Takdir Luna

Takdir Luna
Kehadiran misua dikampus..


__ADS_3

Rehan... yang mulai fokus dalam bekerja, mulai memijit kepalanya yang terasa pusing karna banyaknya.. file yang harus dipelajari dan ditandatangani...


Rehan yang selalu memikirkan Luna... akhirnya memilih meninggalkan pekerjaannya.. melajukan mobilnya... dan menunggu istri kecilnya keluar kampus...


Karna mulai lelah menunggu didalam mobil.. Rehan akhirnya memilih jalan jalan melihat kampus istrinya...


dugh.....


Rehan yang berjalan ditepi lapangan basket, tanpa sengaja terkena lemparan bola...


" Maaf.... " ucap salah seorang laki laki. yang bergegas mengambil bola.


" tak apa... " jawab Rehan yang memungut bola dan memberikannya kepada mahasiswa yang terlihat cool...


Rehan pun memilih duduk di salah satu kursi kosong.. menikmati sekumpulan remaja yang tengah asik bermain basket....


Di lain sisi... Luna dan sisil yang selesai dari kantin.. ikut melihat permainan basket...


Luna yang tak menyadari kehadiran suaminya... terus bertepuk tangan ketika melihat seseorang berhasil memasukan bola kedalam Ring...


"hore..... " teriak Luna dengan keras dan tepuk tangan yang keras...


Rehan yang sayup sayup mendengar suara istrinya... langsung mencari asal suara......


Hati Rehan... terasa sangat bergemuruh... melihat... seorang gadis yang tak lain adalah Luna yang tengah asik teriak teriak.. dan bertepuk tangan saat melihat para lelaki yang berhasil memasukan bola...

__ADS_1


Tanpa pikir panjang Rehan langsung, melepaskan jas'nya meletakannya sembarang arah... dengan langkah cepat Rehan langsung memasuki lapangan, merebut bola.... dan mulai bermain dengan ganas...


Para mahasiswa yang tengah asik bermain bola basket sedikit terkejut... namun karna darah Muda... cepat tersulut api.. pun langsung meladeni Rehan dalam bermain basket...


Rehan yang tengah dilanda api cemburu... tanpa ber basa basi langsung menjatuhkan setiap lawan yang berusaha menghadangnya... dengan sekali tembak... Rehan dapat memasukan bola ke dalam ring...


Suasana Lapangan yang semula ramai oleh para gadis... kini semakin Riuh... dengan sorak sorak.


Rehan yang dalam sekejap mata, langsung jadi pusat perhatian... bahkan saat Rehan berhasil memasukkan bola... Para gadis langsung bersorak... dan bertepuk tangan dengan senangnya...


Di lain sisi Luna yang menyadari suaminya tengah berada di lapangan basket... langsung ikut teriak... memanggil nama suaminya.


" Rehan... Rehan... Rehan... " teriak Luna yang berusaha menyemangati suaminya


Sedangkan sisil yang menyadari Rehan ada dilapangan perlahan pergi dari samping Luna...


Rehan dengan senyum devil'nya... langsung menerobos setiap pertahanan lawan... menghancurkan setiap orang yang menghadangnya...


" Hore..... "Teriak Luna yang melihat suaminya berhasil memasukkan bola...


" Rehan... Rehan... Rehan... " Teriak Luna lagi


Sedangkan para gadis yang mulai mengetahui nama laki laki yang baru saja masuk kelapangan basket pun... ikut memanggil nama Rehan...


Setelah setengah jam... akhirnya Rehan menang telak membuat.. lapangan semakin Riuh...

__ADS_1


Rehan yang kelelahan pun menuju Luna dan duduk disamping Luna... melonggarkan dasi'nya yang terasa sesak di lehernya...


" Ternyata... suamiku sangat hebat dalam bermain basket... " Ucap Luna yang menyodorkan air minum.


" Apa yang tak bisa dilakukan oleh seorang Rehan... kau saja yang tak memperhatikan suamimu ini... " protes Rehan


" Bagaiman bisa memperhatikan... dari dulu kau selalu mengurung ku didalam Rumah... " Batin Luna menggerutu


" ngomong... ngomong... kenapa shyangku ini berada dikampus... bukannya harus ada didalam kantor... ? " tanya Luna yang penasaran dengan kehadiran suaminya...


" kau itu... bodoh atau terlalu polos.... tentu saja aku disini karna merindukan istri kecilku.. tapi saat sampai sini.. ternyata istriku tengah bersenang senang.. berteriak... kegirangan... melihat laki laki lain... ohhhh sungguh sakit hatiku... " keluh Rehan


Luna yang menyadari suaminya tengah kesal... lebih memilih diam... walau bibirnya tersenyum geli.. menyadari suaminya yang sangat posesif...


" Apakah... karna ini kau begitu bersemangat kuliah... hanya untuk melihat laki laki bermain basket... haaa" ucap Rehan yang terus saja mengomel...


Telinga Luna yang mulai sakit dengan setiap ucapan suaminya.. memilih memasukan makanan kedalam mulut suaminya supaya diam...


Rehan yang menyadari mulutnya disimpan makanan oleh istrinya... langsung melihat Luna tak percaya...


Luna yang menyadari tatapan suaminya yang menyeramkan... langsung mengangkat tangannya berbentuk huruf " V "


.


.

__ADS_1


.


Bersambung... 😁😁


__ADS_2