kali ini aku mengerti, he-he-he jika ada lain kali aku akan aduin sama Syahila," ucap Yuse menyengir.


"Kau jangan kayak gitu donk, tadi itu beneran aku kaget banget, soalnya Syahila aja nggak kayak gitu, sebelumnya juga mana ada cewek yang meluk aku," ucap Ferzo melihat ke arah Yuse manyun.

__ADS_1


"Tapi Dari yang aku lihat sepertinya dia suka sama kamu, memangnya apa yang kamu lakukan untuknya dan sampai mengundang mu ke rumahnya?" tanya Yuse.


"Hm … itu karena kemaren aku menyelamatkan Papanya dari pembunuhan dan akhirnya mereka semua di tangkap dan juga dan Papanya terluka parah karena tubuhnya di sayat dengan dan aku juga membantu mereka lagi. Begitulah ceritanya," jawab Ferzo.


"Oooo, mungkin kah dia menganggap kamu sebagai pahlawannya dan kemudian jatuh cinta, seperti di film-film seorang pahlawan menolong tuan putri," ucap Yuse.


"Kamu ini kebanyakan nonton film, sudah kamu cepat siap-siap sana," ucap Ferzo memberhetikan mobilnya tetapi di depan rumah Yuse.


"Oke, tapi kamu berangkat saja dulu, aku pake motor ku saja nanti," ucap Yuse.


"Ya udah, aku berangkat dulu ya," ucap Ferzo memutar mobilnya dan kemudian meninggalkan rumah Yuse.


[Ding Ding]


[Misi baru]


[Menyelamatkan seorang anak kecil dari penculikan anak]


[Status misi Sedang berlangsung]


[Klik di sini untuk membuka]

__ADS_1


[Klik]


Ferzo pun mencari tempat tersebut.


__ADS_2