
Luna dengan tersenyum... memakan rujak.. yang sedari tadi diinginkannya bahkan Rehan yang sedari tadi duduk disebelah Luna.. hanya menelan ludah.. giginya terasa ngilu.. saat melihat sang istri memakan mangga muda.. dan hanya mencocolkan dengan garam..
" apa begitu nikmat " Batin Rehan sambil menelan ludah...
" mbah.. tolong tambah lagi mangganya.. " ucap Luna sambil menyodorkan mangkuk
" shayang gigimu baik baik saja... apa gigimu itu normal... ? " tanya Rehan..sambil memegang giginya yang terasa ngilu
" ini... enak shayang... " jawab Lina dengan mulut yang masih sibuk mengunyah...
Setelah puas memakan Rujak... Luna memilih duduk diruang keluarga.. menyalakan televisi...
" shayang.." ucap Rehan yang datang mendekat pada sang istri..
" iya... " jawab Singkat Luna namun kedua bola matanya tak berpindah posisi.. tetap setia.. menonton kartun kesukaan'nya
" shayang... jangan Naruto.. terus dong... " keluh Rehan yangerasa dirinya diduakan
Namun Luna tetap fokus dengan layar televisi didepannya...
" huuuwaaa.... uwaaa... " anggap aja suara Luna yang menangis meraung raung
" shayang.. shayang.. kau.. kenapa.. apa perutmu sakit.. jangan nangis dong... " ucap Rehan panik saat melihat istrinya tiba tiba menangis...
" shayang.... " panggil Luna sambil tersenyum isak
" iya.. apa..?.. mana yang sakit.. haaa... aku panggilkan om Gunawan ya...? " tanya Rehan yang semakin panik
__ADS_1
" shayang.... Kurama.. shayang... kurama... " ucap Luna terus saja terisak
" kurama.... kenapa kurama...? " tanya Rehan bingung
" kurama... mati.... huwaaaaa.... " ucap Luna uang semakin menangis histeris
" sudah... sudah... jangan nangis... besok kita... kerumah duka... ya... sudah.. jangan nangis lagi.. kasian dede bayi'nya... " ucap Rehan menenangkan sang istri
" kerumah... duka...? " tanya Luna yang berhenti menangis.. dan kini kepalanya.. dipenuhi pertanyaan.. tentang ucapan sang suami
" iya... kau tinggal berikan alamatnya padaku.. besok kita kesana.. sudah dong jangan menangis... " mohon Rehan
" tapi kurama mati shayang... "
" memang siapa kurama...? begitu sedihkah kau..atas kepergiannya..."
" kurama.. itu rubah.. ekor sembilan... dia teman Naruto shayang... " jawab Luna dan masih terisak memeluk bantal kursi nya...
" iya.. dia teman Naruto... dan dia sekarang mati... " ucap Luna yang kembali menangis..
" dan kau menangis seperti ini hanya karna kurama.. teman Naruto.. "
"uwaaaa.... Luna semakin mengisahkan kencang membuat Rehan harus menutup kedua Telinganya...
" sudah... berhenti nangis... nanti aku belikan boneka kurama... jadi kau bisa bermain sepuas hatimu.. " ucap Rehan walau masih terdengar nada sebal disana
" Nasip.... oh nasip... semoga aja.. usus aku ini panjang... " Batin Rehan yang melihat Luna yang menangis meraung raung.. dan itu karna Filem kartun Naruto
__ADS_1
Sedangkan Luna yang mendengar akan dibelikan boneka kurama langsung terdiam... suara tangisnya kini tak terdengar dari mulutnya.. melainkan senyum bahagia yang terlihat dibibirnya.
" sudah ... sudah.. ayo kita istirahat... badan ku ini sudah lelah... " ajak Rehan sembari mengajak sang istri masuk kamar...
Rehan yang Sudah lelah dan bau keringat langsung menuju kamar mandi.. dan berendam dengan air hangat.. tak lupa Rehan meneteskan parfum ke air hangat...
Setelah selesai mandi.. Rehan yang sudah memakai kaos.. putih. dan celana pendek.. begitu menawan saat keluar kamar mandi dan menggibas kan... rambutnya..
Tetesan air yang jatuh dari ujung rambutnya membuat Luna seketika menelan ludah...
Hasrat wanita yang ada didalam tubuhnya seketika terbangun.. detak jantungnya kini berdegup kencang. .
" wooyy... bengong aja... " ucap Rehan yang mengagetkan Luna..
" isshhh apa'an si.. " ucap Luna dengan pipi yang memerah..
" aku tau kalau aku tamvan.. tapi ga segitunya kali.. nglitinnya... " ucap Rehan.. yang duduk disamping tubuh sang istri..
" percaya diri sekali.. " jawab Luna
" iya.. Dong... dari kecil.. sampai sekarang.. aku selalu.. dikejar.. wanita... dan itu sudah memperjelas bahwa aku sangat tamvan... " jawab Rehan dengan gigi kudanya..
" Terserah... aku mau tidur... " jawab Luna yang langsung berbaring.. dan menyelimuti dirinya dengan selimut tebalnya...
.
.
__ADS_1
.
Bersambung.. ☺☺☺