Takdir Luna

Takdir Luna
Rehan PMS...


__ADS_3

Dikediman Rehan.... sisil yang ditinggal Rehan dan luna.. memilih menunggu Rehan pulang....


" sialan.... susah sekali mendapatkan mu.. " kesal sisil yang menggerutu dan menghentak hentakan kakinya kesal...


dret....


dret....


" hallo.... " ucap Sisil yang mengangkat benda pipih didalam tasnya...


" aku belum... selesai... nanti aku hubungi kamu lagi..... " jawab sisil dan langsung mematikan Hp'nya.


" kalau bukan karna kakak... aku ogah... nungguin laki laki... es itu.... " gerutu sisil lagi


flashback....


Sisil yang tengah asik berpacar*n dengan kekasih nya... tiba tiba mendapat kabar.. bahwa kakanya masuk kedalam jeruji besi...


Dengan langkah seribu... Siail ditemani sang kekasih menuju kantor polisi...


kedua bola mata sisil terbuka lebar dengan apa yang dilihatnya, saudaranya perempuannya.. tengah duduk dengan baju tahanan... air mata tak henti hentinya mengalir dari wajah kakanya...


" aku mohon... balaskan semaunya... " ucap sasa... dibalik jeruji besi


Dengan penuh amarah... Sisil.. keluar dari kantor polisi... kedua tangannya menggenggam erat...


" antar aku pulang mas.... " ucap sisil dengan mata tetap memandang kedepan...


Dengan patuh sang kekasih... menurut... mengantarkan wanita yang sangat dicintainya... kembali pulang....


setelah berkutat dengan pengap nya jalanan ibu kota... sisil sampai dirumah....


kepalanya terasa berat.. hatinya terasa sakit... setelah melihat kakanya berada dibalik jeruji besi... duduk tanpa alas.... ruangan sempit... dengan beberapa wanita didalamnya...


.

__ADS_1


.


.


Flashback and...


Dilain tempat Luna yang baru saja masuk kelas dalam beberapa hari... tak bisa memfokuskan fikiran nya, membuat dosen menegurnya....


" maaf Pak... " jawab Luna yang malu karna jadi pusat perhatian mahasiswa yang lain...


" kemana dia... kenapa tidak masuk kelas... apa masih dirumah.... " Batin Luna yang melihat kursi disampinya kosong...


cairan bening.. kembali lolos... membuat Luna segera menghapusnya... bayangan..... dimana teman yang baru dikenalnya.. tengah bersimpuh.. memohon pertanggung jawaban terhadap anak yang ada didalam rahimnya...


Setelah... kelas usai... Dengan perlahan Luna melangkah... keluar...


Tapi... apalah daya Luna.. kepalanya yang terasa pusing... membuat Luna terhuyung...


" greappp"


Luna yang melihat samar samar seorang laki laki tengah menolongnya....


" kalian... mau makan gaji buta.... ha... " teriak Rehan yang melemparkan... dokumen yang ada dihadapannya...


" bubar..... melihat kalian... membuat darahku semakin mendidih... " ucap Rehan...


Tanpa berfikir dua kali... para karyawan, langsung membubarkan diri dan pergi setelah menundukan kepalanya...


" big bos... kenapa...? marah marah ga jelas... " bisik salah satu karyawan yang sudah berjalan meninggalkan ruangan meeting


" PMS kali... " jawab salah satu karyawan singkat... tapi membuat teman dibelakangnya terkekeh, namun setelah melihat kekanan kekiri langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya takut aksinya terlihat oleh big bosnya...


Arman yang sedari tadi hanya duduk dengan santai disamping Rehan... langsung berdiri setelah semua karyawan telah pergi...


" udah jangan marah marah teruss... nanti cepet tua... " ucap Arman yang menepuk pundak Rehan pelan...

__ADS_1


" isshhh... kesel lah... masa dari tadi cuma dengerin presentasi yang ga jelas... " ucap Rehan frustasi... dan mengusap kasar mukanya...


" bukan presentasi mereka yang ga jelas.. tapi... fikiran tuan aja yang ga jelas... " ucap enteng Arman


Rehan yang melihat bawahannya semakin berani menjawab... terus saja melototi Arman...


" ampun..... Tuann... udah.. udah... cepet tua loh... nanti cepet mati... " ucap Arman...


" kamu nyumpain saya cepet deat.... hebat kamu ya.... " ucap Rehan yang langsung menerkam Arman....


" ampun... ampunnn tuan.. ha. ha..ha..haa" mohon Arman yang tengah ditindih oleh Rehan... dan mendapatkan... gelitikan diperut....


" ooppss.. maaf... silahkan dilanjutkan " ucap Salah satu karyawan yang langsung mengambil file dimeja meeting yang tertinggal, dan langsung berlari keluar dari ruangan meeting..


Meninggalkan... sang atasan yang masih saja bengong dengan posisi Rehan masih diatas tubuh Arman....


.


.


.


Bersambung... πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


.


.


.


jangan lupa tinggalkan jejak....


like...


komen...

__ADS_1


vote....


Dan berikan sekuntum bunga 🌺🌻🌹🌷


__ADS_2