Takdir Luna

Takdir Luna
REHAN VS MALIK


__ADS_3

Dikediaman Malik.


Ayah dan ibu Malik, langsung terkejut, saat melihat anaknya membawa Luna, dengan keadaan Luna yang pingsan..


" Nak.. " ucap Ayah Malik yang terkejut


" kenapa dengan Luna? " tanya ibu Malik


Sedangkan Malik yang sedang mengendong Luna tak menghiraukan pertanyaan kedua orang tuanya, tapi langsung membawa Luna ke dalam kamarnya, dan mengunci dari dalam.


Kedua orang tua Malik yang melihat ada yang tak beres pun, langsung mengejar anaknya.


" nak... apa yang kau lakukan? " tanya ayah Malik yang terus menggedor pintu dengan keras.


" Malik... Malik.. sadar nak.. ini salah. " ucap Ibu malih yang ikut berteriak dibalik pintu.


Sedangkan Malik yang sudah buta oleh cintanya terhadap Luna langsung membaringkan Luna diatas Kasur, mengikat kedua tangan Luna, membekap mulut Luna dengan lakban.


setelah selesai dengan pekerjaan nya, Malik tersenyum, entah apa yang ada difikiran nya.


" pa... cepat ambil kunci cadangan" ucap ibu Malik.


Ayah Malik yang mendengar ucapan istrinya langsung berlari kekamar, mengambil kunci cadangan


BRAAAKKK....


" woooyyy... Bajin*an kembalikan istri kecilku... " Teriak Rehan yang sudah masuk kedalam rumah tanpa permisi.


Dilain sisi Luna yang mulai tersadar dari pingsannya, langsung terkejut saat melihat kondisinya yang sudah terikat, dan mulut yang tertutup lakban,


" hemmm... hemm.. hemmm" luna berusaha teriak meminta bantuan, tapi tak bisa.

__ADS_1


Luna semakin ketakutan saat melihat Malik mulai melepas kancing bajunya.


" aku akan membuat mu menjadi milikku seutuhnya! " ucap Malik yang terus mendekat.


Luna yang melihat Malik semakin dekat, dan mulai naik keatas ranjang, tanpa basa basi Langsung menendang, bagian sensitif Malik.


Membuat sangat empunya langsung tersungkur karna ngilu...


Disaat Malik tak berdaya, Luna berusaha kabur, namun karna pintu terkunci, Luna hanya bisa berusaha mendobrak pintu dengan menabrakkan tubuhnya ke pintu.


Rehan yang mendengar keributan dilantai du, langsung berlari menuju asal suara.


Tanpa memberi sapa'an pada ibu Malik yang terus berteriak didepan pintu. Rehan langsung mendobrak pintu kamar sampai terbuka.


Luna yang masih berada dibalik pintu pun ikut terpental dan jatuh.


" Luna... Luna" teriak Rehan yang melihat istri kecilnya terjatuh karna ulahnya.


Malik yang masih ngilu karna ulah Luna. langsung berdiri dan bersiap melawan Rehan.


Perkelahian pun tak dapat dihindari, ibu Malik yang teriak histeris, melihat perkelahian yang didepan mata, tak bisa membuat dua ayam jantan yang merebutkan satu betina berhenti berkelahi,


Ayah Malik yang melihat kondisi Luna, pun memilih melepas ikatan Luna.


Saat.. kedua nafas ayam jago mulai habis karna kelelahan,


arman berinisiatif membantu, namun dihentikan oleh Rehan.


" biar aku urus Bajin*an ini, kau urus Luna" ucap Rehan yang langsung menyerang Malik kembali.


Karna Malik juga sudah kelelahan, dan tak bisa mengimbangi kekuatan Rehan, Malik akhirnya jatuh tersungkur.

__ADS_1


Rehan yang merasa Malik tak bisa berkutik lagi, langsung berpaling menuju luna.


Lain Halnya dengan Luna, Luna yang melihatalik mengambil kursi dan bersiap memukul Rehan dari belakang, langsung berlari melindungi Rehan dengan tubuhnya.


"BRUUUKKKK"


Luna langsung terkapar saat kursi telah mendarat tepat dikepalanya dengan keras.


Rehan yang terkejut karna Luna melindunginya langsung menangkap tubuh Luna yang sudah jatuh terkulai lemas dilantai.


" Luna... Luna" ucap Rehan sambi mengguncang guncang tubuh Luna.


Sedangkan Malik, langsung terduduk lemas saat menyadari pukulannya salah sasaran.


Ibu Malik yang melihat semuanya, akhirnya jatuh pingsan.


" Arman" teriak Rehan


Arman yang mengerti langsung membawa Luna kerumah sakit.


Tanpa menunggu lama, akhirnya Rehan langsung melampiaskan kemarahannya pada Malik, pukulan demi pukulan kini Malik Terima tanpa perlawanan,


Malik begitu syok dengan apa yang terjadi pada Luna, karna ulahnya sendiri.


Setelah melihat Malik tak berdaya, dan darah mengalir dari wajah Malik, dan bibirnya, barulah Rehan menghentikan aksinya, dan pergi menyusul Luna kerumah sakit.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung... ☺☺


__ADS_2