Takdir Luna

Takdir Luna
Hancurnya hati Rehan


__ADS_3

Rehan berjalan...meninggalkan rumah sakit dengan lunglai.. gilirannya kacau.. semua kebahagiaan.. selama ini tiba tiba sirna didepan mata...


Kebahagiaan akan kehadiran malaikat kecil.. kini sirna sudah... bidadari yang selalu menemaninya.. dan tertawa kadang pula menangis.. kini tengah terbaring diranjang rumah sakit.. dengan selang infus ditangannya...


"tiiiiinnnnnn... " suara.. sepeda motor.. yang meng klakson.. Rehan yang tengah berjalan ditangan jalan. .


" woooyyyy... blo*n.. kalau mau masuk neraka.. jangan ajak ajak... dasar..dodolipret..minggir.." gerutu orang yang mengendarai motor


Rehan yang tengah galau gulana.. tak menghiraukan orang yang marah marah padanya.. bahkan Rehan berlalu begitu saja...


Entah.. berapa lama Rehan melangkah.. hingga akhirnya Rehan berhenti disalah satu Rumah kecil... dengan pemandangan yang sangat indah untuk dilihat...


Walau rumah yang kecil.. tapi terdapat 3 sosok disana... seorang istri yang tengah menggendong bayi... dan sang suami yang mengecup kening istrinya tak lupa.. Sang suami mengecup shayang pada buah hatinya...


Pemandangan yang sangat indah tapi menyakitkan hati bagi Rehan..


Seketika Rehan memilih.. melanjutkan langkah kakinya.. Setelah dirasa lelah.. akhirnya Rehan memberhentikan taksi yang lewat di depan matanya..


" mau kemana kita tuan...? " tanya sang sopir


" ke alamat xxxxx... " ucap Rehan


Tanpa menunggu lama... sang supir.. melajukan mobilnya.. keheningan pun begitu terasa bagi sang supir.... Namun apa lah daya sang supir.. dia tak ingin masuk kedalam suasan. yang begitu mencengkam dan memilih menyalakan Radio...


🎼🎼


Aku bahagia mengenalimu...


kau telah singgah dalam hatiku


rasa sempurna jiwa raga ku


engkau pelengkap dalam hidupku


tiada kusangka hadirnya cinta


disaat awal pandang pertama

__ADS_1


kau buat aku bahagia


indah dunia kini kurasa


Terlalu dalam cintaku


terlalu dalam sayangku


inginku memilikimu


kau permata hatiku


didalam kalbuku


kau pujaan hati


sendung rinduku


jangan engkau pergi menjauh darimu


sucinya cintaku tulus hanya untukmu


Bukanku merayu


ku serius hidup denganmu


...cinta membawa bahagia......


...Andra Respati feat risma wandira...


Seketika... Rehan yang mendengar lagu pun.. kembali meneteskan air mata..


Rehan pun buru.. buru mengucek kedua bola matanya...


" maaf pak... tolong.. ganti chanel radionya...! " mohon Rehan pada pak supir


"baik.. mas.. " jawab patuh sang supir...

__ADS_1


Suasana pun kembali hening... bagaikan malam yang sunyi..


" sampai mas... " ucap Pak supir yang menyadarkan Rehan dari lamunannya..


" oh... terimakasih pak... " jawab Rehan dan langsung memberikan uang lembaran berwarna merah...


" kebanyakan ini mas.. " ucap Sang supir... menyadari jumlah uang yang diberikan tak sesuai dengan argo..


" tak apa.. pak.. buat bapak aj kembaliannya.. " ucap Rehan sambil berlalu turun dari dalam mobil


" semoga.. semua masalah mas.. dapat segera terselesaikan.. " ucap sang sopir.. mendoakan Rehan


" Terima kasih pak. "jawab Rehan..


Rehan yang sudah lelah.. pun langsung masuk ke kamar... Seketika Rehan kembali mengingat kenangan'nya saat bersama luna..


Luna yang menyuruhnya ini itu.. marah marah.. maupun menangis dan tertawa...


" aaaaaaa..... hiks.. hiks" teriak Rehan.. dan tangis Rehan pun pecah begitu saja Rehan terduduk dilantai.. menangis sesenjukan.. betapa hancurnya Rehan.. membayangkan dirinya harus memilih siapa yang harus mati dan siapa yang harus diselamatkan..


Telapak tangannya menggenggam erat.. memukul mukul kepalanya.. yang terasa kosong.. Tubuh Rehan pun terkulai lemas dilantai.. meringkuk.. diatas lantai.. dan menangis sejadi jadinya..


Tanpa diduga.. Rehan melihat sesuatu yang janggal dibawah kasur.. seketika.. Rehan mengambilnya...


Kedua bola mata Rehan pun.. sontak Membulat sempurna.. karna didapati.. selimut Luna yang disembunyikan karna banyak bercak darah...


" bodoh.... dasar... wanita bodoh... kau pasti.. sangat tersiksa.. merasakan.. sakit... dalam keadaan mengandung anak kita... " ucap Rehan sambil terus menangis sambil memeluk Erat selimut Luna..


" aku suami tak becus... aku tak bisa menyadari istriku selama ini sakit... dan itu semua terjadi didepan mataku.. aku benar benar tak berguna... janji yang kubuat supaya menjaganya.. sudah sirna sudah.. " ucap Rehan kembali... tubuhnya bergetar Hebat.. membayangkan Istri kecilnya tengah berbaring diranjang rumah sakit dengan perut yang membuncit...


.


.


.


Bersambung.. 😭😭

__ADS_1


__ADS_2