Takdir Luna

Takdir Luna
WAKTU BERLALU


__ADS_3

Rehan yang sangat kecewa melihat luna pergi begitu saja, memutuskan kembali kerumah.


" Tuan.. luna tak ada dirumah lamanya. " lapor bi inah


" Saya tau bi... "


Bi inah yang mendengar jawaban majikannya hanya bisa memandang penuh tanya.


" tadi aku berpapasan dengan Luna di makam bi, tapi dengan bodohnya aku tak mengenalinya. luna sungguh merubah penampilan nya, supaya aku tak mengenalinya sama sekali bi" ucap Rehan dan kini air matanya kembali jatuh saat mengingat kembali luna tak menghiraukan nya.


Bi inah yang melihat majikannya menangis akhirnya memeluk Rehan berusaha menghiburnya walau, hanya sebatas pelukan.


5 TAHUN KEMUDIAN.. . ..


" Tunggu... tolong berikan aku nomor ponselmu" seorang lelaki yang mengejar seorang gadis bertubuh mungil namun cantik.


" Maaf, saya sudah punya kekasih" jawab luna yang kini sudah tumbuh jadi seorang gadis yang cantik, dan meninggalkan teman se-Indonesia yang sama sama belajar di China.


Malik yang sedang menunggu luna tersenyum manis melihat luna datang menghampirinya dengan melambaikan tangan.


" maaf menunggu lama"


" tak apa.. ayo kita nonton film "


" ayo... " jawab singkat luna dan langsung masuk ke mobil malik..


" Beberapa hari ini aku harus pulang ke Indonesia" ucap Malik


luna yang mendengar malik akan pulang, hanya terdiam.

__ADS_1


" Kita harus pulang, ibuku sedang membutuhkanku"


" Baiklah, ayo kita pulang mas" ucap Luna


Setelah sampai dibioskop Luna dan malik menonton film komedi, membuat Luna tertawa puas.


" ayo kita makan luna.. sepertinya cacing diperut ku sudah tak dapat dikomromi lagi"


" kalau begitu ayo kita pulang, aku akan memasakkan nasi goreng kesukaanmu" jawab luna


" Baiklah" ucap malik dengan tersenyum senang...


Sepanjang perjalanan Pulang Luna bercerita soal temannya yang meminta no hpnya namun ditolak karna sudah punya kekasih..


Malik yang mendengar semuanya tersenyum senang.. berarti semua usaha yang selama ini tak sia sia.


" Berarti kau sudah menganggap aku sebagai kekasihmu. " ucap malik memberhentikan mobilnya


jawab Luna dengan menundukan kepalanya merasa bersalah pada malik..


" ok... berarti aku harus berusaha lebih baik lagi padamu" jawab malik menyemangati dirinya sendiri, dan kembali menjalankan mobilnya.


Sesampainya di sebuah restoran bernuansa Indonesia. malik dan luna masuk.


" Selamat datang... bos" ucap salah satu karyawan saat melihat luna datang


" aku akan memasak, aku pinjam dapurnya sebentar" ucap Luna dengan berjalan menuju dapur restoran.


Malik dengan santainya duduk di salah satu kursi yang kosong menunggu pesanan nya datang, sambil memainkan hpnya

__ADS_1


" lihat betapa tampannya bos malik, beruntung sekali bos Luna bisa berdampingan dengan cowok setampan itu" ucap salah satu karyawan perempuan yang sedang memandang malik dengan tatapan terpesona.


" tutup mulut mu itu, bahkan air liur mu hampir menetes" ucap Tiara pada temannya


Reflek teman tiara langsung menutup mulutnya dan mengelap air liurnya, yang tak ada.


Tiara yang berhasil mengerjai temannya tertawa geli melihat tingkah temannya.


" Tiara... " ucap teman tiara yang cemberut karna berhasil dikelabui.


" Sudah ayo.. kita lanjut bekerja"


" Baiklah"


Luna yang sudah selesai memasak untuk Malik, langsung menyajikannya dihadapan malik. dan langsung disantap oleh malik.


" apa kau begitu lapar, kenapa kau cepat sekali memakannya "


" iya aku lapar, pekerjaan hari ini membuatku kehilangan sebagian besar tenagaku"


" lalu kenapa kau ajak aku menonton film "


" buat cuci mata"


" ya ya ya... aku mengerti, " jawab Luna dan membiarkan malik memakannya.


" mba.. ini catatan hasil pendapatan Restoran bulan ini" ucap tiara dengan membawa buku laporan keuangan.


" Baik Terima kasih" jawab Luna,

__ADS_1


Tiara yang sudah tak ada lagi yang akan dibahas dengan bosnya itu akhirnya undur diri, sedangkan Luna langsung sibuk dengan buku laporan ditangannya, Malik yang masih asik makan nasi goreng, membiarkan Luna memeriksa hasil keuangan.


Bersambung


__ADS_2