Takdir Luna

Takdir Luna
Di panggil oleh sang penguasa


__ADS_3

beberpa bulan telah berlalu.. bayi mungil yang dulu terlahir prematur kini sudah tumbuh menjadi bayi kecil yang menggemaskan.


Kepergian ibunya.. tak membuat Bayi kecil yang bernama hany kesepian, bahkan bi inah dan Arman selalu menjaganya, dan bermain dengannya.



dede hany yang diberikan boneka oleh Arman begitu senang mendapatkam boneka beruang berwarna pink.. itu..



Dengan jahilnya Arman bermain dengan dede hany.. dan meletakkannya diatas bak baju kotor



Hany kalau sudah berada ditangan bi inah.. mendadak menjadi boneka hidup.



Hany yang menjadi mainan.. oleh bi inah.. saat dimandikan..


Apa kabar Dengan Rehan...


Setelah kepergian Luna..


Rehan menjadi Rehan yang dulu..dingin dan menakutkan, bahkan semakin sibuk dengan pekerjaanya, tetapi tidak dengan buah hatinya, dia akan menjadi ayah yang sangat hangat bagi bidadari kecilnya.

__ADS_1


Rehan akan pulang setelah jam 12 siang dan meluangkan waktu bermain dengan anaknya


Perusahaan yang dulu selalu dilimpahkan ke asistennya kini sudah ditanganinya sendiri, bahkan perusahaan nya semakin berkembang pesat.


Membuat lawan perusahaan semakin tunduk padanya.


Lain diluar lain didalam Rehan setiap malam termenung. dan setiap pagi datang ke makam sang istri menabur bunga mawar,


" shayang tunggu aku.. "ucap Rehan tepat diatas pusara sang istri


Puluhan tahun pun berlalu.. gadis kecil yang dulu dipertahankan oleh ibunya kini sudah tumbuh menjadi gadis cantik dan periang.


Rehan yang dulu gagah dan berotot kini menjadi orang tua yang ber rambut putih dan keriput..


Selama bertahun-tahun pula Rehan tak pernah menikah lagi, kamar yang dulu ditinggali berdua dengan Luna pun tak pernah berubah sama sekali.. sama persis seperti sedia kala..


Sedangkan bi inah.. yang sudah tua pun pergi meninggalkan Rehan dan Arman berserta hany yang sudah dewasa.. kembali ke kampung halaman.


karna pengabdiannya terhadap Rehan sedari dulu.. Rehan menghadiahi Bi inah dengan membangun Rumahnya menjadi sangat bagus.. bahkan anak sampai keturunan bi inga dijamin kebahagiaan'nya


Waktu demi waktu berlalu begitu cepat.. meninggalkan semua kenangan yang pahit ataupun manis. tawa dan canda dilewati Rehan dan hany dengan begitu cepat,


Hingga waktunya telah tiba.. Rehan dipanggil oleh sang pengusa.. menyusul sang istri kecilnya..


Makamnya pun berdampingan dengan sang istri kecilnya, meninggalkan Bidadari kecilnya yang kini sudah memiliki keluarga sendiri dengan bayi kecil yang berada di dekapannya.

__ADS_1


Sedangkan perusahaan yang dirintisnya kini menjadi tanggung jawab Hany berserta suaminya.


Apa kabar dengan Arman.. Arman yang sudah tua pun kini hanya bisa duduk diatas kursi goyang menikmati masa masa tuanya bersama sang istri..


Arman yang mempunyai dua anak pun tersenyum gembira saat melihat kedua anaknya tengah bermain dengan riang gembira dihalaman rumahnya, yang sudah disulap seperti lapangan hijau..


Arman yang dulunya tinggal di apartemen kini sudah membangun istananya sendiri, membangun masa masa bahagianya bersama sang istri dan kedua anak berserta cucunya


Sedangkan Hany berserta suami dan anakanya sesekali berkunjung kerumah om Arman yang telah dianggapnya sebagai ayah kedua baginya..


" om.. apa kabar..? " tanya Hany yang sudah sampai dirumah om Arman


"baik.. sayang"


" bagaimana dengan perusahaan.. ? " tanya Arman


" baik om.. bahkan semakin pesat, itu semua berkat saran dari om" ucap Hany memuji


" kalau begitu jaga baik baik perusahaan ayahmu karna perusahaan ayahmu lah kebanggaan nya dan kau adalah bidadari kecilnya. " ucap Arman dengan tersenyum melihat hany dan para cucu yang tengah Asik bermain di halaman rumah


.


.


.

__ADS_1


...TAMAT...


__ADS_2